Written by 7:52 am Devotionals, Attributes of God, Reading Series

Attributes of God: Hari ke-2

Hari ke-2

KEBERADAAN TUHAN

Salah satu kesulitan terbesar manusia untuk memahami Tuhan adalah bahwa Tuhan itu ada bahkan sebelum segala sesuatu ada. Tidak seperti kita manusia, Tuhan tidak memiliki awal dan akhir, Tuhan tidak bergantung kepada seseorang atau sesuatu. Tuhan tidak terbatas, bahkan oleh waktu sekalipun.

Mazmur 90:2, Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama- lamanya Engkaulah Allah.

Ayat-ayat Untuk Direnungkan:

Mazmur 90: 1-4, “Doa Musa, abdi Allah. Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun. Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah. Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!” Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam” 

Roma 11:33-36, “O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya? Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”

1 Korintus 8:5-6, “Sebab sungguhpun ada apa yang disebut “allah,” baik di sorga, maupun di bumi — dan memang benar ada banyak “allah” dan banyak “tuhan” yang demikian —namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.”

Wahyu 4:8, “Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: “Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.

(Visited 29 times, 1 visits today)

Last modified: Aug 23

Close