Kembali ke Blog

Ministries

Good News Jemaat Bangka - Edafie

Oleh suwandi setiawan · 1 September 2020 · 2 menit baca
Good News Jemaat Bangka - Edafie

Menjadi Murid dengan Hati yang Lembut dan Teladan Sikap

Tuhan mendengarkan keinginan hati orang yang ingin dekat kepada-Nya. Inilah yang dialami Edafie, saudari kita dari Jemaat Bangka (Pangkalpinang), sewaktu ingin mengenal Tuhan. 

Dibesarkan dalam keluarga yang berkecukupan, Edafie tidak perlu khawatir akan kebutuhan hidup. Ia tumbuh menjadi anak yang baik dan terlindungi. Namun, setelah menikah dan dikaruniai dua orang anak, hidup Edafie masih terasa hampa. Ia membutuhkan satu sosok yang bisa diandalkan. Rajin beribadah rupanya tidak cukup, karena Edafie tidak bisa merasakan bahwa Tuhan itu nyata dalam hidupnya.

Tuhan pun menjawab kegundahan hatinya dengan mempertemukan ia dengan seorang sister dari Jemaat Bangka (Pangkalpinang), yaitu sahabatnya sendiri di masa SD. Sister ini membagikan pengalaman hidupnya sebelum dan sesudah mengenal Yesus. Setelah ikut beribadah bersama, Edafie tertarik ingin mengenal Tuhan lewat pembelajaran Alkitab.

Karena sejak awal memang ingin mencari Tuhan, hati Edafie sangat lembut sehingga mudah belajar dan menerima kebenaran firman Tuhan. Tantangan terberatnya adalah melepaskan adat istiadat yang akan membuat orang tuanya marah besar. Dan, memang, ketika ibunya tahu ia tertarik dengan kekristenan, Edafie mulai mengalami intimidasi.

Namun, Tuhan sungguh baik. Pada akhirnya, sang ibu menyadari bahwa Edafie sangat serius dengan pilihannya, setelah melihat perubahan sikap yang ia tunjukkan selama belajar Alkitab. Beliau merestui keinginannya untuk terus mendalami firman, hingga Edafie dibaptis pada tanggal 2 Desember 2018.

Selama setahun terakhir, Edafie mengalami masa sulit dalam pekerjaan. Kondisi pasar yang sepi memaksanya menutup dua bidang usaha yang ia rintis bersama suaminya. Biaya operasional tetap sama sementara pendapatan jauh berkurang. Bersyukur, Edafie sudah mengenal Tuhan dan jemaat. Sampai hari ini ia tetap setia, senantiasa berharap kepada Tuhan, dan punya banyak saudari dalam jemaat yang bisa menguatkannya. Ia tidak berserah kepada nasib atau jatuh stres, tetapi terus berusaha bangkit dari keterpurukan finansial.

Hingga kini Edafie selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal, serta berjuang memiliki hidup yang berkenan kepada-Nya. Saat ini, suaminya masih dibantu untuk mengenal Tuhan. Semoga mereka sekeluarga kelak mempunyai iman yang sama. Amin!

-

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:

WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:

Kata-Kata Bahagia di Bukit: Benarkah Bisa Membuat Bahagia?

Hemat dan Tetap Bersukacita di Tengah Krisis? Bisa!

Video inspirasi: