Ikut Tuhan karena Ketulusan Hati dan Kasih untuk Keluarga

Lahir tanpa pengertian yang benar tentang Tuhan membuat Anton tak mengerti mengapa Tuhan menciptakannya di tengah-tengah lingkungan dan keluarga yang ia miliki saat ini. Namun, Tuhan menggunakan berbagai cara untuk mempertemukan orang-orang yang merindukan diri-Nya dengan jemaat-Nya. 

Inilah yang dialami Anton, pemuda yang memutuskan belajar Alkitab setelah mendengar pertemuan ibunya dengan seorang sister dari Jemaat Malang. Setelah itu, ibu Anton menghubungi tim digital melalui informasi di akun media sosial GKDI Official. Ketertarikan Anton pun semakin bertambah setelah mengikuti acara Bible Talk Single Ministry Malang. 

Anton sangat mengasihi keluarganya, dan tidak pernah perhitungan jika ada anggota keluarganya yang meminta tolong. Namun, ia memiliki kepribadian yang reaktif sehingga sering kali tidak menunjukkan cara yang tepat untuk mengekspresikan rasa kasihnya kepada mereka. Hal ini menimbulkan berbagai friksi yang memengaruhi keharmonisan keluarganya. 

Putra sulung dari dua bersaudara ini pertama kali mendengarkan firman Tuhan dari Yeremia 29:11: “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Ayat ini memberikan harapan baru bagi Anton, dan secara khusus, bagi kehidupan keluarganya, sehingga ia ingin lebih mengenal Tuhan lebih dalam. Bahkan, keputusan ibunya untuk tidak melanjutkan Bible Study tidak memudarkan keyakinan Anton kepada Tuhan. 

Anton begitu bersemangat menyelidiki firman Tuhan, baik lewat saat teduh dan Bible Study. Ketulusan hatinya mengingatkan kita pada Kisah Para Rasul 17:11: “Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.” Salib Yesus memberikan kehidupan baru baginya, hingga ia menjadi seorang yang bersedia dibimbing, dibantu, dan punya semangat memberi. 

Kini Anton semakin dekat dengan keluarganya. Ia belajar menerima segala kekurangan mereka, berjuang mengendalikan sikap emosionalnya, lebih mengasihi orang tua, serta menjadi kakak yang mengayomi adiknya. Anton juga menjadi orang yang lebih bahagia, karena tahu bahwa Tuhan selalu merancangkan damai sejahtera baginya. Cara hidupnya memberi dampak bagi adiknya, yang memutuskan untuk serius belajar firman.

Pada 26 Oktober 2019, Anton memutuskan untuk menjadi murid Yesus walaupun ibunya tidak menyambut baik keputusan tersebut. Anton mengerti bahwa dengan mengenal dan mengasihi Tuhan, ia juga harus mematuhi perintah-Nya. Ia kini memberikan warna baru bagi Singles & Professionals Ministry Malang, dan menjadi orang yang selalu dapat diandalkan untuk melayani. Praise the Lord!

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:

WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:

Video inspirasi: