Devotionals
4 Cara Temukan dan Maksimalkan Potensi Diri
Potensi diri. Apa yang terlintas di kepala Anda ketika mendengar frasa ini? Menurut Wikipedia, potensi diri merupakan kemampuan atau kekuatan diri seseorang, baik yang belum maupun telah terwujud, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal. Singkatnya, potensi diri adalah kemampuan diri yang belum diberdayakan dengan baik.
Mengapa kita perlu mengenali dan memaksimalkan potensi diri kita? Karena, Tuhan ingin kita menggali dan mengembangkan potensi diri, yang oleh Alkitab disebut sebagai talenta atau karunia.
“Tapi, saya tidak tahu apa potensi diri saya. Bagaimana mungkin saya bisa mengembangkannya?”
Mengapa Perlu Tahu Potensi Diri?
Pernahkah Anda melihat orang yang sering bergumul dengan pekerjaannya, tidak bisa menikmati apa yang ia lakukan, juga tidak berhasil di dalam usahanya? Apakah hal-hal ini familiar atau sedang Anda alami saat ini?
Bisa jadi penyebabnya adalah karena Anda masih belum tahu apa potensi diri Anda, serta belum memanfaatkannya secara maksimal. Jadi, kesulitan atau pergumulan itu muncul bukan karena rasa malas atau ketidakdisiplinan, tetapi karena Anda belum mengenal diri sendiri dengan baik.
Perlu dipahami bahwa setiap orang lahir dengan potensi yang berbeda-beda. Ada orang yang jiwa kepemimpinannya sangat baik, mudah mempelajari hal-hal berbau teknologi, berbakat mengajar, atau kreatif menciptakan hal baru, seperti masakan, buku, lagu, dan lain-lain.
Ketika orang yang tidak jago atau tidak menyukai hal-hal administratif bekerja sebagai seorang admin, mungkin ia akan stres atau bosan. Namun, tidak menutup kemungkinan suatu hari nanti ia juga dapat menikmati pekerjaannya, bahkan menyukainya.
Akan tetapi, ketika seseorang mengerjakan sesuatu yang menjadi potensi dirinya, ia akan menikmati pekerjaannya dan berkembang pesat, melebihi orang-orang yang potensinya tidak di sana.
Tuhan memberikan Anda talenta yang unik, dan ketika Anda mengenali potensinya, Anda akan bisa mengembangkannya. Pada akhirnya, Anda akan menjadi orang yang berhasil, yang membawa kemuliaan bagi nama-Nya.
Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina. - Amsal 22:29
Do you see someone skilled in their work? They will serve before kings; they will not serve before officials of low rank. - Proverbs 22:29 (NIV)
Cara Kenali Potensi Diri
1. Berdoa
Minta Tuhan tunjukkan apa yang menjadi potensi diri Anda. Tuhan, yang menciptakan Anda, paling tahu apa blueprint (cetak biru) Anda. Seperti yang tertulis dalam Yeremia 33:3, “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.”
2. Tanyakan kepada orang-orang terdekat
“Apa potensi, kekuatan, serta kelemahan diri saya?”
Selain itu, Anda juga bisa mengikuti tes-tes gratis yang dapat membantu Anda mengenal potensi diri, antara lain:
- Personality Test (jenis kepribadian, kecerdasan majemuk, gaya belajar, kemampuan otak kiri / otak kanan) di personalitymax.com
- 16 Personality Types di www.16personalities.com/id/tipe-kepribadian
- Tes Kecerdasan Majemuk versi bahasa Indonesia di akupintar.id/tes-kemampuan
Hasil Analisis Psikologis Bukan Harga Mati
Gunakan tes-tes di atas untuk membantu Anda mengenal diri sendiri dan sebagai arahan untuk mengembangkannya. Dengan kata lain, informasi psikologis ini bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan dan potensi Anda, bukan untuk mendefinisikan diri Anda. Jangan terjebak dalam hasil analisis dan menjadikannya alasan untuk tidak bertumbuh.
Contohnya, berdasarkan 16 personality types, saya seorang INTJ (Introverted, Intuitive, Thinking, Judging). Dalam salah satu analisis, dikatakan bahwa kelemahan INTJ adalah sulit berempati dan berkoneksi secara emosional dengan orang lain.
Memang, hal ini ada benarnya. Namun, di sisi yang lain, saya sadar bahwa saya adalah pengikut Tuhan. Artinya, saya bisa berubah jika saya mau terus melakukan firman-Nya. Firman Tuhan harus berada di atas segala analisis tersebut. Dan, saya bersyukur, dengan terus mempraktikkan firman-Nya, saya bisa punya banyak teman dan terkoneksi dengan mereka.
