Ingin Menjadi Dampak Baik bagi Sesama

Terkadang kita tidak menyadari betapa hidup kita dapat begitu berdampak bagi orang lain, baik itu dampak baik maupun buruk. Inilah pengalaman Mawar, saudari single kita dari Jemaat Nias.

Awalnya Mawar kagum melihat pernikahan Charis, kolega kerjanya, seorang murid Yesus yang sudah seperti kakaknya sendiri. Mawar melihat hubungan Charis dan suaminya Yusuf begitu berbeda dari yang umumnya ia lihat di pasangan-pasangan lain. Keduanya saling mengasihi, menghormati, dan memiliki pernikahan yang dibimbing secara rohani.

Terinspirasi oleh mereka, Mawar, yang kala itu berpacaran dengan seorang pria yang berbeda keyakinan, memiliki impian untuk punya pernikahan seperti yang dimiliki Charis dan Yusuf. Hubungan yang dibangun dari rasa saling menghargai dan menghargai, yang penuh kasih serta kesetiaan.

Untuk itu, Mawar pun mencari tahu bagaimana caranya supaya ia dapat mempelajari hal-hal yang dipelajari oleh Charis dan Yusuf. Seiring waktu, ia dipertemukan dengan murid Yesus, yang dengan sabar menjelaskan berbagai hal tentang kehidupan. Bagaimana segalanya tidak pernah lepas dari kuasa dan kebesaran Tuhan, Allah semesta alam, yang menjadi manusia lewat pribadi Yesus.

Selama proses pendalaman firman, Mawar menghadapi setiap tantangan yang diberikan. Ia belajar untuk lebih dekat dan bergantung kepada Tuhan, melebihi ketergantungannya pada kekuatan dan pemikirannya sendiri. Bukan hal yang mudah untuk mempelajari iman baru, tetapi ia menyadari ada banyak kebenaran yang dibukakan untuknya selama belajar.

Sebagian dari kebimbangan Mawar berakar dari kekhawatirannya pada respon keluarganya jika mereka tahu ia sedang belajar firman Tuhan. Ditambah, selain menjalani pergumulan iman, Mawar juga sedang berjuang menyelesaikan tahap akhir skripsinya. Tuntutan prestasi membuatnya tergoda untuk memberikan sejumlah uang kepada pihak tertentu agar mendapat nilai bagus. Orang-orang di sekitarnya memberikan saran, bahkan mendukungnya melakukan kecurangan yang sudah dianggap lumrah tersebut.

Di tengah kebimbangannya, Mawar mendapatkan nasihat dan dibimbing untuk hidup benar, jujur, dan mengandalkan Tuhan. Ini adalah nasihat yang tak pernah ia dengar seumur hidupnya. Setelah itu, Mawar memutuskan untuk menyelesaikan skripsinya dengan jujur. Puji Tuhan, ia pun berhasil memperoleh nilai A tanpa berlaku curang sama sekali.

Setelah lima bulan belajar Alkitab secara pribadi, pada tanggal 08 November 2020, Mawar mengambil keputusan untuk hidup baru di dalam Tuhan dan mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat-Nya. Ia sadar bahwa Tuhan sangat mengasihinya, hingga rela menderita dan mati di kayu salib untuk dirinya yang masih berdosa.

Kini, Mawar ingin mengasihi Tuhan melalui hidup yang benar, sesuai firman Tuhan, supaya dapat memberikan dampak yang baik dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya. Amin!

Gereja GKDI memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di 35 kota. Jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat di dalamnya, hubungi melalui WhatsApp 0821 2285 8686 berikut.

Nikmati playlist lagu rohani kami di link berikut: http://bit.ly/gkdi-music

Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:

Website: https://gkdi.org
Facebook: https://www.facebook.com/GKDIOfficial/
Instagram: https://www.instagram.com/gkdiofficial/
Blog: https://gkdi.org/blog/
Youtube: https://bit.ly/yt-gkdi
Whatsapp: https://bit.ly/gkdi-wa

Video Musik: