[W.A.T.C.H] Jabodetabek Teens Ministry Retreat 2017

1 Petrus 2:17 Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!

Yesus mengajarkan banyak hal dalam pelayanannya, namun fokus dari pelayanannya adalah kasih. Yesus mengajar, menyembuhkan, memberi makan, hingga pada akhirnya memberikan hidupNya untuk menyelamatkan kita. Itu semua dilakukan semata-mata karena Ia ingin menunjukan kasih. Sebagai seorang murid Yesus kita perlu meniru dan mengajarkan kasih yang dia miliki seperti yang ditunjukan Petrus pada ayat diatas.

Sifat yang ingin belajar untuk meniru kasih Yesus inilah yang menjadi tema dari retreat ministry teens Jabodetabek tahun ini. Diadakan pada tanggal 7-9 Juli lalu, tema retreat ini adalah W.A.T.C.H., singkatan dari Want To Be Like Christ (Mau untuk menjadi seperti Kristus). Bertempat di Taman Bukit Palem Resort Bogor, Retreat ini diikuti oleh kurang lebih 150 peserta yang berasal dari daerah Jakarta dan sekitarnya.

Pada hari pertama para peserta datang dan segera melakukan registrasi. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok. Kelompok tersebut akan menjadi kelompok games mereka dan juga kelompok D group (Kelompok persekutuan). Acara dibuka dengan puji-pujian dan games. Tanpa bantuan dari para mentor mereka sendirilah yang membuka acara retreat.

Setelah pembukaan, Pendeta Budi menyampaikan pelajaran pertama untuk mereka. Setelah mendapat pelajaran mereka lanjut untuk makan malam. Setelah makan malam mereka kembali ke grup mereka masing-masing untuk membahas tentang pelajaran yang diberikan. Mereka saling menyampaikan pendapat dan belajar dari satu dengan yang lain, melihat pelajaran yang diberikan dari perspektif yang berbeda-beda.

Jam 8 malam mereka kembali berkumpul di aula untuk melakukan permainan. Kurang lebih 1 jam, mereka bermain permainan-permainan yang mengajarkan tentang kerja sama tim. Setelah itu mereka melakukan family time. Waktu family time ini dipakai untuk meng-encourage satu dengan yang lain. Para peserta bergantian mengangkat tangan dan menceritakan siapa yang menginspirasi mereka hari itu.

Hari kedua dimulai dengan senam pagi. Beberapa peserta dipilih secara bergantian untuk memimpin gerakan. Setelah senam peserta sarapan dan bersiap untuk menerima pelajaran. Pelajaran kedua dibawakan oleh pendeta Harliem. Pelajaran yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam tersebut ditutup dengan D group. Para peserta sekali lagi berkumpul untuk berbagi tentang pelajaran yang baru saja mereka terima.

Pukul 12 para peserta makan siang. Setelah itu mereka bermain beberapa permainan indoor dan setelahnya menikmati waktu freetime kurang lebih 1 jam sebelum menerima pelajaran ketiga yang dibawakan oleh pemimpin ministry teens Jakarta, pendeta Alex. Setelah pelajaran para peserta bergegas ke kolam renang untuk menyaksikan baptisan.

Setelah acara baptisan para peserta kembali ke ruangan untuk makan malam. Acara praise and worship dilakukan setelah makan malam. Teens Jakarta dan Bekasi lah yang bertugas untuk memimpin pujian di acara tersebut. Setelah itu mereka kembali keluar untuk menikmati api unggun dan menutup hari dengan family time.

Pada hari terakhir retreat para teens mengadakan devo bersama dan doa pagi. Dilanjutkan dengan komuni dan sharing, beberapa peserta retreat maju dan menceritakan apa yang mereka dapatkan dari retreat. Setelah kurang lebih 2 jam, para mentor memberikan pengumuman pemenang games. Acara terakhir adalah foto bersama yang dilakukan di depan aula. Para teens kemudian makan siang dan kembali ke rumah masing-masing.

Di retreat ini mereka belajar untuk mengasihi satu dengan yang lain, mempraktekkan firman Tuhan dalam hidup mereka, dan menjadi seseorang yang lebih menyerupai Kristus.

 

Artikel terkait: [Go Deeper] Bandung Single Ministry Retreat 2017