Beberapa tahun lalu, saya memutuskan untuk kuliah sambil bekerja. Keputusan ini saya ambil dengan kesadaran: saya harus bekerja ketika teman-teman saya beristirahat atau hang out, dan harus kuliah sementara teman-teman saya asyik nongkrong. “Belajarlah selagi yang lain tidur, bekerjalah selagi yang lain sedang bermalas-malasan; bersiap-siaplah selagi yang lain bermain dan bermimpilah selagi yang lain berharap,” demikian kata-kata William Arthur yang begitu relevan dengan hidup saya saat itu.

Kuliah sambil bekerja bukan hal yang mudah untuk dijalani. Anda harus membagi waktu dan fokus untuk dua prioritas yang sama-sama penting. Padahal, mengatur waktu untuk satu fokus saja sudah cukup sulit. Namun, tidak berarti Anda harus menyerah. Terapkan cara-cara praktis ini untuk mengatur waktu kuliah sambil bekerja:

1. Rencanakan Jadwal Harian

kuliah - gkdi 1

Merencanakan aktivitas yang akan kita lakukan dalam sehari adalah hal yang penting. Setiap malam, sebelum beristirahat, saya akan meluangkan waktu untuk mencatat apa saja yang harus dilakukan esok harinya di buku agenda. Pukul berapa saya harus bangun, berangkat kerja, mengerjakan tugas, menghadiri kelas, dan beristirahat, semua saya rencanakan dengan detail. 

Jangan lupa sertakan waktu istirahat dalam jadwal Anda. Tanpa istirahat yang cukup, Anda akan sulit beraktivitas dengan prima setiap hari. Usahakan juga untuk selalu makan makanan yang bergizi, berolahraga minimal seminggu sekali, serta mengonsumsi suplemen jika perlu, supaya kesehatan Anda tetap terjaga. 

Di atas semua itu, ingatlah untuk selalu melibatkan Tuhan dalam setiap rencana Anda. Setelah mencatat jadwal, saya selalu mendoakan satu demi satu jadwal kegiatan yang saya susun, agar Tuhan turut campur tangan dalam tiap hal yang saya kerjakan. 

Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu. – Amsal 16:3

2. Manfaatkan Waktu Sebaik-baiknya

kuliah - gkdi 2

Akan ada masa ketika hal-hal yang kita rencanakan tidak dapat terlaksana sepenuhnya. Kendala yang dulu sering saya alami adalah dosen tidak masuk sehingga banyak waktu kosong, atau sebaliknya, tugas kuliah kelewat banyak. Dalam pekerjaan, ada waktu-waktu ketika atasan meminta pekerjaan diselesaikan hari itu juga dan saya harus lembur. 

Untuk mengantisipasi ketimpangan jadwal semacam ini, kita perlu memanfaatkan waktu yang ada seefektif mungkin. Detik, menit, dan jam yang sudah berlalu tidak akan kembali lagi. Ketika Anda punya waktu kosong, jangan sibuk mengecek akun-akun medsos, main game, nongkrong tanpa tujuan, atau melakukan hal-hal tak berguna. Gunakan kesempatan itu untuk beristirahat, mengerjakan tugas kuliah, mengurus administrasi, atau apa pun yang sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Ingat, jangan samakan jadwal dan gaya hidup Anda dengan mereka yang hanya kuliah dan atau hanya bekerja. Anda punya tanggung jawab lebih untuk memanfaatkan slot-slot waktu Anda dengan baik. 

Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. – Efesus 5:15-16

Tuhan menginginkan kita menggunakan setiap waktu yang kita miliki dengan bijaksana. Bagaimana Anda memanfaatkan waktu yang Anda miliki selama ini? Apakah 24 jam yang Tuhan berikan setiap hari sudah Anda manfaatkan sebaik-baiknya?

3. Satu Fokus pada Satu Waktu

kuliah - gkdi 3

Membagi waktu berarti membagi fokus. Ketika tiba saatnya menjalankan kegiatan yang sudah Anda rencanakan, fokuslah! Saat harus bekerja, berikan fokus sepenuhnya pada pekerjaan Anda. Jangan pikirkan hal-hal perkuliahan atau yang lainnya. Begitu pula ketika Anda sedang kuliah, fokuslah belajar dan lupakan sejenak pekerjaan Anda. 

Komputer yang menjalankan dua aplikasi berat akan bekerja lebih lambat ketimbang jika ia hanya punya satu aplikasi berjalan, bukan? Demikian halnya dengan manusia; konsentrasi dan energi kita akan terpecah jika memikirkan dua hal sekaligus. Fokus yang tercampur berisiko membuat tugas belajar dan hasil kerja kita tidak maksimal. Bukannya selesai lebih cepat, keduanya bisa jadi malah sama-sama keteteran.

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. – Kolose 3:23

Ayat ini sangat membantu saya untuk menemukan kembali semangat dan fokus ketika perlu melakukan banyak hal setiap harinya. Saat Anda memberikan hati dan perhatian Anda untuk satu hal dalam satu waktu, yakinlah: hasilnya pasti lebih baik, dan Anda akan menjalaninya dengan sukacita.

4. Temukan Komunitas yang Mendukung

kuliah - gkdi 4

Sebagai orang muda, tentu kita ingin menikmati pergaulan di tengah-tengah kesibukan kuliah dan kerja. Memilih komunitas yang tepat adalah kuncinya. Saya bergabung dengan komunitas Zeal Campus, sebuah komunitas yang membantu pertumbuhan iman saya dan memberi saya peluang untuk mendapatkan banyak sahabat. 

Saya sangat bersyukur karena di masa-masa sulit itu, Tuhan mengirimkan teman-teman untuk membantu saya. Pernah suatu kali, saya harus pergi ke rumah dosen untuk meminta tanda tangan. Namun, selain tidak tahu alamatnya, saya juga tak punya kendaraan untuk pergi ke sana. Ketika saya menceritakan kebingungan ini, beberapa sahabat menawarkan untuk membantu mencarikan informasi dan menemani saya pergi. Tak hanya itu, teman-teman komunitas juga banyak membantu saya menjalani proses perkuliahan sembari bekerja hingga saya lulus. Jadi, carilah komunitas yang bisa mendukung Anda dalam menjalankan kedua peran sebagai mahasiswa dan pekerja.

Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. – 1 Korintus 15:33

Waktu adalah sesuatu yang sangat mahal dan tak mungkin diputar ulang. Berkuliah sambil belajar bisa Anda jalankan dengan membuat planning harian, memanfaatkan waktu luang sebaik-baiknya, fokus dalam setiap aktivitas, serta bergabung dalam komunitas yang mendukung. Semoga studi dan pekerjaan Anda sukses. Amin!

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait: Sudahkah Kita Berlaku Setia kepada Tuhan?

Video inspirasi: