gkdi lagu

Doa bersama orang lain akan menyuntikkan semangat baru dalam hidup kerohanian Anda. Selain tiga manfaat yang telah diuraikan di halaman sebelumnya, tiga manfaat berikut juga dapat kita peroleh melalui doa bersama.

4. Sadar bahwa Anda Tidak Sendirian

Setelah mengenal lebih dekat saudara-saudari kita (poin 3), kita tahu kisah-kisah hidup orang lain: pengalaman masa lalunya, tantangan masa kininya, maupun impian masa depannya. Tidak seorang pun, tak peduli apa status sosialnya, yang luput dari ketiga hal tersebut. Orang yang hidup berkelimpahan pun punya tantangan dan pergumulannya sendiri.

Melalui doa bersama, kita diyakinkan bahwa kita tidak sendirian. Setiap orang sedang memikul salib. Mungkin ukurannya saja yang berbeda-beda, tergantung kapasitas masing-masing. Kita bergumul dengan tekanan atasan di kantor, sementara orang lain bergumul dengan tekanan rekan bisnis. Kita dicemooh rekan kerja karena cara hidup kita yang berbeda, sementara  orang lain diancam oleh mafia yang merasa dirugikan oleh usahanya. 

Manusia sering tergoda mengasihani diri sendiri. Merasa dirinya yang paling malang, sementara orang lain lebih beruntung. Namun, ketika duduk bersama dalam doa, kita sadar: nyatanya tidak ada hidup pengikut Kristus yang semulus jalan tol. Selalu saja ada aral atau tantangan. Hidup yang melawan arus dunia pasti akan menimbulkan riak-riak.

Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah. – Yakobus 4:4b

Demikian sebaliknya, ketika kita memilih menjadi sahabat Allah, mau tidak mau kita akan menjadi musuh dari hal-hal yang duniawi. Karena, prinsip dunia tidak pernah selaras dengan prinsip Allah.

Namun, dengan mengetahui bahwa kita tidak sendirian, bahwa saudara-saudari kita juga tengah berjuang memenangkan pergumulannya, kita akan dikuatkan. Dalam doa bersama, kita semakin terdorong untuk terus hidup dalam tuntunan Allah dan melawan semua tipu muslihat dunia.

Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. – 1 Petrus 5:9

5. Lebih Semangat Berdoa

Tak dapat dipungkiri, sebagai manusia, tindakan kita sedikit-banyak dipengaruhi faktor luar. Misalnya, saat ada tamu yang ingin berkunjung ke rumah, kita merapikan rumah lebih apik daripada biasanya. Kita memasak makanan istimewa, meski itu butuh waktu dan energi yang lebih besar. Mengapa? Karena, kita ingin memberikan kesan yang baik kepada tamu kita.

Begitu pula dalam doa bersama; kita akan lebih khusyuk berdoa lantaran tahu ada orang lain yang turut mendengarkan doa kita. Ada orang yang sudah kita dengarkan kisah hidupnya, yang juga ingin kita doakan. Tidak mungkin kita berdoa asal-asalan, sambil terkantuk-kantuk, atau mengulang-ulang doa yang sama. Pastilah kita ingin berdoa serius. Setidaknya partner doa kita tahu bahwa kita tulus mendoakannya.

Itulah sebabnya doa bersama akan memberikan warna berbeda dalam hidup kerohanian kita. Bukan berarti saat berdoa sendiri kita tidak semangat. Namun, kita tertantang untuk berdoa sungguh-sungguh, sebagaimana orang di samping kita juga sungguh-sungguh mendoakan kita. Alangkah senangnya ketika di lain waktu saudara tersebut datang dan mengucapkan terima kasih. Impiannya terwujud berkat doa-doa kita.

“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” – Matius 18:20

Terlebih, Tuhan mengatakan Dia hadir dalam kumpulan orang yang sedang berdoa bersama. Jadi, bagaimana mungkin kita tidak lebih semangat memanjatkan doa saat bersama saudara/saudari seiman kita?

6. Menjadi Inspirasi Bagi Orang Lain

Kita bermaksud menggali inspirasi dari partner doa kita, tetapi di saat yang sama, sebenarnya dia juga sedang menimba inspirasi dari kita. Semua orang bergumul, yang berbeda adalah skalanya. Kemenangan yang kita bagikan atas sebuah pergumulan bisa membantu saudara kita yang sedang memperjuangkan hal serupa. Kita tidak bermaksud menggurui, tapi siapa sangka, orang lain belajar banyak dari pengalaman kita. 

Kadang kita perlu mendapat afirmasi atau pengakuan melalui apa yang orang lain pandang dan pikirkan tentang diri kita. Kita merasa hidup kita penuh kekurangan, jauh dari ideal, tapi ternyata ada orang yang mendambakan hidup kita. Kita merasa telah melakukan banyak kesalahan, banyak gagal, tetapi orang lain justru terinspirasi oleh keuletan kita.

Pandangan positif orang lain bisa membantu kita melihat dan mensyukuri apa yang kita miliki. Memang tidak ada kata puas dalam diri manusia. Orang yang paling kaya dan sukses pun masih ingin lebih dan lebih. Jadi, bersyukurlah jika hidup kita menjadi inspirasi bagi orang lain, sekecil apa pun itu. 

Bersyukurlah juga saat hidup kita menjadi jawaban doa saudara kita. Cara Tuhan  selalu ajaib. Dia bisa menolong kita lewat pertemuan dengan orang lain. Dan, Dia juga bisa menolong orang lain lewat pertemuan dan doa bersama dengan kita. Bisa jadi, semangat dan inspirasi hidup yang kita bagikan adalah pertolongan yang sedang dibutuhkan saudara/saudari kita.

“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” – Matius 5:16

Biarlah hidup kita menjadi cahaya yang menerangi kegelapan, sebuah kesaksian bagi sesama. Sebagaimana kita belajar dan terinspirasi oleh hidup orang lain, mereka juga belajar dan terinspirasi oleh hidup kita. Pada akhirnya, nama Tuhan akan dimuliakan.

Jadi, dengan siapa Anda akan buat janji doa minggu ini? Tentunya Anda tidak harus bertemu langsung. Berdoa lewat media komunikasi seperti video call atau telepon juga akan Tuhan dengarkan. Semoga hidup doa Anda menjadi lebih indah!

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:

WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:

Video inspirasi: