Tak hanya di Indonesia, penyebaran pesat Coronavirus Disease atau COVID-19 memberi dampak besar pada kehidupan masyarakat global. Aktivitas bisnis dan ekonomi nasional dan internasional menjadi lesu. Orang-orang tiada henti membicarakan COVID-19—tujuh hari seminggu, 24 jam setiap hari. Situasi darurat di banyak kota besar dunia membuat banyak orang panik dan merasa tidak berdaya. 

Kemudian, semakin banyak kita membaca / mendengar / mendiskusikan peristiwa ini, semakin cemaslah hati kita. Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya? 

Mungkin inilah saatnya untuk kembali melihat kebenaran yang tertulis di Alkitab, karena firman Tuhan adalah panduan tentang bagaimana seharusnya kita hidup. Berikut adalah hal-hal yang dapat bisa lakukan di tengah pandemi COVID-19:

Berdoa, Bersyukur, dan Bangun Hubungan dengan Tuhan

Mari tanyakan ke diri sendiri, berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk membaca, menonton, mengirim pesan via chat group, atau membicarakan COVID-19? Bandingkan dengan: berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk berdoa atau membaca firman-Nya, yang dapat menguatkan kita?

Saya menduga-duga, apakah Tuhan sebenarnya sedang “memaksa” kita untuk memiliki “hari Sabat.” Berapa banyak dari kita yang tak pernah berhenti bekerja atau meluangkan waktu secara layak untuk-Nya? Di tengah kehidupan yang tengah melambat ini, mungkin inilah waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama Tuhan. Untuk membangun kembali hubungan dengan Tuhan, yang selama ini terkubur oleh kesibukan kita. 

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. – Filipi 4:6-7

Saat bersama Tuhan, kita bisa ungkapkan segala yang kita rasakan—ketakutan, kecemasan, dan kepanikan kita. Namun, Kitab Filipi tidak hanya mengajarkan kita untuk mendoakan kekhawatiran kita saja, tetapi juga menyertainya dengan ucapan syukur. Bersyukur dapat membantu kita mengingat kesetiaan Tuhan yang tak terbatas, yang mampu memberikan kita harapan akan masa depan. 

Lakukan Kebaikan

Mungkin kita bertanya-tanya, apa yang Tuhan kehendaki lewat terjadinya wabah COVID-19 ini? Pesan apa yang Tuhan ingin sampaikan? Tak ada yang tahu secara spesifik mengenai hal ini. Namun, satu hal yang pasti, Tuhan ingin kita tetap melakukan hal-hal baik. 

Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. – 2 Timotius 1:7

Dalam situasi tak kondusif ini, banyak orang yang membutuhkan dukungan kita. Dan, ada begitu banyak hal positif yang bisa kita lakukan, seperti:

  • membantu orang tua (memasak, bersih-bersih, mencuci, dan lain-lain) selagi kita punya waktu lebih banyak di rumah
  • menanyakan kabar teman atau kerabat melalui pesan chat, telepon, atau video call
  • tetap hidup dengan tertib; bagi yang menerapkan WFH (work from home), tetaplah bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab
  • sharing saat teduh dan saling menguatkan satu sama lain
  • berdoa bersama anggota keluarga di rumah
  • membersihkan kamar, peralatan pribadi, dan ruangan lain di rumah
  • tidak menyebarkan berita hoaks yang membuat banyak orang ketakutan, dan mengecek kebenaran informasi sebelum meneruskannya
  • menggunakan waktu secara produktif, misalnya dengan membaca buku atau berolahraga, yang selama ini jarang dilakukan karena sibuk

Perkataan ini benar dan aku mau supaya engkau dengan yakin menguatkannya, agar mereka yang sudah percaya kepada Allah sungguh-sungguh berusaha melakukan pekerjaan yang baik. Itulah yang baik dan berguna bagi manusia. – Titus 3:8

Dan biarlah orang-orang kita juga belajar melakukan pekerjaan yang baik untuk dapat memenuhi keperluan hidup yang pokok, supaya hidup mereka jangan tidak berbuah. – Titus 3:14

Tuhan mengingatkan kita untuk tidak fokus dengan masalah dan ketakutan kita, tetapi fokus pada perbuatan baik, seperti menyebarkan kekuatan, kasih, dan tetap hidup dengan tertib. Mengapa? Karena, itulah hal yang baik dan berguna, dan supaya hidup kita tetap berbuah dalam segala keadaan. 

