Kembali ke Blog

Devotionals

Menanti Pasangan Hidup dengan Senyum? Ini Kuncinya

Oleh ayu single · 9 Juni 2022 · 6 menit baca
Menanti Pasangan Hidup dengan Senyum? Ini Kuncinya

Masa single adalah masa yang seharusnya penuh senyum. Mengapa?  Karena hidup seorang single itu sangatlah menyenangkan. Tidak ada batasan waktu, dan belum ada ikatan tanggung jawab secara khusus terhadap seseorang. 

Namun, kenyataannya, cukup banyak orang single tampak sulit untuk menampilkan senyum. Garis wajah mereka seakan kaku dan cenderung muram. Sebenarnya, beban apa sih yang mereka pikirkan? 

Ternyata, salah satu penyebab utamanya adalah kesulitan mendapatkan pasangan hidup.

Masalah Bagi Banyak Single

Pernah saya mendengar sebuah cerita yang cukup miris. Seorang teman gereja memutuskan untuk melupakan Tuhan demi mengejar seorang calon suami. Dia melupakan kegiatan-kegiatan rohani demi menemui pangeran tampannya. Bahkan, dia tak segan mengejek teman-temannya, “Tunggu saja waktumu, kabari saya ya kalau kamu sudah mendapatkan pacar.” Kemudian dia memutuskan menghabiskan waktunya untuk mengejar sang tambatan hati. Sedihnya, dia konon ditipu dan sang pujaan hati tak pernah menampakkan batang hidungnya. 

Tampaknya, menemukan pasangan adalah salah satu ukuran kebahagiaan seorang single. Bagi mereka, pasangan hidup adalah alasan untuk senyum merekah di wajah. 

Banyak single, baik pria dan wanita, merasa tidak akan bahagia jika masih harus sendiri. Sering mereka bertanya kapan akan menemukan pasangan dan menikah. Hidup belum lengkap jika tak ada seseorang spesial di samping mereka.

Muncul sebuah pemikiran dalam diri saya. Ketika menanti pasangan hidup, bagaimana caranya agar seorang single dapat tetap penuh senyum? Kira-kira bagaimana caranya ya agar Anda, para single dapat tetap berbahagia?

Persiapkan Diri Anda

Selagi Anda menanti pasangan, penting bagi Anda untuk mempersiapkan diri menjadi orang yang tepat.

Bagaimana caranya? Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda coba agar Anda bisa bersiap sebagai single dan hidup penuh senyum.

1. Terlibat Dalam Komunitas yang Mengasihi Tuhan

Sebagai persiapan sebelum berdua, coba bergabung dengan sebuah komunitas. Ada banyak perkumpulan yang menyamakan kesukaan, visi dan misi tiap anggotanya. Berada dalam komunitas akan memberi Anda kesempatan untuk bergaul dan aktualisasi diri.

Namun, jangan salah pilih komunitas juga. Anda perlu memilih komunitas yang tepat agar diri Anda terbangun. Salah satu komunitas yang penting Anda masuki adalah komunitas orang yang mengasihi Tuhan. Mengapa? Pertama, Anda akan mendapat pertemanan yang membangun, tidak cuma happy-happy, tetapi juga menguatkan. Kedua, Anda tidak mendapat hanya sekadar pertemanan, tetapi sebuah keluarga yang membuat Anda bertumbuh.

Ada ayat di Amsal 17:17 yang mengatakan, “Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.”

Dari ayat di atas, kita mengerti pertemanan itu sangat penting. Itulah sebabnya, Anda perlu bergaul dengan kelompok yang memiliki pandangan benar akan hidup ini. Komunitas dengan nilai-nilai yang sesuai Alkitab adalah tempat yang tepat. Dengan pandangan hidup yang benar, niscaya Anda pun akan menjadi orang yang jauh lebih baik. 

Selain itu, Anda pun akan berkenalan dengan orang-orang baru. Siapa tahu, dari situ Anda dapat menemukan jodoh?

2. Tetap Kudus Dalam Menjalani Hidup Lajang Anda

Salah satu hal penting bagi para single adalah tentang kekudusan. Ini berlaku baik untuk pria maupun wanita.

