Terlahir dalam keluarga Kristen, dengan orang tua (Christian-Julia) dan kakak yang telah menjadi Murid Yesus, membuat Gwen sudah bergabung dengan ministry Kerajaan Kanak-Kanak sejak kecil. Menginjak usia remaja, ia merasakan kerinduan yang lebih besar untuk hidup dekat dengan Tuhan.

Selama tiga tahun terakhir, Gwen belajar Alkitab dengan bimbingan Laras, salah seorang mentor Teens Ministry. Dalam rentang tersebut, ada masa-masa ketika ia berhenti karena kesibukan sekolah dan berbagai kegiatan lain. Hal ini tidak hanya menjauhkannya dari komunitas teens, tetapi juga membuat hubungannya dengan Tuhan semakin nrenggang.

Saat belajar tentang dosa, Gwen sadar bagaimana perbuatannya membuat Tuhan sedih, dan ia makin dikuatkan untuk bertobat. Ia belajar untuk lebih dekat dan terbuka dengan teman-teman teens, serta memprioritaskan Tuhan dalam hidupnya.

Orang-orang di sekeliling Gwen pun melihat perubahan dalam hidupnya. Ia menjadi anak yang penuh sukacita, ramah, mudah berbaur, mau berbagi cerita dengan kakaknya, serta lebih percaya diri.

Tanggal 8 Desember 2018, Gwen memberi diri untuk dibaptis. Keluarga Gwen dan seluruh jemaat bersukacita menyambut kemenangannya di dalam Tuhan. Selanjutnya, Gwen ingin terus menyenangkan hati Tuhan dengan melakukan perintah-Nya, serta peduli terhadap lingkungan dan orang-orang lain di sekitarnya. Amin.