Baca Mazmur

Dalam Mazmur, Daud menuliskan janji-janji Tuhan yang menguatkannya ketika ia ketakutan menghadapi hal-hal yang berada di luar kendalinya. Janji-janji yang sama, yang Tuhan tepati bagi Daud, juga bisa menjadi sumber kekuatan kita saat ini. Firman Tuhan akan menyejukkan hati dan menenangkan jiwa kita. 

Inilah beberapa di antaranya:

Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. – Mazmur 23:1-4

Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar? – Mazmur 27:1

Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! – Mazmur 27:13-14

Ikuti Anjuran Pemerintah

Dalam situasi darurat, lebih mudah bagi kita mengkritik atau tidak menaruh perhatian pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan pihak berwenang. Namun, pemerintah bersama para tenaga kerja medis tengah bekerja keras untuk melindungi rakyat. Dan, Alkitab berkata bahwa kita harus tunduk kepada pemerintah dan pemimpin kita.

Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. – Roma 13:1-2

Ingatkanlah mereka supaya mereka tunduk pada pemerintah dan orang-orang yang berkuasa, taat dan siap untuk melakukan setiap pekerjaan yang baik. – Titus 3:1

Jadi, marilah kita ikuti panduan, nasihat, dan aturan apa pun yang diterapkan pemerintah dalam upaya menjaga kesehatan dan keamanan seluruh rakyat Indonesia.

Jaga Kebersihan dan Kesehatan

Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Di tengah pandemi COVID-19, kita justru harus lebih memperhatikan kesehatan dan gaya hidup kita. Antara lain dengan:

  • tidur cukup dan tidak larut malam
  • makan makanan bergizi
  • menerapkan social distancing, sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer
  • hindari menyentuh wajah dan buang masker sehabis pakai
  • berganti pakaian setiap hari atau sehabis pulang bepergian, dan tidak mengenakannya ulang
  • batasi aktivitas di luar rumah dan keluarlah jika benar-benar perlu saja (orang muda dan anak-anak bisa menjadi carrier (pembawa) virus corona, tanpa gejala, dan menularkannya pada orang berusia lanjut atau orang yang memiliki riwayat penyakit kronis)
  • berjemur setiap hari, dalam rentang jam 10.00-15,00, selama 15 menit saja
  • mengonsumsi suplemen, seperti vitamin C, untuk meningkatkan imunitas tubuh
  • berolahraga secara teratur
  • istirahat di rumah jika sakit atau kurang fit

Kita bersikap waspada dan menerapkan hal-hal di atas bukan karena tidak beriman atau tidak percaya Tuhan akan melindungi—sebaliknya, justru karena itulah yang Tuhan kehendaki. Iman tanpa perbuatan adalah mati (Yakobus 2:26). Kita beriman Tuhan dapat melindungi, tetapi kita juga perlu melakukan bagian kita. 

Saat seluruh dunia, termasuk Indonesia, sedang berjuang melawan wabah COVID-19, mari gunakan waktu, hati, dan pikiran kita untuk hal-hal yang benar, baik, dan berguna. Lakukan apa yang menjadi bagian kita, seperti menjaga kebersihan, mengikuti anjuran pemerintah, serta memperkuat hubungan kita dengan Tuhan. Semoga dengan demikian, kita dapat menyenangkan hati Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain di sekitar kita. Tuhan memberkati!

Bagaimana caranya agar tetap tenang di tengah pandemi virus corona? Yuk, ikuti selengkapnya di sini.

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:

WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:

Video inspirasi: