Berdoa dengan Penuh Keyakinan Iman – Ibrani 10:19-22

Maukah Anda untuk berdoa dengan penuh keyakinan iman? Tuhan ingin dekat dengan kita – untuk itu Ia mengirim Yesus. Mengetahui akan hal tersebut, mengapa kita terkadang masih tidak memiliki keyakinan saat mendekati Dia? Atau, ketika sedang berdoa, merasa lemah karena kekuatiran? Hari ini kita akan membuka buku Ibrani 10: 19-22 dan mempelajari tiga tips untuk membantu kita berdoa dengan penuh keyakinan iman.

King Cantona

Kami tinggal di Manchester pada tahun 90an. Saat itu tim sepakbola Manchester United sedang berkuasa dan Eric Cantona adalah sang “Raja”. Saya sangat mengaguminya dan terkadang berdoa untuknya agar saya atau salah seorang anggota gereja dapat kesempatan untuk mengundangnya beribadah.

Anak perempuan saya sedang belajar piano dan dia membutuhkan metronome. Saya beserta anak laki-laki saya pergi ke toko musik untuk membelikannya. Ketika kami naik ke lantai dua, saya begitu terkejut melihat Eric Cantona bersama dua orang temannya disana. Dia sedang mencoba untuk memainkan terompet. Saya membeli metronome dan pergi keluar.

Saya menunggu selama beberapa menit (yang terasa seperti berjam-jam) hingga dia keluar. Hampir tercekik oleh rasa deg-degan saya memberanikan diri untuk berkata “Halo”. Dia, diluar dugaan, berbalik kearah saya. Saya merasa seperti cacing dihadapan burung elang yang lapar. Dengan gagap, saya memberikannya kartu gereja dan mengajaknya untuk beribadah di ibadah Minggu. Dia melihat saya dan berkata “Tidak”.

Ketika menjawab demikian dia mengatakannya dengan nada yang sopan, tetapi dia tidak menunjukan rasa tertarik sama sekali. Saya meninggalkan tempat itu dengan gembira karena perjumpaan dengannya, tetapi lelah secara emosional!
 

Membangun Jembatan

Orang-orang tertentu membuat kita takut. Mereka seakan membuat mulut kita kering dan lidah kita terikat. Dalam beberapa kasus hal itu diakibatkan karena rasa hormat yang luar biasa, sementara sisanya diakibatkan oleh rasa takut yang murni. Baik rasa sadar kita akan dosa-dosa yang kita lakukan, maupun ke-illahian Allah tidak menjadi halangan untuk kita mendekatiNya. Bahkan, jarak atau pemisah antara kita dan Allah sudah dijembatani oleh Yesus.
Apa artinya ini bagi doa kita? Menurut Ibrani 10: 19-22 kita punya jawaban akan masalah ini. 
 
10:19 Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, 10:20 karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri, 10:21 dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah. 10:22 Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.

BAHKAN, JARAK ATAU PEMISAH ANTARA KITA DAN ALLAH SUDAH DIJEMBATANI OLEH YESUS.

Keyakinan Iman yang Penuh

Keyakinan kita dalam doa dibangun oleh apa yang sudah Tuhan perbuat melalui Yesus. Itu tergantung oleh Tuhan dan bukan kita. Kata yakin atau percaya diri adalah sesuatu yang penting di buku Ibrani (lihat Ibr 3:6; Ibr 4:16; Ibr 10:35 dan juga ayat yang sedang kita bahas ini). Kita tidak perlu untuk kekurangan keyakinan ketika berdoa karena tiga alasan ini.

1. Tubuh Kristus sudah menjadi tiket masuknya. Oleh sebab itu, kita menyembah, memuji, dan memberi persembahan kepadaNya. “Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.”  – Efesus 3:12. Jika Tuhan rela membayar harga yang sangat mahal untuk dekat dengan kita, anda tidak perlu kuatir akan doa anda.
2. Sudah tidak ada lagi pemisah. “Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah.” – Markus 15:38. Jika pemisah itu sudah terbelah, tidak ada lagi yang menghalangi kita dengan Bapa.
3. Satu baptisan cukup. Imam-imam perjanjian lama harus melakukan pencucian secara berkali-kali. Tapi, karena apa yang telah dilakukan Yesus, satu celupan sudah cukup. Pembersihan tubuh di sini adalah suatu inisiasi (dalam bahasa Yunani) karena hal itu mengacu pada baptisan. Mungkin beberapa orang Kristen Yahudi saat itu masih memiliki gagasan bahwa diperlukan pembersihan berkali-kali agar tetap bersih. Namun, jika anda telah dibaptis, anda tidak membutuhkan apa-apa lagi.

Keyakinan Iman yang Dipulihkan

Jika Anda mengenal dan telah menerima apa yang telah dilakukan Yesus kepada Anda, jika Anda percaya akan pembatas yang sudah diruntuhkanNya, jika Anda telah berpartisipasi dalam kematian, penguburan, dan kebangkitan Yesus (Kis 2:36-42; Roma 6:1-10), maka Anda tidak perlu takut. Datanglah kepada Bapa dalam doa. Dia menunggu Anda, dan dia akan mendengarkan.
Pertanyaan: Apa yang akan membantu Anda untuk berdoa dengan keyakinan iman?
Tuhan memberkati,
Malcolm
 *Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official