Written by Sui Ching 7:38 am Devotionals, Biblical Talk, Character, Lifestyle, Self Development, Spiritual Life

Bagaimana Mengubah Emosi Negatif Menjadi Positif? – Gereja GKDI

Positif-Gkdi-Cover

Setiap orang pasti memiliki yang namanya emosi. Entah itu emosi positif atau negatif. Menurut penelusuran saya di google, emosi adalah reaksi terhadap sesuatu atau seseorang yang sangat intens namun dalam waktu yang singkat. 

Memiliki emosi adalah sesuatu yang wajar. Emosi bisa membuat kita gembira atau semangat, dan di sisi lain bisa juga membuat kita menangis atau marah. Semua perasaan itu normal adanya.  

Emosi Positif, Hidup Lebih Baik

Positif-Gkdi-1

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa emosi bisa menjadi penentu keberhasilan seseorang? Kemampuan mengenali dan mengendalikan perasaan dapat menentukan nasibnya di masa yang akan datang.

Nah, kemampuan mengenali, mengendalikan dan menata emosi perasaan inilah yang disebut Emotional Quotient, atau EQ. Menurut penelitian, seseorang dengan EQ yang tinggi bisa jadi akan sukses dalam hidupnya daripada seseorang dengan kecerdasan intelektual (IQ, Intellectual Quotient) yang tinggi.

Ini dikarenakan orang dengan EQ tinggi mampu mengendalikan emosi, berempati, dan juga membangun hubungan. Kemampuan menata emosi dan hubungan ini akan berpengaruh besar dalam karakternya, yang akan memengaruhi jalan hidupnya.

Sebagai seorang Kristen, kita juga perlu memiliki EQ yang tinggi. Mengapa? Karena EQ yang baik akan berhubungan dengan penguasaan diri. Penguasaan diri tentu akan memudahkan kita untuk melakukan apa yang baik di mata Tuhan.

Emosi Negatif dan Cara Mengubahnya

Namun demikian, penguasaan diri yang baik memang tidak mudah. Emosi positif dan negatif akan berganti-ganti seiring waktu. Bagaimana saat kita menghadapi emosi yang negatif?

Ternyata Alkitab punya jawabannya. Mari kita simak!

Kemarahan

Positif-Gkdi-2

Efesus 4:26-27 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada iblis

Adakah diantara kita yang tidak pernah marah? Tentu kita semua pernah marah, baik marah kecil atau marah besar. Marah adalah salah satu emosi yang wajar, meski tidak enak. Memang, ada kalanya kita perlu marah demi sesuatu yang benar. Namun, marah yang tidak terkendali akan mengarahkan kita jatuh dalam dosa.

Bagaimana mengendalikan marah? Di Efesus dikatakan :

boleh marah, tapi jangan berbuat dosa. Apa maksudnya? Semisal, ketika marah, pastikan bahwa kita memiliki self-control. Dengan demikian, kita pun terhindar dari perbuatan-perbuatan dosa.

Selesaikan kemarahan tersebut pada hari itu juga. Artinya, semisal kita kesal dengan anak atau teman, tanpa sengaja kita menjadi emosi dan keluar kata-kata yang tidak bijak, segeralah minta maaf atau berdamai dengan orang tersebut, supaya iblis tidak mengambil kesempatan untuk membuat kita jatuh dalam dosa. Dengan demikian kita telah bersikap positif.

Kekhawatiran

Positif-Gkdi-3

Filipi 4:6-7 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Siapa yang lepas dari kekhawatiran semenjak pandemi mengubah dunia? Rasanya bukan hanya masyarakat umum saja yang terkena dampaknya. Perusahaan-perusahaan besar bahkan bertumbangan satu persatu. Masa depan pun terasa gelap.

Hidup dalam kekhawatiran tentu tidak menyenangkan. Pikiran terasa kacau, emosi pun terkuras.

Bagaimana menghadapinya? Ketika kita khawatir, kita perlu datang kepada Tuhan dalam doa. Dari situlah kita mendapat damai sejahtera.

Kitab Filipi mengajarkan untuk kita menyampaikan segala hal keinginan kita dalam doa dengan permohonan dan ucapan syukur. Dengan demikian, kita akan memperoleh damai sejahtera yang diberikan oleh Allah,yang melampaui segala akal. Artinya, damai sejahtera yang tidak masuk akal, tapi bisa kita rasakan dan nyata.

Hasilnya, hati dan pikiran kita senantiasa terpelihara di dalam Kristus. 

Kesedihan dan Depresi

Positif-Gkdi-4

Yesaya 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah Firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Kehilangan sesuatu – entah harta, orang terdekat, atau pekerjaan – tentu tidak mudah. Kesedihan dan duka yang muncul bisa berujung pada depresi.

Bagaimana menghadapinya? Saat kesedihan dan depresi menyelimuti, kita perlu mengingat kembali akan kebaikan-kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Tuhan juga masih punya rencana buat kita, yaitu damai sejahtera, tidak akan mencelakakan kita, dan masa depan yang penuh harapan.

Ketika impian tidak seindah kenyataan, ketika harapan tak sesuai keinginan, bukan berarti Anda malang dan gagal. Tuhan punya rencana yang lebih indah lagi. Mari percayakan impian dan rencana Anda kepada Tuhan. Biarkan Tuhan yang membuat impian dan rencana-Nya terjadi dalam hidup Anda, sesuai kehendakNya.

Ketiga poin di atas hanya sebagian dari emosi negatif yang bisa diubahkan menjadi positif. Ingat, semua mungkin karena kuasa dan kebaikan Tuhan. Mari terus percaya kepada Tuhan, sehingga hidup kita sesuai dengan arahan-Nya.

Bersama dengan Tuhan, tidak satu pun hal yang tidak mungkin! God bless!

Related Articles:

Gereja GKDI terdapat di 37 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp

(Visited 145 times, 1 visits today)

Last modified: Oct 28

Close