Hari ke-17: 31 Hari Dalam Doa

 

Ayat:

“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”
Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” (Yoh 14:1-14 – TB)

Renungan:

Apakah Anda bertanya-tanya di mana ada bahasan tentang doa dalam ayat di atas? Ketika Tomas dan Filipus berbicara dengan Yesus, apakah mereka tidak berbicara dengan Tuhan? Setiap kali dalam Alkitab ketika para murid berbicara dengan Yesus, mereka berdoa. Doa kita adalah percakapan normal orang yang percaya dengan Yesus.
Ketika Tomas mempertanyakan Yesus, itu dilakukan dengan rasa ingin tahu yang tulus. “Kemana kamu pergi, Tuhan?” Bagi saya sendiri, saya sering berdoa agar Tuhan memberkati kemana saya pergi, tetapi saya tidak sering bertanya kepada Tuhan ke mana Dia pergi. Bukankah ini lebih penting bagi kita? Kemana Tuhan ingin pergi adalah kemana kita harus pergi. Sebaliknya, mudah untuk melihatnya kebelakang dengan pengajaran yang mementingkan diri sendiri, yang dibumbui dengan sedikit niat baik. Lebih mudah untuk memutuskan kemana kita ingin pergi dalam hidup, dengan siapa, kapan, bagaimana, dll, dan meminta Tuhan untuk menyertai kita daripada untuk menentukan ke mana Tuhan akan pergi, dan bagaimana Dia ingin kita mengikutiNya. Yang pertama membutuhkan sedikit atau tidak ada kepatuhan, sementara yang terakhir membutuhkan iman seukuran biji sesawi, dan berserah secara total kepadaNya.
Setelah Yesus menanggapi Tomas, Filipus mengatakan bahwa, Bapa, apa yang mereka butuhkan untuk dipuaskan. Sungguh pola pikir yang luar biasa untuk berserah. Dia menyarankan, “Tuhan, kami bahkan tidak perlu tahu ke mana kamu pergi. Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Sungguh iman dan berserah yang luar biasa!
Bagi saya, tantangan setiap hari harus ditransformasikan sehingga pendekatan saya tidak “menetap” bagi Tuhan, tetapi sepenuhnya terpenuhi dan dipuaskan olehNya. Apa yang dikatakan Yesus kepada murid-muridNya di atas masih berlaku bagi kita; ketika kita meminta apapun atas namaNya, Dia akan melakukannya. Dan di dalam Dia, kita akan melakukan hal-hal yang lebih besar daripada yang Dia lakukan; kita hanya perlu percaya.
Saya lebih suka hidup seperti Kristus dan benar-benar dipenuhi Tuhan daripada hidup dengan cara saya sendiri, yang hanya berdasarkan keinginan.

Tantangan:

Berdoalah hari ini dengan kepolosan dan iman yang sama seperti yang didoakan Tomas dan Filipus. Mendekat kepada Allah dengan harapan  untuk dipenuhi sepenuhnya oleh Allah Bapa. Mintalah kepada Tuhan bahwa Anda mengikut jalanNya, dan bahwa Anda diberi kekuatan untuk mengikutiNya. Mintalah agar Roh memberi Anda kekuatan untuk berserah dan percaya, bahkan ketika jalan Allah bukanlah seperti yang Anda pikirkan. Tuhan selalu bergerak, dan Roh bagaikan angin. Seperti itulah orang yang lahir dari Roh. Berdoalah untuk melihat jalanNya dan menjadikan itu sebagai jalan Anda.

 

Diterjemahkan dari artikel “31 Days of Prayer: Day 17” oleh Daniel Berk