Hari ke-22: 31 Hari Dalam Doa

 

Ayat:

“untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (19-2) Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya; hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam. Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar; tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari,” Mazmur 19:1-4

Renungan:

Beberapa waktu doa saya yang paling berkesan adalah di malam hari, berjemur dalam kemuliaan Tuhan di bawah bintang-bintang. Sesuatu tentang duduk di bawah bintang memberi saya kedamaian seperti itu. Saya memiliki pengalaman serupa ketika saya mengintip dari atas gunung atau duduk di pasir mendengarkan ombak. Saya percaya pada saat-saat ini saya dipenuhi dengan kedamaian karena ciptaan Allah mengingatkan kita betapa menggemparkan, agung, dan berkuasanya Tuhan itu. Dan betapa tidak berarti, normal, dan tak berdayanya diri kita. Hal ini memberikan saya damai. Mengapa? Karena itu mengingatkan saya bahwa saya tidak harus mengendalikan segalanya. Bahwa ada Tuhan, dan aku bukanlah Dia.
Tuhan yang menciptakan dunia adalah Tuhan yang lebih besar daripada semua masalah di dunia, termasuk banyak masalah pribadi saya yang kecil. Dalam beberapa minggu terakhir, ada tantangan untuk berdoa lebih keras, lebih bertekun, dan mendoakan tantangan yang ada. Ini jelas merupakan panggilan yang sulit ketika kita lupa kepada siapa kita berdoa. Mazmur 19 menunjukkan kepada kita cara cepat untuk mengingat kemuliaan Allah – sediakan saja waktu untuk diam dan mengagumi ciptaan-Nya. Tanpa kata-kata, karya-karya tangan Tuhan mengirimkan kepada kita pesan yang kuat tentang Tuhan yang kita layani.

 

Tantangan:

Hari ini, luangkan waktu sepanjang hari Anda untuk membiarkan ciptaan Tuhan berbicara. Mungkin Anda punya waktu (dan tinggal di tempat yang cukup hangat) dimana Anda bisa menghabiskan waktu untuk berdoa di taman atau danau. Atau mungkin Anda hanya perlu menghabiskan 30 detik memandang ke langit, mengagumi awan dan bintang-bintang. Dimanapun Anda berada, ada banyak ciptaan Tuhan yang dapat kita kagumi. Bahkan di pusat kota Madrid yang ramai dimana saya tinggal, terdapat ciptaan yang dapat saya kagumi. Jadi ketika Anda berdoa, pujilah Tuhan untuk apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya” (Roma 1:20) dinyatakan dengan jelas untuk menggunakan ciptaan yang berada di sekitar kita dan untuk kita bisa ingat bahwa Tuhan jauh lebih berkuasa dari apapun yang di dunia ini.

 

 

Diterjemahkan dari artikel “31 Days of Prayer: Day 22” oleh Courtney Fink