Ministries
Good News Jemaat Jayapura - Steven
Rancangan Tuhan
Steven Kurniawan lahir di Jakarta, 6 Oktober 1989. Ia adalah bungsu dari 2 bersaudara. Ayahnya berprofesi sebagai driver antar jemput anak sekolah, sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga yang punya bisnis sampingan sebagai agen properti.
Kedua orang tuanya bercerai ketika ia masih kecil. Sebagai hasilnya, Steven tidak mendapatkan perlindungan dan kasih sayang dari orang tuanya. Bersama kakaknya, ia tinggal dengan ibunya dan hidup serba pas-pasan. Karena tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang orang tua, Steven menjadi pribadi yang cuek, menutup diri, dan tidak ambil pusing dengan kejadian di sekitarnya. Ia juga sempat menjalin hubungan dengan gadis yang berbeda keyakinan.
Tahun 2010, Steven diajak oleh pamannya untuk tinggal di Jayapura. Kebetulan, di Jayapura ini pamannya ini sudah memiliki bisnis yang cukup sukses. Tak lama kemudian Steven bekerja di percetakan milik pamannya, dan menjadi orang kepercayaan sang paman.
Siapa sangka, kepindahannya ke Jayapura membuat Steven mengenal komunitas murid Yesus. Seorang saudari, Mega - yang juga bekerja di salah satu usaha milik paman Steven - memperkenalkan Steven kepada saudara-saudari dalam jemaat. Awalnya ia sangat canggung, karena terbiasa hidup sendirian dan tidak dekat dengan orang-orang, kecuali untuk urusan pekerjaan.
Meskipun demikian, Steven menerima ketika diajak untuk belajar Alkitab. Di sinilah ia mulai melihat bahwa Tuhan punya rencana yang besar dalam hidupnya. Steven mulai mengenal Kristus, mengapa Kristus mau mati buat Dia, dan juga bahwa Tuhan mau memakai dirinya.
Steven yang dulunya pendiam, cuek, bahkan hidup seolah tak punya batasan akhirnya bisa mengerti kehendak Tuhan dalam hidupnya. Pada bulan Agustus 2020, Steven mengambil keputusan untuk menjadi murid Yesus dan dibaptis.
Saat ini, Steven menjadi seorang murid yang sangat bersukacita. Ia mengambil tanggung jawab sebagai pemimpin di ministry single Jayapura, membantu Digital Team Jayapura dan banyak terlibat dalam aktivitas jemaat. Impiannya adalah terus berakar dan bertumbuh dalam Kristus, memberi hidup lebih banyak dalam Tuhan, memiliki pasangan hidup yang seimbang, dan membantu keluarganya menjadi murid Yesus.
To God be the Glory -
ARTIKEL TERKAIT
Good News Jemaat Jayapura – Suwanti
THE POWER OF SOCIAL MEDIA Lahir di Samarinda pada 28 Februari 1995, Suwanti Bassrain, atau lebih akrab disapa Wanti, adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Di masa kecilnya, cukup…
Baca selengkapnyaKabar Baik Jemaat Nias - Safar
Tanggapi Jawaban Doa dengan Kerendahan Hati Tuhan memanggil kita untuk mengenal-Nya lebih dalam lagi dengan berbagai cara yang terkadang tak bisa kita tebak. Demikian pengalaman…
Baca selengkapnyaKabar Baik Jemaat Magelang - Joe
Ingin Menjadi Dampak Baik bagi Sesama Kerendahan hati adalah pintu bagi pemahaman akan Tuhan. Inilah perjuangan pribadi Joe, seorang saudara dari Jemaat GKDI Magelang yang…
Baca selengkapnya