Doa Kristen Yang Membuat Hati Tuhan Tergerak – Bag. 1

Bagaimana cara doa Kristen agar Tuhan mendengar dan tergerak hati-Nya.

Charles Spurgeon mengatakan “Doa adalah saraf ramping yang menggerakan otot sang Maha Kuasa.”. Saraf adalah sesuatu yang sangat kecil bukan? Saya memiliki beberapa saraf yang rusak karena operasi lutut. Bila Anda memukul lutut kiri saya di tempat yang spesifik saya tidak akan merasakan apa-apa. Saya belum pernah melihat langsung seperti apakah saraf itu berbentuk, tapi seluruh gerakan otot saya bergantung terhadapnya. Spurgeon melihat doa seperti saraf yang akan menggerakkan otot Tuhan. Saya suka gambarannya. Itu mengingatkan saya terhadap Mazmur 89: 9-13,

Engkaulah yang memerintah kecongkakan laut, pada waktu naik gelombang-gelombangnya, Engkau juga yang meredakannya. Engkaulah yang meremukkan Rahab seperti orang terbunuh, dengan lengan-Mu yang kuat Engkau telah mencerai-beraikan musuh-Mu. Punya-Mulah langit, punya-Mulah juga bumi, dunia serta isinya Engkaulah yang mendasarkannya. Utara dan selatan, Engkaulah yang menciptakannya, Tabor dan Hermon bersorak-sorai karena nama-Mu. Punya-Mulah lengan yang perkasa, kuat tangan-Mu dan tinggi tangan kanan-Mu.

Doa-doa saya lebih sering terasa seperti saraf kecil yang tak terlihat dibanding otot yang kekar atau tangan yang kuat. Saya adalah sarafnya – Tuhan adalah ototnya. Saya tidak perlu kuatir akan seberapa ‘kuat’-nya doa saya. Iman saya harus terletak pada ‘otot’ dari Tuhan, bukan saya sendiri.

Jadi bagaimana saraf kita dan otot Tuhan bekerja? Bagaimana kita harus berdoa? apa yang harus kita harapkan? mari bersama kita bahas satu dari tiga pemikiran saya…

Doa Kristen.

Doa kita akan menjadi lebih memuaskan jika Tuhan lah yang menjadi fokus kita.

Pernahkan ayah atau ibu Anda menuduh Anda bahwa Anda mengasihi mereka hanya karena uang? Tuhan menginginkan hubungan dengan kita lebih dari segala hal. John Piper mengatakan “Tuhan paling diagungkan dalam diri saya saat saya sangat puas dengan Dia.” Mengapa kita tidak mencoba untuk mengambil bagian pertama dari doa kita untuk sekedar berbicara dengan Tuhan – sebelum meminta sesuatu darinya?

Disiplinkan pikiran dan hati Anda untuk hanya berbicara tentang diriNya dan bagaimana diriNya menyukakan hati Anda. Berdoalah akan ayat ini:

“Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.” (Mazmur 27:4)

Dilanjutkan dengan ayat ini:

“Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau , jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair. Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau. Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.” (Mazmur 63:1-4)

Kita akan membahas dua poin lain dalam artikel selanjutnya.

Pertanyaan:

  1. Apakah Anda lebih fokus kepada permintaan dan masalah Anda dibanding Tuhan?
  2. Apa yang akan membantu Anda dalam membuat prioritas doa?
  3. Apa yang akan anda lakukan berbeda dari doa Anda?

Saudara Anda,

Malcolm

*Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:  Doa Kristen Yang Membuat Hati Tuhan Tergerak – Bag. 2