Kembali ke Blog

Single's Good News & Event

Good News Jemaat Yogyakarta - Fernando

Oleh helen · 8 Mei 2019 · 2 menit baca
Good News Jemaat Yogyakarta - Fernando

Belajar Alkitab hingga Tengah Malam

Fernando, yang akrab dipanggil Nando, merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Pemuda kelahiran tahun 1991 ini lahir dan dibesarkan dalam keluarga Kristen di kota Bandung. Karena itulah, membaca Alkitab dan berdoa tidak lagi asing baginya. Namun, Nando selalu merasa ada yang kurang dalam hidupnya. Ia tidak punya tujuan pasti, dan hidupnya sama sekali tidak mencerminkan hidup seorang Kristen sejati.

Pada tahun 2015, Nando pindah ke Yogyakarta untuk bekerja di sebuah perusahaan farmasi. Pekerjaan menuntutnya bekerja hingga larut malam dan membuat hidupnya hanya berpusat pada pekerjaan. Kekosongan ini mendorong Nando untuk melakukan perubahan. Meski demikian, ia tidak tahu apa yang mesti dilakukan dan dari mana memulainya. Nando lalu berdoa sungguh-sungguh agar Tuhan memberinya jalan keluar.

Beberapa hari kemudian, Nando bertemu dengan seorang brother bernama Rendy di sebuah mal. Ternyata keduanya dulu pernah bertemu, tetapi saat itu mereka tidak saling kenal. Pada kesempatan tersebut, Nando menyetujui ajakan Rendy untuk mengikuti acara YESS Community yang diadakan pada akhir bulan.

Selama acara tersebut, Nando merasakan kehangatan dari brothers dan sisters. Ia merasa sangat disambut dan dikasihi. Suasana itu membuat Nando yakin bahwa inilah yang ia cari selama ini. Inilah jawaban Tuhan atas doanya.

Bulan Maret 2018, Nando mulai mengikuti Bible Study bersama brother Kelvin. Banyak tantangan dialaminya selama belajar, terutama karena ia baru bisa melakukannya selepas pulang kerja pukul sembilan malam. Alhasil Nando baru selesai belajar sekitar tengah malam. Namun, ia rela dan setia melakukannya karena haus akan kebenaran firman Tuhan. Nando juga bersyukur dan terinspirasi melihat kerelaan Kelvin yang membimbingnya hingga larut malam.

Tanggal 14 Oktober 2018, Nando memutuskan untuk dibaptis. Mempelajari tujuan hidup yang benar sesuai firman Tuhan membuat ia memahami apa arti hidupnya. Sekarang hidupnya memiliki kepastian di dalam Tuhan, tidak lagi gamang tanpa tujuan. Ia juga mengerti pentingnya memiliki persekutuan. Bahwa seorang Kristen harus saling mengasihi dan tidak mungkin bertumbuh tanpa bantuan orang lain.

Dalam perjalanannya sebagai murid, Nando selalu bersemangat spend time bersama brothers dan sisters, serta untuk membagikan imannya. Ia melayani sebagai usher dalam ibadah Minggu, membantu tim multimedia, dan melakukan apa saja yang ia bisa untuk pelayanan jemaat. Nando terus berjuang memprioritaskan Tuhan dalam hidupnya sebagai wujud syukur atas kesempatan yang Tuhan berikan untuk mengenal firman dan kebenaran-Nya.