Apa hal yang Anda kuasai? Apakah Anda pemilik suara indah? Anda jago dalam hitung-hitungan? Apakah tidak ada mesin yang tidak bisa Anda perbaiki? Atau Anda seorang pendengar yang baik? Mungkin Anda orang yang mudah bersahabat?

Bagi sebagian orang, menemukan talenta bukanlah sesuatu yang mudah. Mungkin kita bingung karena talenta kita tidak sejelas orang yang berbakat menggambar atau bermain basket. Tetapi, jangan takut! Kita semua terlahir dengan talenta kita masing-masing, dan Tuhan ada di balik semua itu!

The Heart of the Champion

talenta - gkdi 3

Saya membaca seorang sosok yang sangat menginspirasi di dalam buku “The Heart of the Champion”. Dia adalah seorang atlet Amerika bernama Mildred “Babe” Didrikson. Dia dijuluki “Babe” seperti seorang atlet bisbol terkenal, karena kehebatannya membuat home run dalam permainan bisbol.

Babe adalah seseorang yang berbakat, tetapi tidak berhenti sampai di situ. Dia adalah seorang pekerja keras. Karena usahanya itu, dia tidak hanya jago dalam permainan bisbol. Dia sangat handal dalam banyak bidang olahraga!

Saat masih SMU, dia masuk tim basket di sekolahnya dan menjadi pencetak skor terbaik mereka. Kemudian, dia membantu tim amatirnya memenangkan gelar nasional. Sponsor timnya membentuk tim atletik dan Babe unggul tidak hanya dalam satu atau dua cabang. Bukan juga dalam tiga, empat, lima, atau enam cabang pertandingan. Dia unggul dalam kesepuluh cabang yang dipertandingkan!

Babe mengikuti Olimpiade 1932 di Los Angeles dan memenangkan medali emas pada cabang lempar lembing dan halang rintang. Tidak hanya itu, dia memecahkan rekor dunia dalam tiga cabang sekaligus! (Dia didiskualifikasi pada cabang lompat tinggi karena teknik baru yang digunakannya. Teknik yang saat ini paling banyak dipakai dalam cabang olahraga lompat tinggi!)

Di kemudian hari, dia belajar bermain golf. Dia menjadi pemain golf amatir kelas dunia dan pernah memenangkan 17 turnamen berturut-turut! Pada tahun 1953, dia mengidap kanker, mundur dari olahraga, kemudian kembali bermain golf. Dia memenangkan piala Ben Hogan untuk “The Greatest Comeback” pada tahun 1955.

Sayangnya, kankernya kembali dan dia meninggal pada usia 42 tahun. Dalam hidupnya yang terbilang singkat, dia adalah teladan yang tak putus akan seseorang yang tampaknya ingin mengembangkan setiap talenta yang dimilikinya dan memakainya selagi dia bisa.

Apakah Kita Sedang Menyembunyikan Talenta Kita?

talenta - gkdi 1

Kita pasti pernah membaca perumpamaan tentang talenta (Matius 25:14-30). Yesus menceritakan perumpamaannya yang terkenal memakai istilah keuangan untuk mengajarkan kita bahwa yang sangat penting bagi Tuhan adalah agar kita menggunakan sepenuhnya seluruh bakat yang telah diberikannya kepada kita.

Di arena atletik, Babe Didriksen adalah wanita dengan lima talenta. Saat kita melihat hidupnya, jelaslah bahwa dia memakai semuanya dan memperoleh lebih banyak lagi.

Di dunia kerohanian, mungkin tak banyak dari kita yang mungkin mempunyai lima talenta. Tetapi, berapa pun talenta yang kita miliki, kita dipanggil untuk mengembangkan segalanya yang kita punya untuk Tuhan. Keliru dan egois jika kita menyimpan talenta kita dan tidak menggunakannya. Salah jika kita mempunyai lima dan hanya memakai dua. Apalagi jika kita mempunyai satu dan menguburkannya di tanah.

Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka. Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”  Matius 25:19-21

Apa Talenta Saya?

talenta - gkdi 2

Tuhan memang telah memberikan tiap-tiap dari kita karunia dan talenta, kualitas-kualitas yang kita miliki lebih banyak daripada yang lain. Beberapa orang memiliki karunia untuk menyemangati, ada yang mempunyai karunia melayani, dan bagi sebagian lainnya karunia untuk memimpin.

Sebagian orang diberkati secara finansial agar dapat memberikan sumbangsih. Sebagian lainnya, seperti Babe, dikaruniai dengan bakat atletik. Ada yang dikarunia ketajaman administrasi dan ada yang dengan kemampuan untuk bertindak.

Sebagian orang mempunyai belas kasih yang mendalam dan kapasitas untuk mendengarkan dengan penuh perhatian. Sebagian lainnya mempunyai kualitas menyenangkan yang membuat mereka cepat menjadi “sahabat”. Ada yang mempunyai kecakapan untuk mengajar dan melatih, membantu orang lain untuk bertumbuh dalam pemahaman akan firman Tuhan.

Apa pun talenta yang telah Tuhan berikan kepada Anda, yang Anda miliki adalah sesuatu yang diperlukan. Penting untuk menyadari bagaimana Anda dapat memakai talenta-talenta Anda untuk melayani orang lain.

Bagaimana jika Anda masih bingung dengan talenta Anda? Mungkin langkah-langkah berikut dapat membantu menemukan talenta Anda:

  1. Tanyakanlah kepada beberapa orang yang mengenal Anda dengan baik.
  2. Pikirkan secara spesifik, bagaimana Anda dapat memakai karunia tersebut? Mungkin Anda harus memulai dari hal kecil. Tetapi, jika bertekun dan beriman, talenta Anda akan bertumbuh semakin besar.
  3. Apa rintangan yang dapat menghalangi Anda untuk menumbuhkan talenta yang Anda miliki? Mungkin rasa malu, tidak percaya diri, ragu-ragu, atau sesuatu yang membuat Anda mundur. Buatlah strategi untuk keluar dari zona nyaman Anda dan tetapkan gol untuk membantu Anda melacak pertumbuhan Anda. Anda dapat mendiskusikannya dengan partner rohani Anda!

Babe Didrikson tidak puas dengan beberapa kesuksesan saja. Dia mencoba dan menjadi mahir dalam olahraga basket, lari, lempar lembing, halang rintang, lompat tinggi, dan golf.

.

Sama seperti itu, kita tidak terbatas pada satu karunia atau talenta saja. Tuhan sangat hebat dalam “melipatgandakan talenta kita.” Dia bersukacita saat mengubah kelemahan-kelemahan kita menjadi kekuatan.

Saat kita mencurahkan usaha kita untuk hidup bagi-Nya, Dia dapat menambahkan talenta-talenta yang telah kita miliki. Dengan kekuatan Tuhan, seorang pemalu dapat menjadi orang yang menginspirasi orang lain. Seorang yang ceroboh dan tidak disiplin dapat bertransformasi menjadi teladan yang dapat diandalkan.

Tantangannya bukanlah untuk merasa nyaman di posisi kita, tetapi untuk menyangkal diri dan bertumbuh. Kembangkanlah terus talenta-talenta Anda. Belajarlah dari orang-orang yang telah mengembangkan talenta mereka dan pakailah talenta Anda untuk memuliakan Tuhan (Lukas 6:40)!

Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.

1 Petrus 4:10

*Tulisan ini disadur dari Bab Menggunakan Seluruh Talentamu dari buku The Heart of the Champion, diterbitkan oleh Berean Publication House.

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait: Menjadi Kreatif: Dari dan Untuk Tuhan

Video inspirasi: