Written by Gery 1:39 pm Devotionals, Biblical Talk, Character, Lifestyle, Self Development

Sibuk Vs. Produktif: yang Manakah Kita?

produktif-gereja-gkdi cover

Gereja gkdi lagu

Di dunia saat ini, produktif seolah menjadi tuntutan. Dengan semakin kita terhubung – 24 jam 7 hari seminggu kalau perlu – dan macam-macam teknologi, rasanya tekanan untuk selalu produktif semakin besar. Kita ingin terus menghasilkan, kita ingin terus ada kemajuan (progress). Sibuk seakan-akan menjadi suatu keharusan. Makin banyak yang kita kerjakan, seolah menjadi suatu prestasi atau achievement untuk kita.

Menjamurnya hustle culture, budaya yang mengukur pencapaian dari lamanya jam kerja, motivasi untuk bekerja 80 jam sehari, seolah mengarahkan kita untuk lama dan banyak bekerja. Tapi, apakah gaya hidup yang seperti ini baik untuk kita adopsi sebagai seorang Kristen?

Sibuk Vs. Produktif: Apa Bedanya?

produktif-gereja-gkdi 1

Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Efesus 5:15-16

Be very careful, then, how you live—not as unwise but as wise, making the most of every opportunity, because the days are evil. Ephesians 5:15‭-‬16 NIV

Paulus mengingatkan kepada jemaat Efesus untuk hidup dengan bijaksana dan menggunakan setiap kesempatan yang ada dengan maksimal (making the most of every opportunity). Yang artinya, kita perlu produktif dalam menggunakkan waktu

Menjadi sibuk tak menjamin kita akan produktif. Cara membedakannya sangat mudah. Sibuk dan produktif dapat sangat mudah dilihat dari hasilnya, atau sedikitnya progress-nya. Hasil yang akan berbicara. Orang yang kelihatannya bergerak terus, tapi tidak ada hasil, adalah orang yang sibuk. Sedangkan orang yang produktif, dia kemungkinan besar juga sibuk, tetapi ada hasilnya. Ada hasil yang dapat diukur. Dia maju dalam kariernya.

Ilustrasi sederhana ini mungkin akan membantu. Orang sibuk ibarat lari di tempat. Kelihatannya bergerak, berkeringat juga. Tetapi dia tetap di tempat yang sama. Sedangkan orang yang produktif, seperti orang yang berlari. Mereka bergerak, berkeringat, tapi tidak berakhir di tempat yang sama. Ia mencapai tujuannya, tidak lagi berada di titik dia memulai.

Mengapa Orang Bisa Tidak Produktif?

produktif-gereja-gkdi 2

Orang sibuk biasanya memiliki fokus yang keliru. Yang penting kerja, selalu terhubung, bahkan pulang ke rumah masih bekerja. Mereka tidak mampu membedakan mana tugas yang penting dan mana yang kurang penting. Apapun tugasnya, mereka selalu siap laksanakan. Pada akhirnya, orang seperti ini malah kelelahan, terbebani, dan tidak produktif dalam bekerja.

Sebaliknya, produktif yang sesungguhnya berarti menempatkan fokus yang tepat. Orang produktif tahu mana yang penting dan berfokus di situ. Ia mampu mengalokasikan waktu dengan tepat dan mengalokasikan tugas-tugasnya secara efektif di dalam rentang waktu tersebut. Hasilnya, kemajuan dan hasil mudah dipantau. Energi dan waktu tidak terbuang percuma.

“If you give yourself 30 days to clean your home, it will take 30 days. But if you give yourself 3 hours, it will take 3 hours. The same applies to your goals, ambitions, and plans.”  Elon Musk

“Jika kamu memberikan 30 hari untuk membersihkan rumahmu, itu akan memakan waktu 30 hari. Tetapi jika kamu memberikan dirimu waktu 3 jam, hal itu akan memakan waktu selama 3 jam. Hal yang sama berlaku untuk gol, ambisi, dan rencana Anda” Elon Musk

Belajar Fokus dan Prioritas dari Maria dan Marta

produktif-gereja-gkdi 3

Pelajaran tentang fokus dan prioritas dapat kita temukan di kisah Maria dan Marta. Kisahnya terdapat di Lukas 10:38-42. 

Pada saat itu Yesus tengah berada di sebuah kampung, dan mengunjungi sepasang kakak – adik, Maria dan Marta. Maria duduk dan mendengarkan Yesus mengajar, sedangkan Marta sibuk sekali melayani. Marta yang begitu kerepotan meminta Yesus agar Maria membantunya. Tetapi, apa jawab Yesus?

Tetapi Tuhan menjawabnya: ”Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya” (ay. 41-42).

Apa yang dapat kita pelajari? Marta, yang begitu sibuk dengan pekerjaannya, lupa berfokus kepada Yesus. Sebaliknya, Maria memilih fokus dan mendengarkan Yesus mengajar, sehingga mendapatkan “bagian yang terbaik”, yakni pengajaran Yesus sendiri.

Di dalam poin sebelumnya kita telah membahas dari Efesus 5:15-16. Hal yang terpenting tertulis dalam ayat yang ke 17, “Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.” Dalam ayat ini tersirat, “Jangan buang waktu untuk hal-hal yang tidak penting. Tapi lakukan yang paling penting, yaitu mengerti kehendak Tuhan.”

Maria produktif menggunakan waktunya dengan duduk mendengarkan Yesus. Maria juga punya prioritas yang benar. Mungkin Maria tahu bahwa Yesus tidak akan lama lagi di bumi, sehingga ia memberikan segenap waktu dan tenaga untuk mendengarkan Yesus. Andaikan, kita tahu, bahwa umur kita di bumi, tinggal 1-2 tahun lagi, apa yang Anda lakukan? Tentu Anda tidak akan buang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak penting, kan?

Apa Fokus dan Prioritas Anda sebagai Seorang Kristen?

produktif-gereja-gkdi 4

Mengacu pada kisah Maria dan Martha, inilah pelajaran untuk kita: fokus dan prioritas yang tepat itu penting. Sebagai orang Kristen, fokus dan prioritas kita haruslah kepada Tuhan. Itu harus menjadi satu hal yang tidak bisa ditawar dan dinegosiasikan lagi. Pertanyaannya, apakah fokus dan prioritas kita adalah Tuhan? 

Jika ya, apakah Anda mengambil waktu untuk membaca firman-Nya setiap hari dan berdoa, sama seperti Maria yang fokus untuk mendengarkan Tuhan? Jika untuk hal ini, Anda tidak punya waktu, mungkin sebenarnya Tuhan bukan menjadi fokus dan prioritas Anda. 

Setelah itu, barulah kita sortir. Kita fokuskan dan prioritasakan kepada hal yang benar-benar penting. Apakah kita hari ini memiliki fokus dan prioritas, sehingga kita bisa melakukan hal-hal yang benar-benar penting?

 “People make time for what matters to them.” Emily Giffin 

“Orang akan punya waktu terhadap hal-hal yang penting untuk mereka” Emily Giffin

Nobody is too busy, it’s just a matter of priorities.

Tidak ada orang yang terlalu sibuk, itu hanya tentang apa yang diprioritaskan.

Menjadi Produktif: Punya Fokus dan Prioritas yang Benar

produktif-gereja-gkdi 5

Sibuk tidak sama dengan produktif. Jika kita hanya sibuk, tetapi tidak menghasilkan apa-apa dan masih di tempat yang sama, itu artinya kita hanya sibuk, tetapi tidak produktif. Fokus dan juga prioritas adalah kunci produktivitas yang sejati. Lama bekerja dan banyaknya tugas bukan ukuran yang tepat. Dengan fokus, kita dapat memberi yang terbaik.

Melakukan pekerjaan dengan tepat, efektif dan efisien, tentu jauh lebih baik daripada mengerjakan banyak tanpa hasil yang berarti. Kalau sudah begini, pekerjaan juga akan terasa lebih menyenangkan, bukan?

Dan sebagai seorang Kristen, ingat, kita perlu punya prioritas yang benar. Di atas segala pekerjaan, kesibukan, kegiatan gereja kita, Tuhan mau kita memberikan waktu kepada Tuhan. Saat teduh, doa, membangun hubungan dengan Tuhan, hidup sesuai kehendak-Nya adalah hal yang harus menjadi prioritas kita yang tidak dapat dinegosiasikan. 

Mari kita menjadi orang yang produktif, efektif, efisien, bukan hanya sibuk. Semangat!

Referensi:
www.epicquotes.com/nobody-is-too-busy-it-is-a-matter-of-priorities/
www.interestingengineering.com/musk-change-the-world-by-80-hour-work-week
www.quotefancy.com/quote/2064427/Emily-Giffin-People-make-time-for-what-matters-to-them
www.quotesaga.com/quote/6042

– 

Related Articles:

Gereja GKDI terdapat di 37 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp

(Visited 370 times, 1 visits today)

Last modified: May 30

Close