Written by sui ching 10:26 am Devotionals, Biblical Talk, Heart & Feeling, Self Development, Spiritual Life • 6 Comments

Kasih yang Terbesar

kasih

Anda diciptakan karena kasih.

Jangan menyangka bahwa kelahiran Anda merupakan sebuah kebetulan atau kecelakaan. Tidak. Anda dilahirkan karena kasih orang tua, dan yang pasti, karena kasih Tuhan. Orang tua atau wali merawat dan membesarkan Anda hingga di titik ini, tetapi Tuhanlah yang memberi pertumbuhan dan menyertai Anda.

Mengapa Tuhan, yang menciptakan bumi beserta isinya, yang memberikan hidup, napas, serta segala sesuatu yang dibutuhkan oleh makhluk-Nya (Kisah Para Rasul 17:24-25), mau menciptakan Anda? Dia yang mahakuasa tidak butuh dilayani tangan manusia; Dia tidak kekurangan apa-apa. Dan, bukan pula karena Tuhan kesepian, melainkan karena Dia ingin kita menjadi perpanjangan tangan-Nya.

Itulah faktanya: Tuhan mengasihi Anda.

Semua Bermula karena Kasih

kasih - gkdi 1

Ibu Anda bisa saja menggugurkan kandungannya agar Anda tidak terlahir di dunia. Namun, ia rela membawa Anda selama sembilan bulan dan merawat kandungannya dengan tekun karena ia mengasihi Anda!

Demikian pula, Anda masih hidup hingga detik ini dan membaca tulisan ini karena Tuhan mengasihi Anda. Anda berharga dan spesial di mata-Nya.

Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. – Mazmur 139:13-14

Tuhan bekerja membentuk Anda sejak Anda berada dalam kandungan. Kata “menenun” pada ayat di atas berarti Dia menciptakan setiap bagian diri Anda dengan detail. Tuhan tidak merancang Anda dengan asal jadi atau sembarangan, tetapi dengan kasih-Nya.

Kita Tak Bisa Hidup Tanpa Kasih

kasih - gkdi 2

Seorang teman pernah bercerita kepada saya tentang suka-dukanya sebagai pencinta binatang. Betapa sedihnya ia, setiap kali pulang bepergian dari luar kota selama beberapa hari, hewan peliharaannya selalu tak lama bertahan hidup, kendati sudah dititipkan kepada teman.

Saya tahu teman saya ini sangat menyayangi binatang peliharaannya. Selagi bersama, ia akan memeluk, mencium, membelai, dan mengajaknya berbincang. Dari situ saya belajar: kalau seekor binatang saja tidak mampu bertahan hidup tanpa kasih majikannya, apalagi kita manusia!

Kita tidak dapat bertahan hidup tanpa kasih Tuhan, tak peduli sehebat dan seberkuasa apa pun kita. Dan, Allah Bapa mau mengutus Anak-Nya ke dunia agar kita dapat memiliki hidup kekal di dalam-Nya. Puji syukur kepada Tuhan!

Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. – 1 Yohanes 4:9

Kasih-Nya Menghidupkan Kita

kasih - gkdi 3

Rencana penyelamatan manusia telah dirancang oleh Tuhan sejak ribuan tahun lalu, ketika manusia jatuh ke dalam dosa.

Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita—oleh kasih karunia kamu diselamatkan. – Efesus 2:4-5

Tuhan tidak ingin kita binasa karena Dia mengasihi saya dan Anda. Dia memilih Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Yosua, Daud, serta para nabi lain untuk memperkenalkan hukum dan jalan kebenaran kepada bangsa Israel, tetapi mereka menolak-Nya. Namun, Allah tidak pernah menyerah. Sampai akhirnya, melalui Yesus Kristus, kita dihidupkan kembali dan diselamatkan dari maut.

Jadi, kita boleh beroleh hidup dalam keselamatan bukan karena kita kuat dan hebat, atau karena kita pandai, atau berkat segala jerih-payah kita. Kasih yang terbesar, kasih Allah, itulah yang memberi kita hidup!

Kasih Tuhan Tak Berkesudahan

kasih - gkdi 4

Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia. – Mazmur 86:15

Hidup ini penuh kejutan. Segala sesuatu bisa berubah dalam hitungan detik, menit, jam, hari, bulan, dan tahun. Teman bisa jadi musuh. Orang tua kelak tiada. Kekayaan yang tampaknya takkan habis tujuh turunan akan habis juga. Pacar atau pasangan hidup bisa meninggalkan kita. Anak, setelah besar dan sukses, bisa melupakan orang tuanya.

Ketika Anda sukses, orang datang mendekat. Ketika Anda jatuh, bangkrut, atau gagal, orang menjauhi Anda. Hanya Tuhan yang setia dengan kasih-Nya yang kekal dan tak pernah berubah. Kasih Tuhan tidak berkesudahan, terus mengalir, menembus waktu dan segala keadaan.

Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. – Yesaya 46:4

Saya pernah melihat seorang pengemis tua berjalan kaki di kejauhan. Rambutnya sudah memutih, tubuhnya renta dan ringkih, bajunya lusuh. Bapak tua itu berjalan tertatih-tatih, selangkah demi selangkah, dengan amat perlahan. Di titik ini, tentulah sudah tak banyak aktivitas fisik yang bisa ia lakukan.

Bisakah Anda bayangkan, jika suatu hari nanti Anda seperti pengemis tua itu—rambut Anda putih dan menipis, kekuatan Anda hilang; ingatan, penglihatan, dan pendengaran Anda berkurang; Anda hanya bisa tergolek tak berdaya di ranjang; semua kebutuhan Anda, seperti makan, mandi, berganti pakaian, bahkan minum obat, harus dilayani—siapakah yang akan tetap peduli dan mengasihi Anda?

Tuhan tetaplah Tuhan. Dia berjanji, sampai rambut Anda putih dan sekalipun Anda tak bisa berjalan lagi, Dia adalah Allah yang sama. Dia akan menggendong Anda dan saya. Menanggung kita. Memikul kita. Bahkan, menyelamatkan kita. Sungguh besar kasih-Nya bagi kita manusia!

Oleh sebab itu, marilah kita terus setia dan hidup di dalam kasih-Nya, sampai Ia datang untuk yang kedua kalinya dan membawa kita pulang. Amin!

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:  Iman yang Menghasilkan Keajaiban

Video inspirasi:

(Visited 493 times, 1 visits today)

Last modified: Jul 12

Close