3 Cara Praktis Mencegah Hidup Kosong – Gereja GKDI

Hampir setiap kita mendambakan hidup yang bermakna, bukan hidup yang kosong. Kita merasa berharga jika dapat berguna bagi orang lain. Kita merasa bahagia bila dapat mengisi hidup dengan hal-hal bermanfaat. Namun, kadang kenyataan tidak seperti yang kita impikan. 

Kadang, ada perasaan bahwa hidup kita terasa kosong. Rasanya membosankan, tidak ada motivasi, dan hampa. Kita bertanya, “Apa ya sebenarnya tujuan hidup ini? Apakah seperti ini terus ataukah ada yang lebih berarti?”

Hidup Kosong? Maksudnya Apa, Ya?

Kosong-GKDI-1

Mari kita merenung sejenak! Kira-kira apa artinya hidup yang kosong itu? 

Antara lain adalah tidak berisi, hampa, tidak bergairah, serta tidak mengandung arti. Jika demikian, hidup yang kosong dapat kita artikan dengan hidup yang tidak bergairah, tidak merasa diri berarti, atau merasa masih ada yang kurang dalam hidup ini. 

Masih ada yang kurang dalam hidup ini? Bukankah karir yang bagus, uang dan harta yang berkecukupan, dan pasangan yang rupawan seharusnya dapat mengisi kekosongan itu? Jika tidak, berarti ada satu hal yang jauh lebih luar biasa, yang dapat membuat hidup kita merasa terpenuhkan dan berarti. 

Saat Hidup Terasa Kosong

Seorang teman dekat saya, pernah merasa jenuh dan bosan dengan hidupnya. Lulus dari sebuah universitas negeri sangat ternama di Indonesia, dia mendapatkan pekerjaan impiannya. Posisi atau jabatan berhasil diraihnya. Hidupnya tampak seperti bahagia memiliki segala-galanya. Akan tetapi, dia berkata kepada saya, “Saya tidak bahagia. Setiap pulang kerja, saya berdiam di rumah saja. Tidak ada teman dan kegiatan lain.  Saya tidak mau seperti ini terus.”

Hari demi hari dilaluinya dengan rutinitas yang sama. Bekerja, pulang ke rumah, kemudian beristirahat. Tidak ada tujuan dan kegiatan lain yang bermanfaat yang dilakukannya. Jauh di dalam lubuk hatinya, dia kesepian. Teman saya merindukan komunitas yang mendengarkan keluh kesahnya, dan yang membawanya dapat mengenal Tuhan lebih baik. 

Setelah dia menemukan komunitas yang mengasihi Tuhan dan mengasihi satu sama lain dengan cara yang benar, hidupnya mulai berubah. Dia mulai berdoa, membaca Firman Tuhan, dan merenungkannya setiap hari. Hari-harinya tidak lagi sama. Ia menggunakan waktu luangnya untuk membantu dan mengasihi hidup orang lain. 

Kini, dia tidak merasa kosong lagi dalam hidupnya. Dia merasa hidupnya jauh lebih bermakna dan bermanfaat. Dia menemukan rancangan Tuhan bagi hidupnya.

Menemukan Hidup yang Bermakna

Kisah hidup teman saya, telah menginspirasi dan membantu saya memahami hidup yang lebih bermakna. Hubungan dengan Tuhan dan komunitas yang sehat menuntun kepada kepenuhan (fulfillment) yang sejati. 

Bagaimana agar hidup tidak terasa kosong? Berikut langkah-langkah yang bisa kita coba:

1. Persembahkan Seluruh Hidup Pada Tuhan

Kosong-GKDI-2

Setiap orang memiliki tujuan dalam hidupnya. Ada yang ingin menjadi kaya, berhasil dalam pekerjaan, memiliki pasangan cantik jelita, ingin hidup bahagia, dan tujuan lainnya. Tentu itu tidak salah. Kita berhak memiliki tujuan dan impian hidup di dunia. Namun, kalau boleh jujur, semua ini berpusat pada keinginan kita sendiri. Sudah memiliki semua itu pun, belum tentu rasa kosong akan pergi.

Tujuan hidup yang sebenarnya pastilah mengatasi diri kita sendiri. Tujuan apa yang Tuhan tetapkan?

Roma 12: 1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Demikianlah tujuan hidup yang terutama: mempersembahkan seluruh hidup kepada Tuhan. Jika kita memilikinya, kita akan terdorong untuk mengejar Tuhan dan kehendak-Nya, lebih dari keinginan kita sendiri. Kita pun akan termotivasi untuk mengasihi orang lain. Sikap kita terhadap teman, saudara, keluarga akan berubah lebih baik. 

Hidup yang diberikan-Nya bukanlah hidup yang berfokus pada kenyamanan diri sendiri. Melainkan hidup yang mengasihi Tuhan dan orang lain. 

2. Cari Tuhan dengan Sungguh-Sungguh

Kosong-GKDI-3

Setelah memutuskan untuk mempersembahkan hidup kepada Tuhan, langkah berikutnya adalah mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh.

Yeremia 29:12-13 Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; 

apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,  

Selain hidup untuk memuliakan nama-Nya, Tuhan juga ingin agar kita mencari Dia. Maksudnya adalah kita berusaha dekat dan bersekutu kepada-Nya. 

Bagaimana caranya? Yaitu dengan menyelidiki firman Tuhan dan berdoa setiap hari. Melakukan keduanya akan memberi kita hikmat dalam menjalani hidup ini.

3. Miliki Komunitas yang Mengasihi Tuhan dan Sesama

Kosong-GKDI-4

Kesepian akan semakin membuat hidup terasa kosong. Tak ada teman untuk berbagi suka dan duka. Tidak ada teman yang mengingatkan kesalahan kita. Saat kita terjatuh, memerlukan pertolongan, tidak ada teman yang siap menopang.  

Oleh karena itu, kita memerlukan komunitas yang sehat, menguatkan, dan mengasihi Tuhan.

Bersama mereka, kita akan berjuang sama-sama mengasihi Tuhan. Kita akan saling membangun dan menopang satu sama lain. Pula, kita akan memiliki teman untuk bersenang-senang dengan murni. Bukankah indah memiliki pertemanan seperti itu?

Bersama Tuhan, Hidup Akan Berarti

Kosong-GKDI-5

Tuhan akan Memenuhi Kekosongan dalam Hidup Anda

Mengerti rancangan Tuhan dalam hidup manusia adalah salah satu kunci mengatasi hidup yang  terasa kosong

Dalam keseharian kita, kita dapat menyelidiki Firman-Nya, merenungkannya, dan bersekutu dengan Tuhan melalui doa pribadi kita. Tak lupa, kita gunakan waktu untuk mengasihi orang lain.

Mari bersama sama, kita mengisi hidup kita dengan memuliakan nama-Nya! Biarkan orang lain merasakan kasih Tuhan melalui hidup kita!

Related Articles:

Gereja GKDI terdapat di 35 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok:https://link.gkdi.org/tiktok