Memperoleh Harta, Bagaimana Baiknya? – Gereja GKDI

Gereja gkdi lagu

Siapa yang tidak senang memiliki banyak harta? Rasanya, hampir setiap kita bermimpi punya uang berlimpah. Mau beli apa saja, ada uangnya. Mau jalan-jalan, bisa.

Memang, semua orang membutuhkan harta. Dengan begitu, orang bisa memenuhi kebutuhannya, dan hidupnya terjamin. Itu tercermin dari tabungan, deposito, saham, bahkan usaha. Pula, memiliki harta bisa menjadi simbol status.

Itulah mengapa, harta tidak ada habisnya dibahas dan dicari. Akan tetapi, cara pandang orang dalam memperolehnya pasti berbeda.

Sikap Manusia terhadap Harta

harta-gereja-gkdi 1

Ketika seseorang mengusahakan harta dan kekayaan, ada tiga sikap yang umum.

Yang pertama adalah ambisius dan gigih berusaha. Bagi golongan ini, harta adalah segala-galanya. Uang dan kekayaan merupakan tujuan dan motivasi utama dalam hidup. 

Biasanya, mereka adalah pekerja keras dan cerdik dalam berusaha. Mereka memiliki keterampilan untuk menghasilkan uang. Namun, bahayanya adalah mereka terlalu fokus mengejar uang dan melupakan hal-hal lainnya. Saking sibuknya dalam berusaha, mereka lupa akan kesehatan diri sendiri, keluarga, atau malah Tuhan.

Sikap kedua adalah  bersikap biasa. Tidak ambisius, tetapi tidak juga mau hidup kekurangan. Bekerja sebaik-baiknya, tanpa berambisi mendapatkan sebanyak-banyaknya. Bagi mereka, yang penting ialah tercukupinya segala kebutuhan hidup, dan ada sisa uang untuk ditabung. Kaya bukanlah tujuan utama dalam hidup mereka. 

Sikap ketiga adalah pasrah akan apa yang dimiliki. Bisa jadi mereka pernah berusaha sebaik-baiknya, tapi hasil tak kunjung tiba. Atau, mereka sudah pasrah menerima taraf hidupnya. Mereka beranggapan bahwa garis hidupnya sudah ditentukan oleh Tuhan. Kaya atau tidak adalah takdir di atas. Bahayanya, mereka akan bekerja ala kadarnya. 

Di sisi lain, pernahkah kita berpikir tentang pandangan Tuhan akan harta?

Pandangan Firman Tuhan dalam Memperoleh Harta

harta-gereja-gkdi 2

Tentu, Tuhan ingin kita semua bekerja. Namun, jika kita menggali firman Tuhan lebih lagi, kita akan tahu ada dua cara yang Tuhan inginkan dalam kita memperoleh harta.

1. Bekerja dengan Rajin

harta-gereja-gkdi 3

Kekayaan dan harta tak akan datang dengan sendirinya. Kecuali kita memperoleh warisan, atau kita adalah anak konglomerat besar. Oleh karena itu, kita perlu berusaha dan bekerja sebaik-baiknya. 

Amsal 12 : 27 : Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga. 

Amsal di atas mengatakan bahwa orang malas tidak akan mendapatkan hasil, sebaliknya orang yang rajin akan memperoleh hasil yang berharga. Rajin berarti kita bekerja dengan giat, disiplin, dan tidak menunda-nunda pekerjaan. Tidak menunda bukan hanya untuk segera mulai bekerja, tetapi juga untuk segera menyelesaikan pekerjaan. 

Sikap rajin sangat dibutuhkan dalam bekerja, baik bagi seorang karyawan atau pengusaha. Bagi pegawai, jika kita bekerja dengan rajin dan sungguh-sungguh, kesempatan promosi dan naik gaji pun meningkat.

Bagi pengusaha, rajin bekerja berarti siap menangkap peluang yang datang. Pula, memanfaatkan waktu untuk berinovasi dan berimprovisasi. Tujuannya supaya bisnis berkembang, sehingga omzet pun meningkat. 

Nah, apakah bekerja rajin saja sudah cukup? Belum. Tuhan juga menghendaki kita mencari harta dengan jujur.

2. Bekerja dengan Jujur

harta-gereja-gkdi 4

Memang tak dapat dipungkiri, uang dan kekayaan sangat menggiurkan untuk diraih. Apalagi, jika ada cara-cara mudah dan licik untuk melakukannya. Tetapi, apa nasihat Firman Tuhan mengenai hal tersebut?

Amsal 21 : 6 : Memperoleh harta benda dengan lidah dusta adalah kesia-siaan yang lenyap dari orang yang mencari maut. 

Mengejar kekayaan dengan licik bisa mendatangkan banyak keuntungan. Mudah sekali untuk untung dengan tipu-menipu. Akan tetapi, Seperti dikatakan ayat di atas, kekayaan yang diperoleh dengan lidah dusta (kebohongan) adalah kesia-siaan. Seperti misalnya mendapat kekayaan dari korupsi dan menipu, tentu tidak dikenan Tuhan. 

Sebaliknya, seperti dikatakan pada Amsal 12:2, Orang baik dikenan TUHAN, tetapi si penipu   dihukum-Nya. Menjaga hati kita tetap benar selagi mengumpulkan harta adalah kerinduan Tuhan untuk kita. Adakah kita masih menjaga hati kita, ketika kita sedang bekerja?

 

3. Muliakan Tuhan dengan Apa yang Dipercayakan kepada Kita

harta-gereja-gkdi 5

Kerja keras yang kita usahakan dapat membuat kita berpikir, kita berhak 100% akan hasilnya. Padahal, sebaliknya, harta yang kita miliki datang dari Tuhan. Tentulah Ia memiliki harapan dalam memberkati kita.

Nah, sebenarnya apa sih harapan Tuhan bagi kita setelah memperoleh harta ?

Amsal 3:9 Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu.

Harta yang kita terima dari Tuhan pantaslah kita gunakan kembali untuk kemuliaan Tuhan. Bagaimana caranya? Misalnya dengan memberi persembahan persepuluhan, sebagaimana tertulis di Maleakhi 3:6-12. Bisa juga dengan memberi persembahan mingguan. Semua ini untuk membantu pekerjaan Tuhan agar terlaksana.

Kita juga bisa memberikan donasi untuk orang-orang yang membutuhkan. Ulangan 15:11 berkata, Sebab orang-orang miskin tidak hentinya akan ada di dalam negeri itu; itulah sebabnya aku memberi perintah kepadamu, demikian: Haruslah engkau membuka tangan lebar-lebar bagi saudaramu, yang tertindas dan yang miskin di negerimu.” Orang miskin dan berkebutuhan akan terus ada. Itulah mengapa, penting bagi kita untuk membantu mereka.

Harta sebagai Hamba, bukan Tuan

harta-gereja-gkdi 6

Setiap orang bisa memandang harta dengan cara berbeda-beda. Namun, adakah cara pandang kita sudah sesuai firman Tuhan? Bagaimana sikap dan cara pandang kita?

Seperti dikatakan Francis Bacon, “harta adalah hamba yang baik, tetapi tuan yang kejam.” Itulah mengapa cara pandang yang tepat akan kekayaan dan uang itu penting. Dengan memahami firman Tuhan, barulah kita dapat memperlakukan harta sebagai hamba, bukan tuan.

 

– 

Related Articles:

Gereja GKDI terdapat di 35 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok:https://link.gkdi.org/tiktok