Married's Good News & Event
Good News Jemaat Malang - Herry Susanto
Melayani gereja merupakan hal integral dalam kehidupan sehari-hari Herry Siswanto. Bersama sang istri, Laosma, Herry berkegiatan dari pagi hingga malam, bahkan sampai menginap di gereja. Gereja adalah rumah keduanya. Setiap tugas Herry jalankan dengan tekun dan serius, bahkan melebihi kemampuan awalnya. Ia tidak hitung-hitungan dalam pelayanan. Selain itu, Herry dan istrinya punya hubungan baik dengan pengurus gereja dan pendeta. Sekilas kelihatannya tidak ada masalah dalam kehidupan rohaninya.
Pada tahun keenam pelayanan, Herry sadar ada bagian dalam kehidupan rohaninya yang tidak terpenuhi dan kosong. Semakin banyak pelayanan yang ia lakukan, semakin kering batinnya. Herry melihat bahwa kesuksesan pelayanannya tidak sejalan dengan kebahagiaan pernikahannya, serta parenting (pengasuhan) putri mereka, Kezia. Meskipun Herry dan istrinya setiap hari melayani gereja, hubungan mereka dengan Tuhan masih dangkal. Mereka tidak berkomunikasi dengan Tuhan. Berdoa dan membaca Alkitab hanyalah rutinitas hari Minggu. Pernikahan mereka dibangun dengan amarah dan tanpa kasih, hingga hal itu berimbas pada karakter Kezia.
Herry dan Laosma berinisiatif mencari penyegar bagian rohani yang kering tersebut. Bukan hal mudah untuk mengangkat masalah mereka dalam pertemuan jemaat. Namun, Tuhan menuntun keluarga Herry kepada komunitas yang sehat dan mendukung pertumbuhan iman mereka. Tuhan mengubah cara pandang Herry mengenai manusia dan Allah. Bahwa kekristenan merupakan proses membangun hubungan yang dalam dengan Tuhan, bukan aktivitas pelayanan semata.
Herry pun mengubah tujuan pelayanannya, yaitu untuk memperdalam hubungan dengan Tuhan. Doa dan baca Alkitab kini menjadi kesukaannya. Firman Tuhan menjadi landasannya dalam membangun kehidupan keluarga. Hubungan Herry dengan Tuhan yang semakin kuat membuat semangat pelayanannya tak pernah luntur, bahkan semakin bahagia ia lakukan. Perubahan Herry memengaruhi hubungannya dengan Laosma dan Kezia. Herry menjadi suami yang selalu ada untuk istrinya, serta ayah yang mengenal anaknya.
Hingga hari ini, Kezia terus belajar menumbuhkan karakter-karakter positifnya bersama kelompok teens. Talenta Herry membuatnya dipercaya untuk menangani multimedia, sistem tatasuara, serta dokumentasi ibadah. Kini Herry selalu bersukacita dalam pelayanannya dan tidak ragu menginjil di mana pun ia berada. Herry berharap kelak dapat membangun ministry di lingkungan rumahnya, yang terletak cukup jauh dari kota Malang.
ARTIKEL TERKAIT
Good News Pematang Siantar - Uci Ambarita
Pulih karena Mencari Tuhan Mengampuni bukanlah hal mudah, apalagi jika suatu hubungan sudah begitu keruh dan segala sesuatu di dalamnya tampak negatif. Namun, hal ini tidak…
Baca selengkapnyaGood News Jemaat Pematang Siantar - Amy
Bersedia Jalani Tantangan Meminta Maaf Pada 20 Februari 2018, Amy, saudari kita dari Jemaat Pematang Siantar, mengambil keputusan menjadi murid Yesus dan bergabung dalam Married…
Baca selengkapnyaGood News Jemaat Lampung - David
Perjalanan hidup rohani David membuahkan hasil setelah setahun belajar Alkitab dan konseling pernikahan. Awalnya, David tertarik mendalami firman Tuhan karena melihat bagaimana…
Baca selengkapnya