
Hari ke-9: 31 Hari Dalam Doa
Ayat:
Salam dari Epafras kepada kamu; ia seorang dari antaramu, hamba Kristus Yesus, yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah. (Kol 4:12 - TB)Renungan:
Sedikit yang diketahui tentang Epafras. Apa yang saya anggap menarik dari Epafras adalah apa yang Paulus katakan untuk gereja di Kolose. Paulus menulis bahwa "dia yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu." Kata yang diterjemahkan sebagai “bergumul” adalah ἀγωνίζομαι, yang berarti berusaha dengan semangat yang kuat. Dalam perspektif saya, ini bisa dibayangkan seperti atlet dalam olahraga mereka. Mereka melatih tubuh mereka hingga batas kekuatan dan berusaha dengan segala yang mereka miliki untuk mencapai kemenangan. Ini adalah jenis doa yang Epafras sedang doakan kepada Tuhan. Dia "selalu" berdoa dengan semangat semacam ini untuk gereja sehingga mereka dapat berdiri teguh. Sebagian besar doa saya berpusat pada diri saya sendiri. Saya berdoa agar Tuhan dapat menggunakan saya tiap hari. Saya berdoa agar perjalanan saya bersama Tuhan bertumbuh lebih dalam. Saya berdoa untuk situasi sulit yang saya hadapi. Ini adalah hal-hal penting untuk didoakan, tetapi saya telah membatasi kehidupan doa saya ketika saya hanya berdoa untuk diri saya sendiri. Epafras berdoa dengan semangat untuk saudara-saudaranya dalam iman. Kapan terakhir kali doa Anda untuk orang lain dapat digambarkan sebagai upaya dengan semangat seperti Epafras? Ini adalah panggilan untuk kita bangun kembali dan menantang bagi kita semua. Yakobus 5 memerintahkan kita untuk saling mendoakan agar kita dapat disembuhkan. Sebagai orang Kristen, kita harus saling mendoakan.Tantangan:
Luangkan waktu dalam doa Anda kepada Tuhan untuk berdoa bagi para Kristen di sekitar Anda. Berdoalah dengan semangat yang diucapkan Epafras. Ikutilah teladannya dan curahkanlah hatimu kepada Tuhan untuk saudara-saudarimu di dalam Kristus.Diterjemahkan dari artikel “31 Days of Prayer: Day 9” oleh Jonathan Drabot
Tentang Penulis
Digital Ministry Team
Digital Ministry Team adalah tim pelayanan digital GKDI (Gereja Kristus di Indonesia) yang membawa kabar baik Injil ke ruang digital — lewat artikel, video, dan konten yang bisa diakses siapa saja, kapan saja.
Kami menulis tentang iman, keluarga, pekerjaan, dan pergumulan sehari-hari — hal-hal nyata yang dihadapi banyak orang, dilihat dari sudut pandang Alkitab yang jujur dan membumi. Harapan kami sederhana: setiap tulisan menolong Anda mengenal Yesus lebih dekat dan bertumbuh bersama komunitas.
Punya pertanyaan, masukan, atau ingin berbagi cerita? Sapa kami lewat kanal media sosial GKDI atau [email protected].
Rumah Tuhan, Rumah Kita.
ARTIKEL TERKAIT

Hidup Baru, Awal Baru
Segala sesuatu yang baru biasanya menarik, termasuk hidup baru. Yakni ketika kita menyudahi yang lama dan memasuki pengalaman yang benar-benar baru. Berbicara hidup yang baru, ada…
Baca selengkapnya
Hari Natal, Saatnya Merenungkan 3 Hal Ini
Ketika saya kecil, dulu, Hari Natal adalah hari yang spesial. Karena selain mendapat banyak hadiah dari sekolah minggu, saya juga disuguhi banyak atraksi seperti drama, nyanyian…
Baca selengkapnya
3 Sikap Hati dari Lagu Bapa yang Kekal
Sebab Kau Bapaku, Bapa yang kekal. Saya yakin, banyak dari kita akrab dengan lagu ini, Bapa yang kekal. Isi liriknya membawa kita mendalami Allah Bapa dan apa yang Ia lakukan…
Baca selengkapnya
