4 Kalimat Baik untuk Menguatkan Hubungan Anda – Gereja GKDI

Kalimat kita membentuk hubungan kita. Baik dengan teman, keluarga, pasangan, atau teman kerja, memilih kata yang tepat memang penting.

Sayang, sering kali kita lupa mengucapkan kalimat yang tepat. Boleh jadi, karena hubungan terasa begitu biasa, sehingga kita kurang peduli dengan kata-kata. Padahal, kata dan kalimat yang tepat bisa memperkuat hubungan.

Pentingnya Kalimat yang Baik

Gkdi-kalimat-1

Berbicara itu tidak sulit, tetapi efeknya besar.

Andrew Newberg, seorang peneliti saraf, mengungkapkan bahwa satu kata saja bisa mengubah tatanan gen yang mengatur emosi dan perasaan kita. 

Kata-kata positif, menurut Newberg, bisa meningkatkan kesehatan dan menurunkan stres; kata-kata negatif, sebaliknya, memperparah stres dan menurunkan kemampuan berpikir seseorang.

Dari sini, kita mengerti betapa kalimat yang baik sangat berpengaruh. Baik pada diri sendiri, atau pada orang lain. Apa yang kita ucapkan kepada seseorang akan memengaruhi hubungan kita dengan orang itu.

Satu pujian kepada rekan kerja bisa memperkuat mood-nya sepanjang hari. Satu ungkapan terima kasih mungkin menyenangkan teman Anda. Juga, kalimat manis bisa jadi membuat pasangan makin cinta dengan Anda.

Sebaliknya, satu ejekan yang tidak membangun bisa merusak mood seseorang. Sebuah candaan yang kurang bijak dapat pula membuat orang merasa pahit.

Jadi, kalimat kita menentukan hubungan kita. Alangkah baiknya jika kita berbicara penuh kasih satu sama lain!

4 Kalimat untuk Memperkuat Hubungan Anda

Di dalam Alkitab pun, kita bisa melihat bahwa Tuhan menghendaki kita untuk berkata-kata baik. Seperti di Efesus 4:29,

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Ingin tahu kalimat baik yang baik diucapkan? Berikut 3 di antaranya yang bisa Anda coba.

1. Saya Mengasihi Kamu 

Gkdi-kalimat-2

Amsal 27:5 berkata, lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi. Kasih yang tidak diungkapkan tidaklah menjadi kasih sama sekali. Ini karena kasih bukan sekadar perasaan; kasih harus dinyatakan.

Apa cara paling mudah untuk menyatakan kasih? Tentu lewat perkataan. Namun, bisa jadi gengsi membuat kita tidak sanggup mengatakannya.

Saya juga pernah mengalami hal itu. Saya dulu merasa tidak perlu mengungkapkan kasih saya kepada orang terdekat saya, seperti keluarga dan teman-teman. Sampai akhirnya, saya menyadari bahwa kasih memang harus diungkapkan.

Pelan-pelan,saya belajar untuk mengekspresikan kasih itu. Misalnya dengan berkata saya bersyukur atau bangga atas teman-teman saya. Hasilnya pun baik. Hubungan saya dengan mereka pun bertambah kuat.

Mari biasakan untuk mengatakan bahwa kita mengasihi, kita peduli, kita menyayangi. Tell the people you love that you love them. Baik kepada teman, rekan kerja, dan utamanya pasangan atau keluarga. Siapa yang tidak senang, jika perkataan kita penuh dengan kasih?

2. Maafkan Saya 

Gkdi-kalimat-3

Dalam hubungan, pasti ada kesalahan. Ada saatnya kita berbuat salah kepada orang lain. Yang menjadi permasalahan adalah sikap kita. Apakah kita akan mengakui kesalahan itu?

Mengatakan “maafkan saya” memang berat. Butuh suatu kerendahan hati untuk mengakui dan bertanggung jawab atas suatu kesalahan. Meskipun sulit, meminta maaf akan memperbaiki hubungan. Kita menunjukkan bahwa kita mau bertanggung jawab dan rendah hati untuk mengakui perbuatan itu. 

Oleh karena itu, tepat jika Amsal 28:13 berkata, Siapa yang menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi. Mengakui kesalahan dengan meminta maaf adalah satu langkah untuk memperbaiki hubungan.

Jadi, meski sulit, usahakanlah untuk meminta maaf. Berat rasanya mengakui kesalahan, namun setidaknya Anda menunjukkan niat baik untuk bertobat.

3. Terima Kasih

Gkdi-kalimat-4

Mengucapkan terima kasih terasa enteng, tetapi penting. Dua kata ini menunjukkan bahwa kita menghargai perbuatan baik seseorang kepada kita.

Bisa saja, kalimat ini sering terlupakan. Kita bisa terlena dan menganggap perbuatan baik itu memang sudah seharusnya. Padahal, berterima kasih adalah tanda bahwa kita menghargai orang itu.

Kata Mazmur 106:1, Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Jika kita bersyukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya, sangat baik jika kita berterima kasih kepada orang-orang yang baik kepada kita.

Sudahkah Anda berterima kasih atas kebaikan yang Anda terima? Ketika Anda menghargai pertolongan orang lain, tentulah mereka akan lebih senang lagi kelak untuk membantu Anda.

Kesimpulan

Kalimat baik memang sederhana, namun dampaknya besar. Perkataan kita akan menentukan perasaan seseorang terhadap diri kita. Seperti kata Maya Angelou, “orang tidak akan lupa perasaan yang Anda munculkan pada dirinya.”

Perasaan yang baik muncul dari kata-kata yang baik. Oleh karena itu, sudahkah Anda berkata baik hari ini?

Sumber:https://ayearoflivingkindly.com/2017/02/14/words-matter/

Related Articles:

Gereja GKDI terdapat di 35 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok:https://link.gkdi.org/tiktok