Di artikel sebelumnya, kita belajar tentang pentingnya mengusahakan ladang bagi para singles, serta empat karakter pertama yang perlu dibangun sebelum memasuki masa pacaran. Inilah empat area ladang yang tidak kalah penting untuk Anda kelola:

Area 5: Melayani

Ia bangun kalau masih malam, lalu menyediakan makanan untuk seisi rumahnya, dan membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayannya perempuan. – Amsal 31:15

Ketika Anda berada dalam sebuah hubungan, yang terpenting adalah “kita” bukan “saya.” Saat Anda bilang Anda siap pacaran, berarti Anda juga siap untuk menikah. Yang artinya, Anda juga siap melayani, bukan dilayani. Anda siap untuk mengerti orang lain, bukan hanya dimengerti. 

Akan ada waktunya Anda merasa lelah, tapi pasangan Anda membutuhkan Anda untuk mendengarkan keluh kesahnya karena, misalnya, dia sedang stres. Ada waktunya Anda tidak ingin pergi, tapi pasangan ingin Anda menemaninya ke sebuah acara yang penting untuknya. Lagi-lagi Anda perlu menyangkal diri. Ini hanyalah segelintir pengorbanan yang mungkin Anda lakukan ketika berpacaran. 

Bagaimana dengan kehidupan setelah menikah? Tak perlu ditanya, karena tentu akan ada lebih banyak lagi. 

Apakah Anda orang yang suka melayani? Jika tidak, mulailah mengusahakan ladang ini sesegera mungkin. Pelayanan itu luas cakupannya, mulai dari sekadar mendengarkan sampai mengurus orang sakit. Dari sekadar memberi hadiah sampai memasak atau mengantar anak/pasangan, bahkan ketika Anda sangat lelah. Jika Anda perlu bertumbuh di area ini, ambillah waktu untuk berlatih sekarang, supaya Anda tidak kaget saat waktunya tiba.

Area 6: Pengaturan Waktu

Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. – Efesus 5:15-16

Mari jawab dengan jujur, bagaimana pengaturan waktu Anda saat ini? Apakah Anda sering keteteran karena banyaknya hal yang harus dikerjakan? Atau, Anda merasa cukup mampu mengatur waktu dengan baik? 

Manajemen waktu adalah ilmu penting yang harus Anda asah dari sekarang. Jika saat masih sendiri saja Anda selalu stres dengan jadwal yang berantakan, lantas bagaimana jika nanti sudah berdua, bahkan bertiga ketika sudah punya anak? Anda harus menyisihkan waktu lebih banyak lagi untuk membina hubungan dan rumah tangga Anda, bukan?

Mengusahakan ladang di area ini memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin. Ada banyak aplikasi kalender digital atau to-do list yang dapat membantu time management Anda. Belajarlah dari orang-orang yang Anda tahu lebih ahli dalam bidang ini.

Pengaturan waktu erat hubungannya dengan kedisplinan. Bukan hanya berlatih menata prioritas kegiatan, ladang ini juga menuntut Anda untuk lebih disiplin. Hal ini jelas memberi banyak manfaat bagi Anda saat ini maupun di masa yang akan datang. 

Area 7: Keuangan

Ia membeli sebuah ladang yang diingininya, dan dari hasil tangannya kebun anggur ditanaminya. Ia tahu bahwa pendapatannya menguntungkan, pada malam hari pelitanya tidak padam. – Amsal 31:16,18

Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan. – Amsal 31:25

Selain soal waktu, pengaturan keuangan adalah hal yang tidak kalah pentingnya. Jika komunikasi adalah penyebab utama terjadinya perceraian, masalah keuangan adalah penyebab nomor duanya. Bayangkan, waktu belum punya pacar atau menikah saja Anda pontang-panting mengurus keuangan pribadi, bagaimana kelak jika Anda berkeluarga? 

Baik Anda pria maupun wanita, Anda harus bisa mengatur keuangan dengan baik. Memang, yang lebih bertanggung jawab atas kebutuhan keluarga adalah pria. Namun, bukan berarti kaum wanita tidak perlu tahu soal strategi mengatur keuangan. Seorang istri juga berperan penting dalam mengatur keuangan sebuah keluarga.

Seberapa sehat keuangan Anda saat ini? Apakah Anda selalu kehabisan uang sebelum akhir bulan? Apakah Anda banyak berutang karena besar pasak daripada tiang? Hati-hati jika hal-hal ini sering Anda alami. Sebanyak apa pun penghasilan Anda dan pasangan, jika Anda tidak bisa mengatur pengeluaran, uang itu akan cepat habis. Anda malah jadi stres, dan bukan tidak mungkin, terlibat utang di sana-sini. 

Rencanakan dan kontrol pos-pos finansial Anda dengan baik. Catatlah apa yang perlu Anda belanjakan / bayarkan setiap bulan, buatlah skala prioritas, dan disiplinlah terhadap pengeluaran Anda. Jangan buang-buang uang untuk sesuatu yang tidak penting. Menabung akan menjadi bekal penting Anda di kemudian hari. 

Area 8: Kemurnian

Apakah Anda memandang kemurnian sebagai sesuatu yang penting? Jika tidak, luangkanlah waktu untuk introspeksi diri: hubungan macam apa yang ingin Anda bangun bersama pasangan? Apa tujuan Anda menjalin sebuah hubungan? 

Saya ingin membangun sebuah keluarga di dalam Tuhan supaya saya dan keluarga saya kelak bisa bersama-sama di surga. Oleh karena itu, memiliki hubungan yang murni adalah salah satu standar dan gol yang saya kejar.  

Banyak orang berpikir kemurnian hanya penting bagi orang yang sudah pacaran atau menikah, yang tidak perlu dipikirkan selagi mereka single. Namun, jika Anda familiar dengan ungkapan “apa yang engkau tabur, itulah yang engkau tuai,” masa lajang Anda adalah masa menabur tersebut. Jika Anda menabur kemurnian dalam hidup, Anda akan menuai hubungan yang murni juga nantinya.

Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. – Galatia 6:7b-8

Apakah Anda sering dikuasai pikiran-pikiran tidak murni? Apakah Anda bergumul dengan hal-hal berbau percabulan saat ini? Periode lajang adalah masa yang tepat untuk berjuang memiliki hidup yang murni. Kalau saat single saja Anda sudah kewalahan di area ini, bagaimana nanti sewaktu Anda getting in a relationship

Tuhan ingin anak-anak-Nya hidup kudus dan berkenan di hadapan-Nya. Dia juga ingin memberkati Anda dengan kehidupan lajang dan pernikahan yang indah dan sehat. Oleh karena itu, usahakan ladang Anda di area ini dengan cara berjuang untuk hidup murni sedini mungkin.

Tanyakanlah kepada diri sendiri, “Apa yang saya kejar dari hubungan ini?” Jika Anda menginginkan sebuah hubungan yang berkenan di hadapan Tuhan, menjaga kemurnian adalah jawabannya. Anda bisa menjadi cobaan atau pelindung bagi pasangan Anda, dan hubungan Anda bisa menjadi berkat atau aib—semua tergantung dari seberapa serius Anda menyikapi hal kemurnian ini. 

Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. – 1 Petrus 1:14-16

Singles, doakanlah pasangan hidup kepada Tuhan layaknya Anda meminta Tuhan menurunkan hujan untuk ladang Anda: dengan sembari menyiapkan, menabur, dan mengairi ladang itu sebaik-baiknya. Kembangkan terus empat area di atas dan empat area ini sebelum Anda memasuki hubungan yang Anda nanti-nantikan. Selamat berlatih! 

Referensi:
www.huffpost.com/entry/divorce-causes-_n_4304466
www.crosswalk.com/family/singles/7-practices-you-need-to-embrace-before-entering-a-relationship.html

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:

WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:

Video inspirasi: