
Hari ke-21: 31 Hari Dalam Doa
Ayat:
“Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.” (Yakobus 1:5-8 - TB)Renungan:
Kepastian yang kita temukan di dalam Firman Tuhan tentang hikmat adalah Tuhan memberikannya kepada kita ketika kita meminta kepadaNya tanpa keraguan. Hikmat Tuhan membantu kita hidup melalui Dia dan untukNya, dan untuk menyenangkan Dia dengan cara kita menjalankan kehidupan kita. Lagi pula, Dia telah memberikan kepada kita Roh Kudus, yang membantu kita untuk menjadi bijaksana. Hikmat membantu kita menilai setiap situasi bukan hanya dengan kewaspadaan, tetapi juga keyakinan dan pemahaman spiritual. Kita bisa membaca, belajar dan memenuhi kepala kita dengan pengetahuan setiap hari, tetapi tanpa hikmat dari Tuhan, kita tidak akan belajar bagaimana menggunakan pengetahuan kita untuk bertindak dan berbicara dengan cara yang benar. Dengan hikmat, kita bisa belajar bersikap seperti Kristus, dan kita bisa belajar membantu orang lain agar dapat hidup menyenangkan Tuhan. Tanpa hikmat, kita bisa bermain-main dan berkata perkataan yang tidak seharusnya, melakukan hal-hal yang seharusnya tidak kita lakukan, dan membuat keputusan yang akhirnya kita sesali. Tanpa kebijaksanaan, kita dapat mencemari nama Tuhan dengan cara kita hidup dan bertindak.Tantangan:
Hari ini, berdoalah untuk hikmat. Setiap hari, sebelum setiap percakapan, sebelum setiap keputusan besar dan sebelum masa transisi apapun (sekolah baru, pekerjaan, lokasi, dll) berdoa untuk hikmat yang dari Tuhan membantu anda menemukan cara untuk membantu setiap orang dan setiap situasi dengan pengertian dan pemahaman daripada Tuhan.Diterjemahkan dari artikel “31 Days of Prayer: Day 21” oleh Daniel Berk
Tentang Penulis
Digital Ministry Team
Digital Ministry Team adalah tim pelayanan digital GKDI (Gereja Kristus di Indonesia) yang membawa kabar baik Injil ke ruang digital — lewat artikel, video, dan konten yang bisa diakses siapa saja, kapan saja.
Kami menulis tentang iman, keluarga, pekerjaan, dan pergumulan sehari-hari — hal-hal nyata yang dihadapi banyak orang, dilihat dari sudut pandang Alkitab yang jujur dan membumi. Harapan kami sederhana: setiap tulisan menolong Anda mengenal Yesus lebih dekat dan bertumbuh bersama komunitas.
Punya pertanyaan, masukan, atau ingin berbagi cerita? Sapa kami lewat kanal media sosial GKDI atau [email protected].
Rumah Tuhan, Rumah Kita.
ARTIKEL TERKAIT

Hidup Baru, Awal Baru
Segala sesuatu yang baru biasanya menarik, termasuk hidup baru. Yakni ketika kita menyudahi yang lama dan memasuki pengalaman yang benar-benar baru. Berbicara hidup yang baru, ada…
Baca selengkapnya
Hari Natal, Saatnya Merenungkan 3 Hal Ini
Ketika saya kecil, dulu, Hari Natal adalah hari yang spesial. Karena selain mendapat banyak hadiah dari sekolah minggu, saya juga disuguhi banyak atraksi seperti drama, nyanyian…
Baca selengkapnya
3 Sikap Hati dari Lagu Bapa yang Kekal
Sebab Kau Bapaku, Bapa yang kekal. Saya yakin, banyak dari kita akrab dengan lagu ini, Bapa yang kekal. Isi liriknya membawa kita mendalami Allah Bapa dan apa yang Ia lakukan…
Baca selengkapnya