Jadikan informasi psikologis sebagai salah satu panduan untuk mengenal diri dan mengembangkan potensi kita, bukan sebagai harga mati tentang siapa diri kita. Di dalam Tuhan, kita bisa berubah, bertumbuh, mengalahkan kelemahan-kelemahan kita, dan menjadi seperti yang Tuhan mau. Kita dapat bertumbuh, memaksimalkan setiap potensi yang telah Dia berikan kepada kita.
Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. – 1 Yohanes 5:3-4
Cara Memaksimalkan Potensi Diri
Setelah mengetahui potensi diri, jangan berhenti sampai di situ, tetapi kembangkanlah. Jangan berpuas dengan label bakat tertentu, atau hanya mengandalkan modal bakat tanpa melatihnya lebih jauh lagi. Anda harus bekerja keras mengasah talenta Anda secara konsisten agar dapat bertumbuh secara luar biasa.
Contoh, salah satu multiple intelligence (kecerdasan majemuk) tertinggi saya adalah linguistik. Saya menyukai hal-hal yang berhubungan dengan tulisan. Berdasarkan tipe kepribadian INTJ, saya suka dan mampu membuat sistem dan strategi yang baik. Saat ini, saya sedang dalam proses memaksimalkan potensi dari Tuhan tersebut di berbagai area, seperti pekerjaan, ministry (beribadah), dan pribadi.
Kembangkan potensi diri Anda dengan cara:
1. Bereksperimen
Melakukan eksperimen tidak berarti Anda harus keluar dari pekerjaan Anda yang sekarang. Misalnya, jika Anda suka mengajar, Anda bisa meminta kepada atasan atau leader Anda untuk diberi kesempatan mengajar sebuah topik dalam pelatihan tertentu. Atau, Anda dapat berbagi ilmu lewat media sosial, seperti YouTube, Instagram, podcast, dan masih banyak lagi.
Dengan bereksperimen, Anda dapat membangun pengalaman dan memupuk kompetensi secara bertahap. Jika Anda tetap menekuni bidang yang sekarang, Anda akan menjadi orang yang lebih ahli lagi. Namun, jika pada akhirnya Anda memutuskan untuk pindah bidang, Anda tidak akan kaget atau terjun bebas tanpa bekal keahlian sama sekali.
2. Ikuti kelas online dan belajar dari orang-orang yang lebih berpengalaman
Intinya, jangan takut mencoba dan jangan takut gagal. Jika Anda tidak mengembangkan potensi diri, Anda tidak dapat bertumbuh. Saat Anda berhasil mengembangkan satu potensi Anda, Tuhan akan tambahkan lebih banyak potensi lain dalam diri Anda.
Tidak mau mencoba atau belajar hal baru itu ibarat menutup pintu berkat Tuhan bagi potensi atau talenta Anda. Dalam perumpamaan orang yang memiliki satu talenta yang tidak dikembangkan, talenta itu diambil darinya dan diberikan kepada orang yang sudah memiliki sepuluh talenta (awalnya ia punya lima, kemudian menjadi 10 setelah dikembangkan).
Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. – Matius 25:28
Yuk, mari kenali potensi diri kita dan kembangkan semua itu untuk kemuliaan Tuhan. Biarlah suatu hari nanti kita dapat mendengar Tuhan berkata, “Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu (Matius 25:21).” Amin.
-
Referensi: id.wikipedia.org/wiki/Potensi_diri
Related Articles:
- Sukses Memimpin dengan 5 Pelajaran Berharga dari Yosua
- Tumbuhkan Karakter Baik Lewat Masa-Masa Sulit
- Kerendahan Hati: Sudahkah Anda Sesuai Gambar Tuhan?
- Evaluasi Diri, Mengapa Perlu dan Bagaimana Caranya?
- 3 Cara Menjadi Lebih Bijaksana, Berapa pun Usia Anda
ARTIKEL TERKAIT
Hidup Baru, Awal Baru
Segala sesuatu yang baru biasanya menarik, termasuk hidup baru. Yakni ketika kita menyudahi yang lama dan memasuki pengalaman yang benar-benar baru. Berbicara hidup yang baru, ada…
Baca selengkapnyaHari Natal, Saatnya Merenungkan 3 Hal Ini
Ketika saya kecil, dulu, Hari Natal adalah hari yang spesial. Karena selain mendapat banyak hadiah dari sekolah minggu, saya juga disuguhi banyak atraksi seperti drama, nyanyian…
Baca selengkapnya3 Sikap Hati dari Lagu Bapa yang Kekal
Sebab Kau Bapaku, Bapa yang kekal. Saya yakin, banyak dari kita akrab dengan lagu ini, Bapa yang kekal. Isi liriknya membawa kita mendalami Allah Bapa dan apa yang Ia lakukan…
Baca selengkapnya