gkdi lagu

Dahulu kala, Allah memberikan perintah kepada bangsa Israel agar hidup takut akan Tuhan, mengikuti jalan-Nya, mengasihi-Nya, serta beribadah kepada-Nya dengan segenap hati dan jiwa

“Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.” – Ulangan 10:12

Kita yang hidup di zaman sekarang barangkali bertanya-tanya: Mengapa kita perlu mengasihi Yesus? Dan, dengan cara apa kita bisa mengasihi-Nya? 

Hukum yang Terutama: Kasihilah Tuhan Allah

“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” – Yohanes 14:15

Berdasarkan ayat di atas, jelaslah bahwa mengasihi Yesus berarti menuruti perintah-perintah-Nya

Masalahnya, Alkitab terdiri dari 66 kitab, yaitu 29 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru. Belum lagi, ada 613 peraturan dan hukum yang Tuhan berikan kepada bangsa Israel. Tentunya ini membingungkan—dari sekian kitab, hukum, dan peraturan, manakah yang paling penting dan utama? Apakah inti dari semua hukum Taurat? 

Ketika seorang ahli Taurat berniat menjebak Yesus dengan pertanyaan ini, Yesus merangkum isi hukum Taurat, beserta semua perintah dan peraturan Tuhan (Matius 22:40).

… dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia: “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?” Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.” – Matius 22:35-38

Dari semua hukum tersebut, ternyata hanya ada dua hukum yang paling utama. Pertama, mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi kita. Dan, yang kedua, mengasihi sesama manusia seperti diri kita sendiri (ayat 39).

Rancangan Indah Tuhan

Ketika Anda mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh, yaitu dengan menaati firman-Nya, Anda akan melihat bahwa Dia telah menyiapkan rencana yang indah untuk hidup Anda.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. – Yeremia 29:11

Tuhan sudah berjanji akan memberikan Anda sebuah rancangan damai sejahtera yang tidak akan membuat hidup Anda kacau. Dia akan menjaga Anda dari hal-hal buruk, dan tidak akan membuat Anda celaka. Mengaruniakan Anda hari depan yang penuh harapan, bukan masa depan yang suram tanpa kepastian. Dengan catatan, Anda mematuhi firman-Nya dengan sepenuh hati.

Cara Mengasihi Yesus

Berikut hal-hal yang bisa kita lakukan untuk mengasihi Tuhan Yesus:

1. Mencari-Nya dengan Segenap Hati

Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku. – Yeremia 29:13-14a

Apa yang dicari kebanyakan orang di zaman modern? Karier, pasangan hidup, nama baik, kekayaan, atau ketenaran adalah sebagian dari banyak hal yang ingin kita peroleh. Bukan tak mungkin, demi mendapatkan semua itu, orang rela mempertaruhkan segalanya. Kenyamanan, reputasi, nama baik, keluarga, bahkan nyawa sendiri, bisa mereka korbankan. 

Ketika Anda ingin mengasihi Yesus, Anda harus mencari-Nya segigih Anda mencari hal-hal di atas. Luangkan waktu untuk berdoa dan membaca firman setiap hari. Kenali Dia lebih dalam melalui ibadah dan persekutuan Anda dengan saudara-saudari seiman. 

2. Memiliki Tujuan Hidup yang Sama seperti Yesus

Tujuan Yesus datang ke dunia adalah mencari dan menyelamatkan yang hilang (Lukas 19:10). Ketika Anda mengasihi Yesus, Anda akan memiliki tujuan hidup yang sama dengan tujuan hidup-Nya. Anda akan berjuang menyelamatkan jiwa-jiwa yang hilang. Anda tidak ragu mengasihi, berkorban, juga membagikan firman Tuhan yang telah mengubahkan hidup Anda kepada orang lain.

Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi. – 1 Tesalonika 2:8

3. Menyelidiki Firman Tuhan

Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian. – Kisah Para Rasul 17:11

Agar dapat mengasihi Yesus, Anda harus menyelidiki firman Tuhan lebih dalam lagi. Anda tidak lagi menganggap Alkitab sebagai sebuah dongeng masa lalu atau buku usang yang sudah tidak up-to-date. Dengan membaca firman, Anda akan mengenal lebih dalam pribadi Yesus, beserta segala hukum dan peraturan-Nya, janji-Nya, serta berkat-Nya untuk Anda

Perlu dipahami bahwa firman Tuhan tidak hanya berisi tentang Allah itu sendiri, tetapi juga mengenai Anda. Bagaimana Anda menghadapi masa sulit, membuat pilihan yang bijak, melakukan hal yang benar, membangun keluarga, dan yang terpenting, tidak memilih jalan yang salah (2 Timotius 3:16-17).

4. Belajar Taat

Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu. – 1 Petrus 1:14

Seorang anak berkata kepada orang tuanya bahwa ia mengasihi mereka, tetapi tidak pernah mendengarkan perkataan mereka. Apakah orang tuanya merasa dikasihi? Bukankah ketidaktaatan anak itu akan membuat mereka bersedih dan terluka? 

Demikian pula, jika Anda mengasihi Yesus, Anda akan menaati firman-Nya. Ketika logika Anda lebih banyak bicara—misalnya, “Mengapa saya yang harus minta maaf, sedangkan orang itu yang merugikan saya?” atau “Sejak dulu saya memang begini. Saya tidak bisa berubah. Ini terlalu sulit dilakukan”—belajarlah untuk taat dan melakukan apa yang Tuhan inginkan. 

Jika Anda harus meminta maaf, mengampuni orang yang bersalah kepada Anda, atau meninggalkan kebiasaan buruk, lakukanlah dengan taat. Percayalah bahwa apa yang Tuhan ajarkan itu baik bagi jiwa Anda. 

5. Menjadi Murid Yesus

Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” – Yohanes 8:31-32

Untuk mengasihi Yesus, menjadi seorang Kristen saja tidak cukup. Hanya datang ke gereja seminggu sekali dan memberi perpuluhan juga tidak cukup. Anda harus menjadi murid-Nya. 

Anda menjadi murid Yesus dengan mengasihi Dia di atas segalanya (Matius 10:37). Ini dimulai  dengan memandang serius dosa yang bersumber dari hal-hal kecil. Di antaranya: berbohong, mudah marah, berlaku licik, berusaha menyenangkan orang secara berlebihan (people pleasure), berpikiran negatif, menyimpan pikiran jahat, bersikap munafik, dan masih banyak lagi. Bertobatlah sungguh-sungguh seperti yang Tuhan kehendaki.

6. Hidup dalam Komunitas

Dengan hidup di dalam komunitas, Anda dapat belajar dan bertumbuh bersama, serta dimurnikan melalui pembimbingan dan pengajaran. Temukan komunitas yang sehat, yang anggota-anggotanya takut akan Tuhan, mengasihi Tuhan, dan saling mendukung. Dengan demikian, Anda tidak sendirian (Efesus 2:19), tetapi terus terpacu agar semakin mirip Kristus.

7. Melayani Sesuai Talenta 

Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. – 1 Petrus 4:10

Yang terakhir dan tak kalah penting, bergabunglah dalam pelayanan yang sesuai dengan talenta Anda. Kerjakan bagian Anda dengan gembira dan tanpa mengharapkan balasan, agar melalui pelayanan Anda nama Tuhan dapat dimuliakan.

Kini Anda sudah mengerti bagaimana caranya mengasihi Yesus. Tidak sulit bukan? Mari, kita mengasihi-Nya melebihi apa pun yang ada di dunia ini!

Gereja GKDI memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di 35 kota. Jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat di dalamnya, hubungi melalui WhatsApp 0821 2285 8686 berikut.

Nikmati playlist lagu rohani kami di link berikut: http://bit.ly/gkdi-music

Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:

Website: https://gkdi.org
Facebook: https://www.facebook.com/GKDIOfficial/
Instagram: https://www.instagram.com/gkdiofficial/
Blog: https://gkdi.org/blog/
Youtube: https://bit.ly/yt-gkdi
Whatsapp: https://bit.ly/gkdi-wa

Video Musik: