Ketika beranjak remaja, saya mereka-reka apa arti kehadiran saya di dunia. Kala itu saya tidak mengerti alasan Tuhan menciptakan saya. Saya jenuh, bahkan sempat berpikir, alangkah tersiksanya saya jika harus menjalani tahun demi tahun dengan perasaan seperti ini. Andaikan saya hidup selama 75 tahun, tanpa arti, betapa malangnya saya! 

Apakah Anda merasakan hal yang sama, tidak tahu apa arti hidup Anda? Mengapa Anda dilahirkan di dunia ini? Anda tak tahu bagaimana caranya menjalani hari-hari Anda yang membosankan dan hampa. Ada sesuatu yang hilang dalam hidup Anda, tapi Anda tidak tahu apa itu. 

Mari, temukan hidup yang penuh arti dan bermakna melalui firman Tuhan di bawah ini.

Harta Bukan Jaminan Bahagia

Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali. – Amsal 23:4-5

Ada orang yang menganggap kekayaan adalah sumber kebahagiaan. Demi harta, mereka rela melakukan apa saja supaya bisa menikmati segala yang mereka inginkan: uang yang tak habis-habisnya, popularitas, status bergengsi, pasangan yang sempurna, rumah dan mobil mewah. Namun, benarkah demikian?

Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. – 1 Yohanes 2:16-17

Ayat di atas mengingatkan kita bahwa semua yang ada dan berasal dari dunia ini akan lenyap. Namun, orang yang melakukan kehendak Allah akan memiliki hidup yang kekal. Selama Anda berfokus mencari hal-hal duniawi, Anda akan kecewa, patah hati, terluka, merana, sedih, bahkan hancur.

Kejarlah hal yang kekal, bukan yang sementara. Dan, Anda hanya dapat menemukannya di dalam Tuhan. 

Kesenangan Duniawi Adalah Sia-sia

Aku berkata dalam hati: “Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itupun sia-sia. Tentang tertawa aku berkata: “Itu bodoh!”, dan mengenai kegirangan: “Apa gunanya?” – Pengkhotbah 2:1-2 

Pada suatu masa, di tahun 80-an, saya mulai menginginkan kebahagiaan. Saya berusaha meraihnya dengan menonton sederetan konser rock di tanah air. Kegiatan ini memuaskan dan memenuhi hasrat saya karena membuat saya sejenak melupakan beratnya realitas. Saya merokok dan melakukan apa yang menyenangkan hati saya. “Yes!” pikir saya. “Inilah makna hidup yang sesungguhnya: kebebasan dan bersenang-senang.”

Namun, malam menjelang tidur, mata saya sulit terpejam. Betapa singkatnya kebahagiaan yang saya rasakan… Sepulang konser, kembali saya merasa hampa. Hidup saya jauh dari bermakna.

Apakah Anda sedang berpikir ingin menikmati hidup sebebas-bebasnya? Ingin bersenang-senang dahulu, hingga suatu hari, ketika sudah tua, baru Anda akan mencari Tuhan dan arti hidup? 

Sesungguhnya, ketika Anda berhasil mendapatkannya, Anda justru akan diperbudak oleh kesenangan dan kenikmatan dunia itu sendiri.

Segala sesuatu menjemukan, sehingga tak terkatakan oleh manusia; mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar. – Pengkhotbah 1:8 

Manusia cenderung tidak pernah puas, tak peduli seberapa banyak kesenangan dan kenikmatan yang mereka peroleh. Mereka ingin lagi dan lagi. Dan, apakah upah dari semuanya itu? Tidak ada. Malahan, Anda semakin jauh dari Tuhan, bahkan terjebak dalam pusaran hawa nafsu dan dosa (Efesus 4:19).

Carilah Tuhan, Anda Akan Hidup

Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: “Carilah Aku, maka kamu akan hidup!” – Amos 5:4

Ketika hidup Anda hanya untuk menemukan dan menikmati apa yang ditawarkan dunia, Anda akan jauh dari bahagia. Alkitab berkata, ketika kita mencari Tuhan, kita akan memperoleh kehidupan itu dari-Nya. Walaupun kedengarannya klise, itulah kebenaran yang sesungguhnya. Hidup Anda takkan berarti tanpa Tuhan. 

“Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” – Yohanes 8:32 

Gunakan hidup Anda untuk mencari kebenaran Tuhan di dalam firman-Nya, dan firman itu akan memerdekakan Anda. Jika Anda tidak tahu bagaimana caranya, hubungi komunitas yang bisa membantu Anda mendalami firman Tuhan.

Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan berikan untuk Anda. Hidup ini singkat. Putuskan untuk mengisinya dengan hal-hal abadi yang berasal dari Sang Pemberi Kehidupan. Niscaya, hidup Anda akan jauh lebih bermakna karena Anda menggenggam sesuatu yang kekal, bukan yang sifatnya sementara. Amin!

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:

WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:

Video inspirasi: