Pertambahan usia adalah proses yang harus dijalani setiap orang. Kala remaja, setiap berulang tahun, saya selalu menghitung usia saya dan bertanya-tanya, kenapa umur saya masih saja di angka belasan? Kapan saya akan berusia dua puluh tahun, dan bagaimana rasanya saat itu tiba? Begitu menginjak usia 20-an, saya kembali penasaran tentang umur 30-an.

Namun, memasuki kepala tiga, semangat itu perlahan memudar. Saya kerap mendengar cerita pergumulan hidup dan keluhan penyakit yang dialami para kakak dan ipar saya yang sudah berusia 40-an. Sebagai pendengar, saya berpikir istilah life begins at forty sepertinya diciptakan hanya untuk membuat orang-orang di usia tersebut merasa lebih baik. 

Namun, saya bersyukur, ketika memasuki usia kepala empat, saya bisa memaknainya dengan cara berbeda. Jika Anda mulai menginjak usia ini, atau menduga-duga bagaimana caranya menjalani fase ini, hal-hal berikut perlu Anda ketahui:

Menua: Proses Alamiah Yang Harus Dilewati

Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti. – Mazmur 37:25 

Tidak seperti judul lagu “Forever Young” yang populer di era 80-an, sesungguhnya tak seorang pun akan muda selamanya. Perubahan ini tak terelakkan dan tak terhindarkan, bukan hanya secara fisik, tetapi secara emosi dan lingkungan. Apa saja yang berubah?

  • Rambut putih atau uban

Anda harus rutin mewarnai rambut untuk menutupi uban.

  • Kerutan 

Saat becermin, tampak kulit Anda lebih kering, dan kerutan pada wajah lebih banyak.

  • Penurunan fungsi organ tubuh

Gejala penyakit, seperti diabetes, darah tinggi, ginjal, jantung, kolesterol, asam urat mulai menjadi perhatian Anda. Gangguan organ tubuh akibat kebiasaan minum-minuman keras atau merokok di usia muda juga muncul. Penglihatan Anda mungkin memburuk.

  • Kebugaran fisik menurun

Anda mudah lelah, tidak seenergik dulu. 

Apa pun yang Anda hadapi ketika usia tak lagi muda, Anda harus tabah dan berani menerima, inilah fase kehidupan yang akan dialami manusia. 

Dan, sebagai orang-orang yang percaya kepada Tuhan dan beriman kepada-Nya, bagaimana seharusnya kita merespon perubahan ini?

Tuhan Yesus Tetap Sama—Kemarin, Hari Ini, dan Selamanya!

Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. – Ibrani 13:8 

Meskipun kondisi tubuh berubah, penampilan Anda berubah, kekuatan Anda tak lagi sama, Yesus tidak pernah berubah! Dunia berubah setiap waktu, orang-orang di sekeliling kita juga berubah, tetapi puji syukur, Tuhan berjanji Dia akan tetap sama selama-lamanya!

Tuhan tidak merisaukan tampilan fisik Anda, dan Dia senantiasa mengasihi Anda no matter what you look like!

Waktu Kita Ada Dalam Tangan-Nya

Masa hidupku ada dalam tangan-Mu … – Mazmur 31:15a

Ingatlah selalu bahwa masa hidup kita ada di dalam kuasa-Nya. Jika demikian, gunakanlah sebaik-baiknya waktu yang Anda miliki saat ini untuk lebih percaya dan bergantung kepada Tuhan melebihi yang sudah-sudah. 

Usia 40-an adalah masanya Anda harus memiliki rasa aman di dalam Tuhan, melebihi rasa aman yang Anda dapatkan dari tempat atau masa lain. Ketika muda, kita mungkin peduli dengan penampilan dan apa yang orang lain lihat dari kita. Kita sibuk mencari pengakuan, jati diri, kesuksesan, dan popularitas. Di usia ini, sudah saatnya Anda menemukan kepuasan di dalam Tuhan, bukan berdasarkan pencapaian yang diukur dengan materi. 

Nikmati Setiap Tahap Kehidupan Anda

Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan. – Amsal 31:25 

Di umur 30-an, ada waktu-waktu ketika saya ketakutan membayangkan diri saya menua, keriput, dan mengalami penurunan kondisi fisik. Namun, di usia 40 tahun lebih, saya dan saudara-saudari di ministry kerap saling menertawakan karena kami sering lupa dan salah menyebut nama atau istilah. Tanpa malu-malu, kami mengakui diri kami mulai menua. 

Gambaran wanita di Amsal 31 membantu kami untuk lebih santai dan bijak dalam menyikapi transisi usia. Wanita ini tentunya bukan tidak lagi muda. Selain memiliki suami dan anak-anak, dia juga harus bekerja keras siang-malam. Meski demikian, wanita ini mampu tertawa akan hari depannya.

Selain itu, Tuhan juga memberi jaminan bagi orang-orang percaya:

Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. – 1 Yohanes 2:17 

Rambut putih adalah mahkota yang indah, yang didapat pada jalan kebenaran. – Amsal 16:31 

Jadi, pertambahan usia bukanlah suatu aib yang harus membuat Anda panik. Menua adalah hal yang baik dan positif. Naiknya usia membuat Anda lebih dekat dengan Tuhan, lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih menikmati hidup. Ini karena Anda tidak lagi fokus mencari kepuasaan dari hal-hal yang berbau materi. Di atas semua itu, Anda memiliki kekekalan di dalam hati Anda (Pengkhotbah 3:11). 

Selamat menyambut usia empat dekade Anda dengan penuh sukacita!

Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. – Yesaya 46:4

 

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:

WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:

Video inspirasi: