Notice: Undefined index: td_source in /home/gkdi/public_html/blog/wp-content/themes/superblog/single.php on line 18

Written by 8:26 am Golden Age (PIWA), PIWA's Good News & Event

Good News Jemaat Surabaya – Ai Giok

Ai Giok adalah seorang sister dari Ministry PIWA (Pria Ilahi & Wanita Allah) yang saat ini berusia 71 tahun. Beliau dibaptis pada bulan September 1994 setelah belajar Firman Tuhan selama tiga bulan.

Awalnya Ai Giok bergabung dengan jemaat karena mengikuti anaknya saja. Namun, seiring waktu, beliau merasa komunitas ini begitu sungguh-sungguh memastikan setiap anggotanya memiliki hubungan erat dengan Tuhan dan melakukan firman-Nya.

Kala itu, Ai Giok bekerja dari pukul 9 pagi hingga 8 malam demi membiayai hidup keempat anaknya. Ini membuat beliau tidak memiliki waktu lebih untuk Tuhan, selain lewat ibadah Minggu dan persekutuan tengah minggu. Pekerjaan dan tanggung jawab mengurus keluarga membuatnya hanya dapat memendam kerinduan melayani Tuhan selama beberapa waktu.

Setelah keempat anaknya lulus kuliah, berumah tangga, dan memiliki kehidupan yang lebih baik, Ai Giok pun memasuki masa pensiun. Sejak tahun 2013, Ai Giok mulai menikmati kehidupan masa tua dan mewujudkan impiannya melayani Tuhan. Setiap hari, beliau bangun pukul empat pagi untuk berdoa, terinspirasi oleh Yesus yang bangun dan berdoa ketika hari masih gelap.

Tak hanya memberikan sepuluh persen uang yang beliau dapatkan dari anak-anaknya untuk Tuhan, Ai Giok juga mendedikasikan sepuluh persen waktunya setiap hari untuk berdoa dan saat teduh. Di samping mempersembahkan perpuluhan, beliau menyisihkan uang pemberian anak-anaknya untuk membantu para wanita lain belajar firman dan mengenal kebenaran. Beliau tidak keberatan meski jarak yang ditempuh untuk menjangkau mereka cukup jauh, sehingga mengharuskannya naik angkot atau ojek. Sukacita terbesar Ai Giok adalah ketika melihat orang-orang yang dibantunya bisa berubah dan menerima Firman Tuhan.

Ai Giok sangat bersyukur karena dengan adanya Ministry PIWA, para lansia dapat tetap melayani Tuhan, walaupun dengan tenaga dan kemampuan yang terbatas. Selain rajin mengikuti pertemuan rutin PIWA dan menjadi mentor, Ai Giok aktif mengajar Alkitab, mendampingi berdoa, serta mengunjungi dan mendoakan mereka yang bergumul dengan penyakit. Beliau juga bergabung dengan tim doa syafaat yang memberi penghiburan di rumah duka.

Kini Ai Giok bersukacita dan bersemangat karena impiannya melayani Tuhan telah terwujud. Beliau bersyukur masih diberi waktu dan fisik yang sehat sehingga bisa terus ambil bagian dalam pelayanan sebagai ganti waktunya yang terbuang di masa lalu. Bagi Ai Giok, kesehatan yang dimiliki hari ini adalah peluang untuk terus melayani karena tak seorang pun tahu berapa lama sisa waktunya. Dan, beliau akan terus melayani Tuhan sampai waktunya tiba.

Amin!

(Visited 42 times, 1 visits today)

Last modified: Aug 21

Close