Good News – Campus Ministry GKDI Ambon

Tuhan bekerja dengan sangat luar biasa membantu murid-murid di jemaat Kota Ambon khususnya ministri kampus. Tahun ini ministri kampus sudah bertumbuh 6 orang sampai di bulan September. Total sudah 10 orang menjadi murid Yesus di ministri kampus GKDI Ambon. Ministri kampus juga menjadi ministri yang paling banyak memenangkan jiwa di antara seluruh ministri yang ada di jemaat Ambon.

Pada mulanya ministri kampus tergabung dengan ministri single. Sampai dengan awal tahun 2017 ini, akhirnya ministri kampus dipecah menjadi ministri sendiri. Awalnya hanya ada 4 orang murid di ministri kampus yang terdiri dari 2 brothers dan 2 sisters dari 3 universitas yang ada di kota Ambon.

Campus Ministry GKDI Ambon

Sebagai sebuah ministri baru, hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi ministri kampus. Mereka diajarkan untuk bisa mengajarkan Alkitab melalui Bible study training dan sit in study. Selain itu, mereka juga diajak untuk lebih banyak mempunyai waktu bersama-sama dan melakukan hal-hal yang menyenangkan (fun time).
Dengan bekal yang telah diberikan kepada 4 murid Yesus tersebut, mereka mulai me-reach out teman-teman mereka. Bahkan mereka tidak segan untuk melakukan penginjilan secara langsung. Mereka juga mengadakan Pertemuan Diskusi Alkitab (PDA) mereka di tempat umum. Mereka mengambil waktu untuk bisa berdoa bersama dan juga mengadakan funtime (berenang, hiking) bersama dengan teman-teman yang mereka sedang bantu.
Mereka mengerti bahwa untuk bisa menjadi murid Yesus, mereka harus mau untuk bisa terus bertumbuh dan belajar.

Campus Ministry GKDI Ambon

Pada tahun ini, ministri kampus Ambon mengirimkan 6 orang murid Yesus untuk bisa mengikuti kegiatan retreat kampus Nusantara di Jogja. Mereka rela untuk melakukan banyak hal dalam mencari dana untuk bisa membiayai mereka ikut retreat ini. Mereka mengerti bahwa dengan mereka bisa ikut retreat ini, mereka bisa belajar banyak dari murid-murid di Nusantara dan akhirnya bisa terinspirasi untuk bisa memenangkan banyak jiwa.

Banyak tantangan yang terjadi ketika mereka mau untuk bisa memberi kepada Tuhan. Tantangan di dalam keluarga mereka tidaklah mudah. Dengan pemikiran orang tua mereka yang masih sangat terikat dengan budaya, orang tua mereka melarang mereka untuk pindah gereja. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk mereka bisa terus hidup menjadi murid. Tantangan terberat lain yang mereka alami adalah keuangan. Tidak mudah untuk mereka bisa datang ke ibadah, karena terkadang mereka tidak mempunyai uang untuk bisa pergi beribadah.

Akhirnya murid-murid di ministri kampus pun ditantang untuk bisa mencari uang tambahan dengan bekerja sampingan. Ada yang mengajarkan les, membersihkan kebun, kerja di toko dan membantu membersihkan rumah brother dan sister. Hal ini mereka rela lakukan dengan senang hati. Bahkan saat ini, ministri kampus sudah mempunyai uang kas yang bisa mereka pakai untuk membiayai kebutuhan ministri mereka.

Campus Ministry GKDI Ambon

Dengan perjuangan dan hati yang benar mereka terus mau bertumbuh serta mengandalkan Tuhan. Ministri ini bertumbuh dari awalnya hanya 4 orang murid Yesus, menjadi 10 orang terdiri dari 5 brothers dan 5 sisters. Dari yang tadinya hanya 3 universitas menjadi 5 universitas yang ada murid Yesus.

Ministri ini menjadi ministri yang memberikan banyak impact kepada jemaat Ambon. Ministri kampus telah menjadi ministri yang solid, bersatu, mengerti apa yang menjadi misi mereka sebagai murid Yesus dan mereka juga mulai menjadi ministri yang mandiri.

Campus Ministry GKDI Ambon

Dengan segala keterbatasannya, mereka mau untuk terus berjuang sebagai murid-murid Yesus. Oleh karena hati mereka yang benar-benar serius menjadi murid Yesus, Tuhan membuat mereka bertumbuh lebih dari 2 kali lipat hanya dalam kurang dari 1 tahun. Doakan kampus ministri Ambon untuk bisa terus bertumbuh dan memberi impact kepada banyak orang.