Married's Good News & Event
Good News Jemaat Surabaya - Niluh
Pada Februari 2018, GKDI Surabaya kedatangan Ibu Niluh yang diperkenalkan seorang sister. Niluh mengenal komunitas kita dari Facebook GKDI. Dia sering menyimak kesaksian yang dimuat di sana dan terkadang mengirim pesan untuk minta didoakan. Namun, baru setelah mendengar kesaksian orang yang berubah karakternya karena Bible Study, Niluh pun memberanikan diri untuk ikut belajar firman.
Pada pertemuan pertama, Niluh ragu-ragu dan merasa minder untuk menceritakan masalahnya. Namun, setelah mengobrol sejenak dan ditanya apa pengharapannya dari Bible Study, Niluh menangis dan mengungkapkan keinginan untuk mengubah sifat pemarahnya.
Sehari-hari, Niluh bekerja menjual gorengan dan suaminya, Kadek, sebagai tukang bangunan. Mereka dikaruniai tiga anak perempuan. Banyak masalah dalam rumah tangga Niluh berakar dari karakternya yang pemarah. Dia sering bertengkar dengan suami, juga tidak dekat dengan anak-anak karena mereka takut kepadanya.
Dalam pertemuan berikutnya, Niluh bertutur bagaimana dia telah rindu mencari Tuhan selama tiga tahun terakhir. Niluh pernah datang ke sebuah gereja, tetapi belum ada yang mengajarinya tentang firman Tuhan; membuka Alkitab pun dia tak pernah. Setelah mengikuti pertemuan demi pertemuan Bible Study, Niluh menjadi lebih semangat dan membuka diri. Dia akhirnya mengerti bahwa karakter pemarah membawanya kepada dosa dan membuat Tuhan sedih.
Tantangan demi tantangan Niluh lalui untuk mengubah sifat buruknya. Dia mulai rutin saat teduh, juga belajar bersabar dan berkomunikasi tanpa terpancing amarah. Semua dia lakukan dengan tekun, hingga suaminya menyadari perubahan tersebut. Kadek heran sekaligus senang melihat bagaimana Niluh menjadi lebih sabar terhadap anak-anak mereka. Niluh juga dibimbing untuk menghormati suaminya, tidak hanya dalam perkataan, tetapi juga dalam pikiran dan bahasa tubuh. Terlebih, dia belajar mengampuni mertuanya, bahkan meminta maaf kepada mereka saat pulang ke Bali.
Dari pemarah menjadi penyabar, dari rendah diri menjadi percaya diri, dari tidak kenal firman Tuhan menjadi orang yang mematuhi perkataanNya. Keyakinan dan kerinduan inilah yang membuat Niluh berubah, bertobat, dan akhirnya memutuskan dibaptis. Pada tanggal 28 Juni 2018, Niluh menjadi murid dengan dukungan penuh dari Kadek.
Hari ini, Kadek pun tertarik belajar firman Tuhan. Berawal dari bukan orang percaya dan punya ketakutan terusir dari kekerabatannya, Kadek menjadi orang yang berkomitmen belajar Alkitab. Semua karena Niluh mau menjadi terang dalam keluarga mereka.
Praise the Lord!
ARTIKEL TERKAIT
Good News Pematang Siantar - Uci Ambarita
Pulih karena Mencari Tuhan Mengampuni bukanlah hal mudah, apalagi jika suatu hubungan sudah begitu keruh dan segala sesuatu di dalamnya tampak negatif. Namun, hal ini tidak…
Baca selengkapnyaGood News Jemaat Pematang Siantar - Amy
Bersedia Jalani Tantangan Meminta Maaf Pada 20 Februari 2018, Amy, saudari kita dari Jemaat Pematang Siantar, mengambil keputusan menjadi murid Yesus dan bergabung dalam Married…
Baca selengkapnyaGood News Jemaat Lampung - David
Perjalanan hidup rohani David membuahkan hasil setelah setahun belajar Alkitab dan konseling pernikahan. Awalnya, David tertarik mendalami firman Tuhan karena melihat bagaimana…
Baca selengkapnya