Written by gery 7:11 am Biblical Talk, Devotionals, Lifestyle, Spiritual Life

Puasa Kristen: Ini 3 Manfaat Puasa, yang Mungkin Belum Anda Sadari

puasa kristen - gereja gkdi - cover

Puasa Kristen, seperti apa sih?

Berbeda dengan ajaran agama lain, puasa dalam iman Kristen memang tidak wajib. Tidak ada satu pun ayat Alkitab yang mengharuskan kita berpuasa. 

Akan tetapi, banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dalam berpuasa. Banyak contohnya di dalam Alkitab, seperti Daniel (Daniel 9:3), Ester (Ester 4:15-16), dan juga Yesus sendiri (Matius 4:1-2). 

Jadi, mengapa kita berpuasa? Berpuasa seperti apa yang baik di hadapan Allah?

Puasa Kristen, Mencari Wajah Allah

puasa kristen - gereja gkdi - 1

Puasa Kristen adalah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperdalam iman kita. Dengan berpuasa, kita dapat mengendalikan nafsu dan keinginan duniawi, sehingga kita dapat lebih fokus pada hal-hal yang bersifat rohani. 

Ada beberapa tujuan dalam puasa Kristen:

1. Mencari Kehendak Tuhan 

Puasa adalah cara kita mencari apa yang Tuhan mau. Baik di dalam hidup sehari-hari, dalam hidup bergereja, atau dalam menentukan keputusan penting.

Dalam Kisah Para Rasul 13:2-3, rasul-rasul memilih siapa yang akan diutus. Mereka “beribadah dan berpuasa” dan sesudah itu, Paulus dan Barnabas pun terpilih.

Dari sini kita tahu, bahwa berpuasa adalah cara kita mencari kehendak Tuhan.

2. Mendekatkan Diri kepada Tuhan

Tak jarang kita sulit untuk dekat dengan Tuhan. Banyak sekali hal yang mencuri perhatian kita, apalagi dengan waktu perhatian kita yang makin tipis. 

Itulah satu lagi alasan kita berpuasa. Terutama, jika kita merasa harus kembali kepada-Nya. Seperti tertulis di Yoel 2:12, “berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.”

3. Meminta Sesuatu yang Spesifik

Puasa Kristen juga dapat dilakukan untuk meminta sesuatu kepada Allah (sesuai kehendak-Nya). Seperti misalnya, mencari pertolongan, hikmat, atau kekuatan.

Dalam Ezra 8:21-23, Ezra dan orang-orang Israel bersiap untuk pulang ke tanah terjanji. Di tepi sungai Ahawa, dikatakan “aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami.”

Oleh karena itu, sudah jelas bahwa puasa itu dimaksudkan untuk menundukkan diri kepada Allah. Bukan untuk memerintah Tuhan, dengan harapan bahwa Tuhan akan memberi apa yang kita inginkan.

Hasil akhir dari puasa itu adalah kita sendiri. Semakin dekat dengan Tuhan, semakin mencari diri-Nya.

Jenis-Jenis Puasa dalam Alkitab

Dalam Alkitab, terdapat beberapa jenis puasa Kristen. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Puasa Penuh: Ini adalah jenis puasa di mana seseorang tidak makan atau minum sama sekali untuk jangka waktu tertentu. Contohnya adalah puasa yang dilakukan oleh Musa di Gunung Sinai selama 40 hari dan 40 malam (Keluaran 34:28).

Puasa Sebagian: Jenis puasa ini hanya abstain dari jenis makanan tertentu. Daniel melakukan puasa jenis ini dengan hanya makan sayuran dan minum air selama 10 hari (Daniel 1:12).

Puasa Regular: Ini adalah puasa yang dilakukan secara rutin. Orang-orang Farisi dalam Perjanjian Baru sering berpuasa dua kali seminggu (Lukas 18:12).

Puasa dalam Keadaan Khusus: Puasa ini dilakukan dalam situasi yang sangat khusus atau darurat. Ester meminta semua orang Yahudi di Susa untuk berpuasa selama tiga hari tanpa makan atau minum sebelum dia menghadap raja (Ester 4:16).

Manakah yang baik untuk kita? Tergantung kesanggupan masing-masing. Kembali lagi, semua tergantung hati kita.

Apapun caranya, yang penting menuntun kita untuk tunduk dan berserah kepada Allah.

Bagaimana Kita Berpuasa?

puasa kristen - gereja gkdi - 2

Puasa Kristen adalah cara kita untuk fokus dan berserah kepada Tuhan. Oleh karena itu, caranya pun harus sesuai firman Tuhan juga. 

Syarat pertama tentulah kita berpuasa di dalam kebenaran. Hati kita, motivasi kita, dan perbuatan kita harus semakin tertuju kepada Tuhan.

Kata Yesus di Matius 6:17-18, “Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.”

Syarat kedua, berpuasalah sesuai keadaan tubuh kita. Tidak semua orang bisa menahan lapar dan haus (misalnya karena keadaan medis) dalam jangka waktu tertentu. Jika ingin berpantang makan atau minum, berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui kondisi tubuh.

Sekali lagi, puasa Kristen adalah soal mendekat dan berserah kepada Tuhan. Penting juga untuk menjalaninya dengan bijak, agar hasilnya pun tepat.

Puasa adalah Tentang Hati

Pada akhirnya, puasa Kristen adalah cara kita untuk fokus kepada Tuhan dan berserah kepada-Nya. Hasil akhirnya adalah hati kita. Apakah semakin dekat dengan Tuhan? Apakah semakin bisa berserah kepada-Nya?

Related articles:

Gereja GKDI terdapat di 37 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp

(Visited 78 times, 1 visits today)

Last modified: Jul 2

Close