Menemukan Makna Hidup dengan Prioritas yang Benar

Ada kalanya, kita merasa kehilangan arah dalam hidup. Namun, dengan tujuan yang benar, kita dapat terus maju dengan tenang dan penuh keyakinan. Inilah pelajaran yang dipetik oleh Olin, seorang gadis kelahiran 1994, yang berhasil menemukan makna hidupnya setelah melewati jalan berliku.

Setelah kehilangan ayahnya saat ia berusia tujuh tahun, ibu dan adik-adik Olin pindah ke Purworejo. Sebagai anak sulung, Olin dituntut hidup mandiri dan pindah ke Medan untuk tinggal bersama tantenya. Tak hanya itu, ia harus mengorbankan waktu bermainnya dan kehilangan masa kanak-kanak untuk bekerja membantu tantenya. Absennya kasih sayang orang tua membuat Olin tumbuh menjadi pribadi yang kasar, menyimpan banyak kepahitan, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain. Hari-hari Olin dipenuhi kemarahan dan pertengkaran sehingga ia tidak punya sahabat. 

Tahun 2017, Olin memutuskan pindah ke Purworejo untuk tinggal bersama ibu dan adik-adiknya. Itu adalah masa paling bahagia dalam hidupnya karena ia bisa kembali bersatu dengan keluarga. Sayang, kebersamaan itu tak berlangsung lama. Sekali lagi, Olin harus merantau, kali ini ke Jakarta, untuk membantu biaya hidup adik-adiknya. 

Selang beberapa waktu, rutinitas pekerjaan dan rasa rindu keluarga mendorong Olin untuk pindah ke Yogyakarta. Dekatnya jarak Yogyakarta-Purworejo memungkinkan ia pulang setiap minggu ke rumah keluarganya. Anehnya, kedekatan keluarga yang selama ini ia impikan tidak memberinya damai sejahtera. Ia merasakan kekosongan dalam hidupnya yang tanpa arti dan mulai kehilangan arah. 

Olin merindukan sebuah komunitas yang bisa membantunya mengenal Tuhan. Berbekal keinginan tersebut, ia mengirim pesan ke berbagai komunitas di Yogyakarta. Kala itu, yang merespon hanya Digital Ministry GKDI. Dengan bantuan ministry tersebut, Olin dipertemukan dengan beberapa saudari dalam sebuah acara makan malam bersama. 

Tersentuh oleh kehangatan para saudari, Olin pun memutuskan ikut Bible Study pada awal Juni 2018. Perjalanan studinya tak lepas dari tantangan. Olin harus bisa membagi waktu antara belajar Alkitab dan jadwal pekerjaannya yang padat. Kerap kali ia pulang larut malam sehingga tak sempat bertemu para saudari. Sebagai puncaknya, Olin mengalami sebuah musibah. Ia harus membayar tunggakan kredit yang mengatasnamakan dirinya dalam jumlah sangat besar. 

Frustrasi dan pahit, Olin menolak melanjutkan Bible Study dan mengatakan bahwa ia tidak membutuhkan Tuhan. Di tengah keterpurukannya, para saudari terus berjuang membantunya. Salah satunya adalah saudari Rut, yang mengajak Olin spend time bersama. Dalam pertemuan mereka, Rut membagikan pengalaman hidupnya tentang pengampunan dan kasih Tuhan. Terinspirasi oleh sharing Rut, Olin pun kembali melanjutkan Bible Study-nya.

Tekad mengatasi rintangan dibuktikan Olin dengan keberanian untuk berhenti dari perusahaan tempatnya bekerja agar bisa mengenal Tuhan dengan benar. Ia juga berusaha memberi pemahaman kepada ibu dan adik-adiknya yang berbeda keyakinan dengannya. Hal terberat yang harus dilakukannya adalah mengampuni tante dan keluarga besar yang pernah menyakitinya. Namun, semua ia lakukan dengan sukarela karena tahu Yesus sudah lebih dulu mengampuninya.

Akhirnya, pada 4 November 2018, Olin memberi diri untuk dibaptis. Ia sungguh bersukacita karena Bible Study telah membantunya memahami apa tujuan hidupnya. Sekarang ia tidak lagi hidup untuk ambisinya, tetapi hidup untuk memuliakan Tuhan. Dari orang yang dulu memprioritaskan pekerjaan di atas segalanya, Olin menjadi orang yang mengutamakan Tuhan. Pribadinya yang kasar berubah jadi lemah lembut. Hubungannya dan keluarga besar pun membaik. 

Setelah menjadi murid Yesus, Olin terjun dalam sejumlah pelayanan. Ia kini aktif menjadi sukarelawan di Kerajaan Kanak-Kanak, menjadi usher dalam ibadah, serta terlibat dalam kegiatan Singles & Professional Ministry. Semoga Olin dapat terus menjalani komitmennya untuk melayani demi kemuliaan Tuhan. Amin.

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait: Apa Tujuan Hidup Anda?

Video inspirasi: