Melayani Tuhan Melalui Hidup yang Benar

Melayani Tuhan merupakan suatu kerinduan banyak orang, dengan satu tujuan untuk memberikan yang terbaik untuk Tuhan. Mungkin pada awalnya semua orang punya motivasi yang benar, melayani Tuhan untuk menyenangkan hati Tuhan dan jadi berkat buat jemaat. Seiring berjalan waktu, motivasi bisa berubah ketika kita mulai banyak dipercaya dalam berbagai kegiatan pelayanan. Apalagi didukung dengan talenta yang luar biasa, membuat kita banyak menerima pujian dan kepercayaan untuk terlibat dalam berbagai pelayanan.

Kisah seorang saudara yang bernama Lexto Napitupulu (32) bersama dengan istri, Rezelli Purba (25) menginspirasi kami khususnya di ministry married. Mereka dibaptis dan menjadi murid Yesus pada tanggal 21 Mei 2017 lalu.

Lexto Napitupulu melayani bagian musik di salah satu gereja di Siantar, dimana saudara laki-laki dari Lexto juga merupakan seorang pendeta di gereja tersebut. Lexto juga seorang pendiri sekolah music rohani di Siantar. Dia adalah seseorang yang multi-talent dan suka melayani bahkan sejak muda dia sudah aktif dalam pelayanan dan banyak diundang ke berbagai acara kerohanian.

Walaupun aktif di dunia pelayanan Lexto merasa ada ruang kosong dalam dirinya, dia merasa ada sesuatu yang tidak dia dapatkan. Dia merasa seperti kekeringan secara rohani. Ini menjadi satu pergumulan buat Lexto, hingga suatu waktu Lexto bertemu dengan seorang murid Yesus yang juga merupakan temannya. Singkat cerita temannya ini mulai memperkenalkan dia kepada jemaat, hingga akhirnya Lexto dan istri datang ibadah bersama.

Pada mulanya Lexto tidak langsung respon ketika diajak belajar Alkitab. Pada September 2016, Rezelli yang sudah mulai belajar alkitab banyak share kepada suaminya apa yang dia pelajari. Hal ini membuat Lexto melembutkan hatinya dan pada akhir Oktober 2016 Lexto memutuskan untuk belajar Alkitab.

Sewaktu belajar Alkitab, Lexto merasa kurang percaya dengan apa yang disampaikan. Dia merasa sudah tahu karena selama ini sudah banyak terlibat dalam pelayanan. Dia juga susah untuk meninggalkan kenyamanan yang selama ini sudah dia dapatkan.

Namun Tuhan bekerja dengan membukakan pikiran Lexto. Pelajaran tentang tujuan hidup sangat menusuknya. Dia merasa sekalipun dia sibuk dengan pelayanannya tetapi dia tidak tahu tujuannya. Tuhan menyadarkan bahwa bahwa ada kekosongan dalam Lexto, yang Lexto tidak dapat isi dengan dengan hidup pelayanannya. Lexto sadar bahwa ia berjalan tanpa tujuan, hampa dan tidak merasakan sukacita. Dia belajar tunduk pada setiap firman Tuhan yang disampaikan dan mulai belajar untuk rendah hati pada setiap masukan dari pengajarnya. Dia memutuskan untuk mengosongkan diri, melihat bahwa ini bukan tentang dirinya lagi tetapi membiarkan Firman Tuhan yang bekerja dalam hidupnya.

Lexto bertobat dan tanggl 21 Mei 2017 menjadi hari dimana ia dilahirkan kembali.  Setelah Lexto dibaptis, dia juga ikut membaptis Istrinya Rezelli.

[Lexto dan Rezelli] Melayani Tuhan melalui Hidup yang Benar
Lexto membaptis Rezelli
Setelah dibaptis ia berkata:

“Saya menyadari tanpa tujuan hidup yang jelas saya akan otomatis masuk neraka. Saya baru sadar ternyata selama ini saya belum mengetahui tujuan hidup saya sekalipun saya sudah hidup dalam pelayanan. Sekarang saya semakin mengerti dan bisa merasakan bahwa kasih Tuhan itu benar-benar sanggup mengubahkan hidup saya, jika saya menjalani hidup sesuai dengan kebenaran.”

Lexto dan istrinya Rezelli mengakui mereka hari ini lebih bersukacita dalam menjalani hidup mereka sebagai murid Yesus baik dalam pernikahan mereka, dalam pekerjaan dan keluarga. Mereka sangat bersyukur menjadi murid Yesus, karena bisa mempelajari firman secara benar.

Lexto sekarang banyak membantu jemaat. Dia merupakan seseorang yang gampang sekali untuk membantu sesama jemaat yang butuh pertolongan, dan dia juga banyak berkontribusi dalam song ministry terutama dalam pelayanan musik.

“Sekarang saya semakin mengerti dan bisa merasakan bahwa kasih Tuhan itu benar-benar sanggup mengubahkan hidup saya, jika saya menjalani hidup sesuai dengan kebenaran.”

Semoga Lexto dan Istri terus bertumbuh dalam kerajaan Tuhan dan semoga pernikahan mereka semakin menginspirasi sehingga banyak jiwa yang dapat dimenangkan. Kemuliaan hanya bagi Tuhan!