Rahasia Hidup Penuh di dalam Tuhan bagi Wanita Lajang

gkdi laguBanyak wanita percaya bahwa ketika mereka sudah mendapatkan pasangan hidup, menikah, dan punya anak, hidup mereka akan penuh. Mereka telah menjadi wanita yang seutuhnya. Lalu, saat mencapai usia 30-an tetapi belum juga menikah, mereka mulai panik, ketakutan, khawatir, dan menjadi rendah diri. Keluarga, sanak-saudara, kenalan, dan teman-teman mulai mempertanyakan status mereka. Mereka dicap perawan tua, tidak laku, bahkan perempuan sisa (leftover women).  

Keadaan ini tentu menjadi tekanan berat bagi para wanita yang belum berkeluarga di usia yang cukup dewasa. Tak sedikit yang akhirnya bertekad untuk menemukan pasangan hidup demi “meningkatkan” status mereka. Agar mereka dianggap normal. Agar orang tua mereka tidak kehilangan muka. Agar hidup mereka sempurna, sehingga mereka bahagia dan terlepas dari tekanan-tekanan sosial.

Namun, benarkah hidup seorang wanita baru bisa dikatakan penuh ketika mereka sudah menikah? Apa kata firman Tuhan mengenai hal ini?

Penuh Menurut Ajaran Tuhan

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. – Filipi 4:11 

Akitab mengajarkan kita sebagai orang-orang yang percaya untuk belajar penuh dalam segala keadaan. Dengan kata lain, Tuhan tidak pernah mengatakan bahwa wanita baru akan penuh di dalam hidupnya ketika menikah dan punya anak.  

Jadi, apa makna “penuh” menurut firman Tuhan? Penuh di sini adalah perasaan aman dan damai bersama Tuhan, karena Anda mengerti Dialah yang memegang kendali atas segala hal yang terjadi dalam hidup Anda. 

Jika pada akhirnya Anda mendapat pasangan hidup, Anda bisa mensyukurinya dengan menikmati kehidupan rumah tangga Anda. Namun, kalaupun Anda harus menjadi single selamanya, Anda tidak akan cemas. Anda tidak merasa ada yang kurang atau tak sempurna dalam hidup Anda, karena Anda menikmati hidup dalam naungan tangan Tuhan yang penuh kasih sayang

Justru, dalam masa lajang, Anda bisa fokus melayani Tuhan, dan bukan hanya memusatkan diri pada hal-hal lain, seperti pasangan, karier, uang, dan lain-lain. Tuhan sudah cukup bagi Anda; Dia membuat Anda penuh dan tak berkekurangan.

Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. – 1 Timotius 6:6

Persepsi Keliru tentang Kepenuhan

Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. – Filipi 4:12-13 

Ada orang yang merasa penuh ketika mereka sukses, kaya raya, terkenal, dan memiliki semua yang mereka inginkan. Namun, sejatinya manusia tidak akan pernah merasa puas. Anda yang lajang ingin menikah, sementara orang yang sudah menikah berharap mereka masih lajang. Anda ingin kaya; orang kaya ingin lebih kaya lagi. Anda ingin sukses, dan orang yang sukses ingin bahagia.

Faktanya, mengejar kepuasaan dan kepenuhan di dalam dunia akan selalu membuat Anda merasa kekurangan. Akibatnya, Anda tidak pernah merasa puas sekalipun Anda sudah memperoleh apa yang Anda impikan. Jika demikian, pola pikir apa yang seharusnya kita miliki sebagai orang beriman?

Paulus mengatakan bahwa ketika dia kenyang atau berkelimpahan, dia akan belajar menyesuaikan diri untuk hidup dalam kelimpahan. Demikian sebaliknya, ketika dia berkekurangan, dia tidak akan mengeluh atau khawatir berlebihan. Paulus belajar untuk tetap merasa penuh di dalam kekurangan, yaitu dengan tunduk dan memercayakan hidupnya di dalam tangan Tuhan yang Mahakuasa.

Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. – 2 Korintus 9:8 

Rahasia Hidup Penuh di dalam Tuhan

1. Bersukacitalah

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! – Filipi 4:4 

Yang pertama, Anda harus bersukacita. Ya, bersukacitalah dalam segala keadaaan, entah itu baik atau buruk, susah maupun senang. Baik impian Anda tercapai ataupun tak tercapai. Entah Anda punya pasangan maupun tak punya pasangan. Karena Tuhanlah pemilik hidup Anda, Dia akan memberi Anda sukacita yang berlimpah-limpah, sementara Anda menunggu kehendak-Nya terjadi dalam hidup Anda.

2. Jangan Khawatir

penuh - gkdi 3Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga…. – Filipi 4:6a

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. – Yohanes 14:27

Meskipun hidup terasa berat, impian Anda jauh dari kenyataan, jangan khawatir. Firman Tuhan berkata agar kita tidak khawatir tentang apa pun juga, baik itu tentang pasangan hidup, karier, atau masa depan kita. Hendaknya kita belajar merasakan damai sejahtera Allah karena kita yakin bahwa Dia senantiasa memelihara dan menjaga kita. 

3. Sampaikan Keinginan Anda kepada Tuhan

Tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. – FIlipi 4:6b 

Tentu tak ada salahnya jika Anda ingin punya pasangan hidup, ingin sukses, ingin berhasil dalam karier atau studi. Yang penting, hal-hal tersebut tidak menjadi fokus atau prioritas hidup Anda. Ketika Anda menyampaikan keinginan Anda kepada Tuhan, biarkan kehendak-Nya yang terjadi. Putuskan untuk tidak bergantung pada jawaban doa dari Tuhan, tetapi percayalah bahwa Dia mengerti diri Anda, hasrat Anda, dan semua keinginan serta kerinduan Anda. 

TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. – Yesaya 58:11 

4. Bersyukur Selalu

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. – Mazmur 139:14

Tetaplah bersyukur bagaimana pun keadaan Anda saat ini. Tak perlu membandingkan diri dengan orang lain yang lebih sukses. Yang berprestasi. Yang lebih kaya. Yang sudah punya istri / suami dan anak. Percayalah kepada Tuhan; dalam keadaan sulit pun, Dia sanggup memenuhi janji-Nya dan menyatakan rencana-Nya yang sempurna bagi hidup Anda. 

Jangan hanya berfokus pada apa yang tidak Anda miliki, tetapi syukuri apa yang telah Anda dapatkan. Hitunglah berkat Tuhan setiap hari dalam hidup Anda, dan bersyukurlah karena nama Anda terdaftar di dalam buku kehidupan!

Yang terakhir, Anda tidak akan merasa penuh jika Anda jauh dari Tuhan. Karena itu, mendekatlah kepada-Nya. Kenallah Tuhan lebih dalam melalui firman-Nya, dan selidiki rancangan-Nya untuk hidup Anda. Bergabunglah dengan komunitas yang membantu Anda bertumbuh secara rohani. God bless you!

Gereja GKDI terdapat di 35 kota di Indonesia. Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), Diskusi Alkitab, membutuhkan bantuan konseling, ingin mengikuti ibadah minggu atau kegiatan gereja lainnya, silahkan mengisi form di bawah ini.

[wpforms id=”11767″]

Jika Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lainnya, silahkan menghubungi kami melalui WhatsApp 0821 2285 8686 berikut.

Nikmati playlist lagu rohani kami di link berikut: http://bit.ly/gkdi-music

Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:

Website: https://gkdi.org
Facebook: https://www.facebook.com/GKDIOfficial/
Instagram: https://www.instagram.com/gkdiofficial/
Blog: https://gkdi.org/blog/
Youtube: https://bit.ly/yt-gkdi
Whatsapp: https://bit.ly/gkdi-wa

Video Musik: