Uang Bukanlah Segalanya

“Uang bukanlah segalanya.” Kita sering mendengar kalimat ini. Namun seberapa sering kita melihat seseorang benar-benar menjalankan kalimat ini? Demi mendapatkan uang, kebanyakan orang rela menghalalkan segala cara, meskipun cara tersebut salah dan bertentangan dengan Firman Tuhan.

Tua Romulus Manalu adalah saudara kita yang baru mengambil keputusan menjadi murid Yesus pada Bulan November 2015 yang lalu. Sebelum mempelajari Firman Tuhan, Tua (panggilan saudara kita ini), biasa mendapat bagian (uang) dari teman kerjanya. Tua tahu bahwa uang tersebut diperoleh dengan cara yang tidak jujur dari perusahaan tempat mereka bekerja. Hampir setiap hari Tua mendapat bagian uang tersebut.

Setelah mempelajari Firman Tuhan, Tua mengerti bahwa hal tersebut adalah dosa yang akan merusak hubungannya dengan Tuhan karena itu bertentangan dengan FirmanNya. Dalam Imamat 19:11 Allah berkata bahwa janganlah kita mencuri. Jika ia mengambil bagian uang, ia akan melanggar Firman dan hal itu akan mendukakan hati Tuhan. Tua harus menahan godaan teman-teman kerjanya yang terus menawarkan bagian uang kepadanya.

Tuhan luar biasa, saudara kita ini akhirnya bisa menolak tawaran teman-temannya tersebut! Ketika teman-temannya bertanya mengapa dia tiba-tiba tidak mau menerima bagiannya, Tua menjawab bahwa dia sedang belajar Firman Tuhan dan mau memulai hidup benar. Tua mencoba untuk menahan godaan dan terus berusaha untuk menjalankan Firman.

Tantangan berikutnya yang Tua hadapi adalah tawaran mutasi kerja. Tua ditawarkan perusahaan tempatnya bekerja untuk mutasi ke kota lain dengan gaji yang lebih besar. Tua menolak tawaran tersebut karena dia tahu itu akan mempengaruhi kehidupan rohani yang sedang dia bangun. Tua lebih takut kehilangan jemaat yang bisa membantu pertumbuhan kerohaniannya dari pada kehilangan pekerjaannya. Bagi kebanyakan orang tentu saja keputusan tersebut sangat disesalkan, tapi tidak untuk saudara kita Tua Romulus. Ketika atasannya bertanya mengapa dia tidak menerima tawaran tersebut dia menjawab “saya menemukan komunitas yang telah menolong saya dekat dengan Tuhan dan tidak mau kehilangan mereka.”

Ketika kita melakukan bagian kita, Tuhan akan melakukan bagiannya. Tua memutuskan untuk memikul salb dan terus mengikuti Kristus. Tuhan melihat usaha hambanya dan Tuhan berkerja. Akhirnya saudara kita ini bisa tetap bekerja di perusahaan tersebut meski menolak untuk dimutasi.

Tidak sedikit tantangan yang Tua dapatkan dari teman sekerja dan kantornya. Walaupun lebih kekurangan dari biasanya, Tua sadar bahwa uang memang dibutuhkan, tetapi uang bukanlah segalanya.

Kemuliaan hanya untuk Tuhan!

Salam dari Jemaat Sorong!