Bagi pria single, godaan kemurnian diri sangat merupakan tantangan. Akses pornografi yang begitu mudah seakan mengetuk pintu hati untuk segera dibuka. Sebagai pria, Anda harus menjaga kemurnian diri, tak peduli berapapun harganya. Berdoalah, minta kekuatan dari Tuhan untuk menjaga pikiran dan tindakan Anda. 

Bagi wanita single, Anda tetap perlu bersikap sebagai wanita terhormat. Memakai busana yang sopan dan menjaga perilaku yang baik dan aman terhadap lawan jenis. Apabila datang tawaran untuk mengorbankan kesucian Anda, demi janji dicintai dan dinikahi, jangan diterima! Pria yang tulus mencintai, akan menjaga kesucian diri seorang wanita. 

Membiarkan dosa berkuasa dalam hidup bukanlah kehendak-Nya untuk hidup Anda. Oleh karena itu, seorang single perlu tetap mempertahankan kelakuan yang bersih.

Demikian dikatakan di Mazmur 119, “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan Firman-Mu.”

Percayalah, di dalam kekudusan ada kunci hidup bahagia. Karena, hidup kudus berarti memberi kesempatan bagi Tuhan untuk berkarya di dalam hidup Anda. Bagaimana caranya?  Tentu saja dengan membaca dan mempraktikkan firman Tuhan setiap hari.

Dengan menjaga hidup lajang sesuai Firman-Nya, Anda akan dapat menghadapi hari-hari dengan senyum.

3. Letakkan Kekhawatiran Dalam Tangan Tuhan

Mungkin Anda merasa khawatir akan masa depan hidup jika tidak memiliki pasangan. Anda boleh jadi bertanya, “Bagaimana hidup saya nanti,  jika sampai tua belum ada pasangan hidup? Siapa yang akan merawat jika saya sakit? Siapa yang akan menemani kesendirian saya ?“ Anda berhak bertanya dan khawatir seperti itu. 

Namun, tidaklah sehat untuk terus-menerus khawatir. Sebaliknya, percayalah bahwa Tuhan akan memelihara Anda, sebagaimana Ia memelihara burung-burung dan bunga-bunga. Seperti dikatakan dalam Matius 6:26, “Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?”

Juga dikatakan di Matius 6:28-29, “Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun Aku berkata kepadamu : Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.”

Bukankah keberadaan kita melebihi burung di langit dan bunga liar di tanah? Pernahkah Anda memperhatikan indahnya bunga yang tumbuh secara liar? Burung di langit pun tak habis-habisnya berkicau dan menari-nari di langit. Bunga-bunga tetap tumbuh dan mekar, meski hidup secara liar.

Jika demikian Allah memelihara burung dan bunga, tentu Ia pasti akan memelihara diri Anda. Anda perlu meletakkan kekhawatiran hidup ke dalam naungan tangan Tuhan. 

4. Kembangkan Diri Anda Sesuai Talenta

Selagi Anda masih menanti pasangan, cobalah lakukan hal-hal atau aktivitas yang Anda suka. Kembangkan dan tingkatkan diri Anda. Pelajari skill baru, perluas jaringan Anda. Apa tujuannya? Agar Anda menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan kualitas diri yang prima, tentu Anda akan jauh lebih menarik di mata pasangan potensial.

Dari mana Anda bisa mulai? Dari apa yang Tuhan sudah berikan pada Anda. Seperti dikatakan pada Matius 25:14-15, ”Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.” Tuhan sudah memercayakan suatu kemampuan di dalam diri Anda, sesuai kesanggupan Anda. 

Yang perlu Anda lakukan adalah mengembangkannya, sampai Tuhan mampu berkata, “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia” (ay. 23). Apa yang bisa Anda kembangkan? Apakah kekuatan Anda? Mulailah dari situ, dan berusahalah di situ. 

Hidup Lajang Bersama Naungan Tuhan adalah Alasan untuk Tetap Senyum

Memang, tampaknya sulit untuk menjalani hidup dengan senyum jika Anda adalah single yang tak memiliki pasangan. Namun, janganlah khawatir. Tuhan masih memiliki rencana yang indah dalam hidup Anda!

Selidiki firman-Nya, temukan komunitas yang tepat, kejar talenta Anda, dan jaga kekudusan Anda. Niscaya Tuhan akan bekerja, dan pada saatnya nanti, Anda akan memiliki semua yang Anda butuhkan - termasuk pasangan. Related Articles:

-