Yesus Adalah Harta Paling Berharga

Tetap setia dan percaya pada penyertaan Tuhan saat bahtera rumah tangga kita dilanda badai adalah tantangan yang tak mudah dihadapi. Kita diuji untuk berserah, mengasihi, dan berbagi, sekalipun sedang memikul beban berat. 

Asiu, seorang saudari di Jemaat Bangka (Pangkalpinang), yang menjadi murid Yesus pada 2009, mengalami hal ini. Berawal dari keinginan untuk memulihkan hubungan pernikahannya, ia mulai mengenal firman Tuhan.

Pribadi Asiu yang pemalu dan tertutup sedikit demi sedikit berubah karena ia sering diajak membagikan pengalaman hidupnya kepada banyak orang. Ini membuat ia lebih percaya diri dan terbuka. Sayang, ketika Asiu memutuskan untuk dibaptis, suaminya menolak. Ia pun harus menghadapi pergumulan: untuk ikut suami atau Tuhan. Akhirnya, ia memilih ikut suaminya pindah di Jakarta dan meninggalkan Jemaat Bangka.

Enam tahun berlalu, kehidupan pernikahan Asiu kembali sulit. Ia terpaksa pulang ke Pangkalpinang dengan keempat anaknya yang masih kecil dan menumpang di rumah saudara kandungnya untuk sementara.

Sekali lagi, Asiu dikuatkan oleh jemaat dan dibantu membangun hubungan dengan Tuhan. Konflik dengan suami membuat tantangannya kali ini lebih berat. Namun, Asiu melihat bahwa pembimbingan merupakan salah satu hal yang begitu kuat dan konsisten dijalankan oleh jemaat. Ia merasa terbantu oleh kehadiran orang-orang yang menuntunnya untuk mengambil keputusan-keputusan bijak dalam hidup. Dengan keyakinan bahwa hanya Tuhan yang bisa mengubah hidupnya, Asiu direstorasi ke dalam jemaat pada bulan Juni 2015.

Setelah terlibat dalam persekutuan, karakter Asiu semakin bertumbuh. Melihat perubahan ibunya, putra sulungnya yang masih remaja menjadi tertarik belajar Alkitab, lalu memberi diri dibaptis. Salah seorang adiknya, yang melihat perubahan sang kakak, ikut tertarik mendalami firman Tuhan, dan akhirnya juga menjadi murid Yesus.

Asiu menjalani masa-masa sulit dalam hidupnya dengan bergantung kepada Tuhan. Selain bekerja mencari nafkah untuk menghidupi keluarga, ia juga rajin berdoa dan menyerahkan hasilnya kepada perkenanan Tuhan. Asiu juga suka membagikan kisah-kisah tentang doanya yang terjawab, yang begitu menginspirasi saudara-saudari dalam jemaat.

Secara pribadi, Asiu telah merasakan bagaimana berjalan bersama Tuhan meringankan beban yang dipikulnya. Ia percaya bahwa Yesus adalah hartanya yang paling berharga, yang mampu mengubah keadaan dan karakter seseorang. Untuk itu, ia ingin terus menjadi teladan bagi keluarganya.

Hingga kini, Asiu terjun dalam pelayanan Caring Team Ministry, serta melayani sebagai guru tetap di Kid’s Kingdom Ministry. Harapannya adalah dapat membangun keluarga yang takut akan Tuhan, dan agar kedua anaknya yang duduk di bangku Sekolah Dasar kelak bisa menjadi murid Yesus. 

Biarlah segala kemuliaan hanya bagi Tuhan!

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait: Berpegang pada Janji Tuhan di Masa Sulit

Video inspirasi: