Hari ke-24: 31 Hari Dalam Doa

Ayat:

Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu. Pasanglah telinga kepada doaku, ya TUHAN, dan perhatikanlah suara permohonanku. Pada hari kesesakanku aku berseru kepada-Mu, sebab Engkau menjawab aku. (Mazmur 86:5-7 – TB)

 

Renungan:

“Mencintai membutuhkan hati yang rentan. Cintailah semua hal dan hatimu akan tersiksa dan mungkin rusak. Kalau anda ingin memastikan hal itu tetap utuh anda harus tidak memberikan hal itu kepada siapa pun, bahkan tidak kepada binatang. Bungkuslah hal tersebut secara hati-hati diantara hobi-hobi anda dan sedikit hal yang mewah; hindari semua keterikatan, kunci aman di peti mati atau peti keegoisan anda. Tetapi di dalam peti tersebut, aman, gelap, tak bergerak, tidak ada udara, hal itu akan berubah. Ia tidak akan bisa rusak, ia menjadi tidak dapat dipecahkan, tak tertembus, tidak bisa ditebus. Mencintai berarti harus bisa menjadi rentan.” – C.S. Lewis, The Four Loves
Apakah anda pernah merasakan takut akan seseorang mengetahui hati anda yang sebenarnya? Bagian yang hanya anda yang ketahui, bagian yang telah terbentuk sejak anda dikandung, dan sejak dunia dijadikan. Pernahkah anda berpikir: “Jika dia/mereka tahu hati saya yang sebenarnya, sepertinya tidak akan mungkin untuk mereka mengasihi saya”? Saya pernah berpikir seperti itu sebelumnya.
Saya tumbuh dengan persepsi yang salah tentang dunia di sekitar saya. Sekarang, setelah beberapa tahun, ada bagian di hati saya yang membukakan mata saya akan betapa sulitnya menerima kasih yang tidak beralasan. Dengan semakin bertumbuhnya saya kepada Tuhan dan mengijinkan Dia mengasihi saya, kerentanan saya bersama Tuhan dan mereka yang dekat dengan saya semakin bertumbuh. Seperti yang dikatakan C.S. Lewis: “Mencintai membutuhkan hati yang rentan.”
Hal yang kita haru ketahui mengenai perasaannya: untuk bisa menerima kasih adalah dengan menjadi rentan.
Ayat 5. Daud berkata bahwa Tuhan itu baik dan pemaaf. Begitu luar biasanya mempunyai Tuhan yang memaafkan setiap kejahatan kita? Hal ini begitu luar biasa dan sangat mudah untuk melihat ke belakang. Kasih Tuhan berlimpah limpah kepada mereka yang memanggil Dia. ini adalah bagian dari doa Daud yang menusuk saya amat dalam. Tuhan mengasihi kita, dan Tuhan sangat rentan kepada kita. Tuhan mengijinkan kita melihat kelemahan dan bagian Tuhan yang rentan dari jiwaNya di Taman Getsemani, dan di atas kayu salib. Bahkan sekarang, Dia sangat rentan dengan Dia memberikan Roh Kudus kepada ke dalam kita sehingga kita bisa mengenal Dia dan sepenuhnya – secara harafiah – menjadi satu dengan Dia. Hal ini merupakan kasih yang tidak beralasan yang mengarahkan kita agar menjadi rentan.
Ayat 6. Dengarkan doaku dan dengarkan tangisanku untuk pengampunan. Menangis merupakan bentuk kerentanan. Apabila anda merupakan seorang pria dan anda menangis, anda membiarkan diri anda untuk terlihat dalam cahaya kerentanan. Tuhan menangis. Apakah anda menangis dalam doa anda? Mungkin tidak mengeluarkan air mata (meskipun bisa saja terjadi dan mungkin terjadi), tetapi menangis ketika berdoa menjadikan diri kita rentan dihadapan Tuhan tentang celah yang terdalam di hati dan karakter anda. Ini sangat penting,
Ayat 7. Tuhan menjawab mereka yang memanggil dalam kesusahan. Ketika kita sedang bersukacita dan senang, Tuhan mendengarkan kita. Ketika kita sedang susah atau sedih atau rendah atau takut atau ragu, Tuhan mendengarkan kita. Menangislah kepada Tuhan dan didengarkan. Jadilah rentan di hadapan takhta sang Mahakuasa dan kasihilah Dia. Ijinkan Tuhan mengasihi kita hari ini. Apabila anda belum menjadi rentan, anda belum mengijinkan Tuhan mengasihi anda.

 

Tantangan:

Renungkan ayat-ayat di atas. Apakah anda mengijinkan Tuhan mengasihi anda? Jawaban yang paling mudah untuk gaung ini adalah, “Iya!” Bagaimana pun, menerima kasih membutuhkan kerentanan seperti mengasihi orang lain. Apabila anda tidak menjadi rentan, artinya anda tidak membiarkan Tuhan mengasihi anda. Bicara kepada Tuhan hari ini tentang ketakutan-ketakutan anda dan tentang kerentanan anda. Tanya kepada Tuhan untuk menunjukkan cara lebih lanjut untuk terbuka kepadaNya dan kepada orang lain di hidup anda sehingga anda menjadi lebih rentan, menjadi orang yang bisa mengasihi dan dikasihi.
“Mengasihi membutuhkan kerentanan.”
Untuk menerima kasih membutuhkan kerentanan.

 

 

Diterjemahkan dari artikel “31 Days of Prayer: Day 24” oleh Daniel Berk