3 Pesan Natal untuk Kita

Gereja gkdi lagu

Di dalam setiap kejadian atau momen tertentu, pasti ada pesan dan pelajaran yang kita bisa ambil. Setuju? Begitu pula dengan satu kejadian penting yang kita rayakan setiap tahunnya, yaitu Natal. Ini adalah momen besar bagi orang Kristiani di seluruh dunia. Gereja-gereja sibuk mempersiapkan acara Natal. Tempat perbelanjaan mulai diisi dengan ornamen Natal. Sepertinya Natal seperti sebuah musim yang indah di akhir tahun. 

Namun, apakah sebenarnya kejadian di balik Natal itu? Ya, tentu saja, Natal adalah hari kelahiran Tuhan Yesus, Juruselamat kita. Menurut Anda, apa pesan dari kelahiran Tuhan Yesus itu?Apa sih yang pesan yang ingin Tuhan sampaikan kepada kita, melalui Natal? 

1. Setiap Kita Berdosa, Ada Harga yang Harus Dibayar

pesan-gereja-gkdi 1

Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Roma 6:23

Sekilas, ketika kita membaca ayat ini, mungkin kita merasa, seperti ayat ini kurang pas untuk dibahas di hari Natal. Sepertinya ayat ini lebih pas dibicarakan pada saat Paskah. Natal harusnya diisi dengan segala hal yang penuh sukacita dan euforia, bukan hal-hal yang membahas dosa atau maut seperti ini. Benarkah begitu?

Ketika saya masih berada di bangku SMA, saya ikut sebuah perayaan Natal dengan tema, “Black Christmas.” Tema itu begitu menarik, sehingga membuat saya bertanya-tanya, “Kenapa disebut Black Christmas?” Saya lebih familiar dengan kata “White Christmas”, seperti salah satu sebuah lagu Natal. 

Setelah mendengarkan khotbahnya, akhirnya saya mengerti. Pendeta tersebut menjelaskan, bahwa hari ini Natal tidak berarti jika Yesus tidak pernah mati di kayu salib. Apakah kita masih merayakan Natal, jika Yesus tidak mati untuk manusia? Mungkin kelahiran-Nya, akan tidak jauh berbeda dengan kelahiran manusia-manusia lainnya. Tidak ada sesuatu yang istimewa

Alasan Kelahiran Yesus

pesan-gereja-gkdi 2

Jadi, alasan mengapa Yesus lahir di dunia adalah untuk mati, menggantikan dosa kita. Mengapa? Karena upah dosa adalah maut. Maut adalah harga yang kita harus bayar setiap kali kita berdosa. Namun, Tuhan yang penuh kasih karunia itu, Anak Manusia yang tidak berdosa itu, menggantikan peran kita dengan mati di atas kayu salib

Natal, kelahiran Yesus yang kita rayakan itu adalah akibat dosa yang kita lakukan. Jika ada orang yang mau menggantikan hukuman akibat dosa kita, bagaimana hidup kita? Masihkah kita akan terus bermain-main dengan dosa? Apakah kita akan melupakan kebaikan yang orang tersebut kepada kita? Hari ini, setiap dosa yang kita buat, masih tetap ada harganya dan konsekuensinya. Kita bisa kehilangan keselamatan yang sudah kita dapatkan. 

Natal memberikan kita sebuah pesan yang sangat berharga, yaitu, Bapa telah memberikan Sesuatu yang sangat berharga, yang tidak bisa dibayar oleh apapun, yaitu Yesus. Dia adalah Raja, yang empunya langit dan seluruh alam semesta, merendahkan diri menjadi manusia, bahkan mati untuk ciptaan-Nya. Ini adalah bukti bahwa Bapa telah memberikan yang terbaik. 

Lalu, bagaimana seharusnya kita hidup? Mari kita juga berikan hidup kita untuk Tuhan. Itulah persembahan yang terbaik dan yang Tuhan inginkan dari kita. 

Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Roma 12:1

2. Kita Sangat Berharga dan Tuhan Sangat Mengasihi Kita

pesan-gereja-gkdi 3

Misalnya, orang yang sangat kita kasihi, dijatuhi hukuman mati. Apakah kita mau mati bagi dia? Kalau kita dihadapkan dengan situasi tersebut, tentu itu adalah pilihan yang sangat sulit. Kita mengasihi orang tersebut, tetapi tentunya kita juga mengasihi diri kita sendiri. 

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal Yohanes 3:16

Tentu ayat ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Tuhan sangat mengasihi kita. Bahkan, Bapa sampai merelakan Yesus untuk datang ke dunia untuk mati, agar kita memiliki hidup yang kekal. 

Apakah akhir-akhir ini, Anda merasa bahwa Tuhan itu seperti tidak ada? Apakah Anda merasa tidak dikasihi Tuhan karena segala permasalahan yang sedang Anda hadapi? Ingatlah, Tuhan sangat mengasihi Anda, bahkan sudah sejak beribu-ribu tahun yang lalu.

Natal memberikan satu penegasan dan pesan yang sangat jelas, yaitu kita sangat berharga di mata-Nya. Dan Dia  mengasihi kita. Lalu, bagaimana seharusnya kita hidup? Sudah seharusnyalah kita hidup mengasihi Tuhan dan sesama dengan kasih Kristus. 

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Matius 22:37-39

3. Menunjukkan Bahwa Kita Bisa Hidup kudus dan Taat

pesan-gereja-gkdi 4

Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Ibrani 4:15

Yesus adalah 100% Tuhan. Namun, Dia juga 100% manusia. Di dalam ayat tersebut dikatakan bahwa Ia adalah Tuhan yang dapat merasakan apapun yang kita rasakan. Yesus pernah sedih, pernah menangis, pernah tidak diakui, pernah marah, pernah takut, dan lain-lain. Dia pernah merasakan apa yang kita rasakan sebagai manusia. Dia juga pernah mengalami pencobaan, tetapi Ia tidak berbuat dosa. Ia menang dari dosa. 

Yesus memberikan teladan dan keyakinan, bahwa kita bisa hidup kudus dan benar. Natal memberikan kita sebuah pesan, bahwa kita pun dapat hidup kudus, benar, taat, dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Bukan karena kehebatan kita, tetapi karena Tuhan sendiri yang memampukan kita. 

Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah? 1 Yohanes 5:4-5

Hari kelahiran Tuhan Yesus, atau Natal adalah sebuah momen yang penuh dengan pesan yang dalam. Natal bukan sekedar momen hura-hura. Ada satu sosok yang perlu kita berikan perhatian penuh, yaitu Tuhan Yesus.

Natal ada karena Yesus menggantikan kita membayar harga dari dosa-dosa kita Ia tahu bahwa kita tidak mampu menyelamatkan diri kita sendiri. Ini juga sebuah bukti bahwa Tuhan sangat mengasihi kita. Teladan hidupnya memberikan kita rasa percaya diri, bahwa kita bisa hidup kudus, taat, benar, dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Mari kita menjadi pribadi yang baru di hari yang spesial ini. Mari kita berikan yang terbaik kepada Tuhan, sang Juruselamat kita.

 

To God be the glory. 

 

– 

Related Articles:

 

Gereja GKDI terdapat di 35 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok:https://link.gkdi.org/tiktok