Gaya Pacaran yang Penuh Berkat

Pacaran adalah sebuah fase penting dalam sebuah hubungan, di mana Anda dapat mengenal pasangan lebih dalam ketimbang saat berteman atau bersahabat. Anda yang serius ingin berumah tangga tentu akan membangun hubungan Pacaran yang juga serius. Anda takkan menyia-nyiakan waktu menjalaninya dengan orang yang tidak Anda inginkan sebagai pasangan hidup. Fase Pacaran memberi Anda kesempatan untuk memahami kekuatan dan kelemahan pasangan, sebelum kalian memutuskan menikah.

Namun, tidak ada hukum yang mengatur bagaimana seharusnya orang Kristen berPacaran. Alhasil kita sering mencontoh gaya Pacaran dunia yang cenderung tidak sehat dan membawa lebih banyak risiko negatif dalam perjalanan menuju ikatan pernikahan.

Jadi, seperti apakah gaya Pacaran yang diberkati Tuhan?

3 Prinsip BerPacaran Menurut Alkitab

pacaran - gkdi 1

Ada banyak prinsip di dalam Alkitab yang dapat diterapkan dalam relasi Pacaran orang Kristen. Berikut gaya Pacaran yang sehat agar hubungan Anda selalu diberkati Allah, dan niscaya, langgeng hingga ke jenjang pernikahan.

1. Berlakulah sesuai waktunya

pacaran - gkdi 2

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.” – Pengkhotbah 3:1

Sering kali kita tak sadar atau terlena dengan perasaan cinta yang menggebu-gebu sehingga tidak menempatkan diri di posisi hubungan yang semestinya. Misalnya, masih sebatas Pacaran tapi sudah berperilaku layaknya pasangan suami-istri. Akibatnya, kita jatuh dalam dosa dan terpisah dari Tuhan.

Karena itu, pertama-tama Anda perlu menyadari di tahap manakah hubungan Anda saat ini. Apakah sebagai teman, sahabat, pacar, atau sudah menjadi suami-istri? Semua fase memiliki batasannya masing-masing. Jika pacar, berlakulah seperti pacar. Hormatilah kemurnian pasangan Anda dan jauhilah godaan yang akan membuat Anda terjerumus ke dalam dosa.

2. Bersikaplah apa adanya

pacaran - gkdi 3

“Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.” – Matius 5:37

Apakah Anda selalu ingin terlihat rohani di mata pacar Anda? Ingin tampak kuat, tidak ada kelemahan atau pergumulan? Jika ya, berhentilah melakukannya. Mulai sekarang, belajarlah bersikap apa adanya di depan pasangan Anda. Jangan takut dia akan menjadi tidak suka atau meninggalkan Anda karena Anda bukan manusia sempurna.

Ada dua keuntungan yang Anda peroleh dari bersikap apa adanya.

Pertama, Anda tidak membiarkan iblis hidup dalam diri Anda. Tidak ada kesempatan baginya untuk memanipulasi Anda dengan iming-iming agar reputasi Anda tetap terjaga baik (jaim). Bahwa dengan menyembunyikan pergumulan, Anda akan terlihat sempurna atau rohani. Ini sama halnya dengan kebohongan atau kelicikan. Ingat, satu kebohongan akan menyeret Anda pada kebohongan lain.

Kedua, Anda semakin mengenal karakter pacar Anda. Dengan bersikap apa adanya, Anda justru bisa melihat responnya saat mengetahui ketidaksempurnaan Anda. Tentunya kita semua ingin punya pasangan yang setia membantu kita dalam mengatasi kelemahan atau kekurangan, bukan?

3. Libatkan pembimbing rohani Anda

pacaran - gkdi 4

“Jikalau tidak ada pimpinan, jatuhlah bangsa, tetapi jikalau penasihat banyak, keselamatan ada.” – Amsal 11:14

Terakhir, selalu libatkan pembimbing rohani dalam hubungan Pacaran Anda. Ceritakan perkembangan kalian. Minta nasehatnya untuk segala sesuatu yang terjadi dalam relasi. Peran serta pembimbing rohani penting untuk menjaga hati Anda dan pasangan dari kompromi dengan dosa, memastikan kalian berada di jalur yang benar, yaitu keselamatan.

Jadi, sudah siapkah Anda menantikan hari bahagia bersama pasangan dan menikmati berkat-berkat Tuhan? Jangan lupa terapkan gaya Pacaran yang sehat mulai saat ini, ya.

Tuhan Yesus memberkati.

* Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:  Menemukan “Ribka-mu”

Video inspirasi: