Devotionals
Loving the Truth - Apa itu Mencintai dalam Kebenaran?
Mencintai adalah hal yang sangat penting dalam hidup kita. Mengasihi satu sama lain merupakan perintah yang Yesus berikan kepada murid-murid sebelum meninggalkan mereka selamanya (Yohanes 13:33-35). Yesus mengatakan, melalui mengasihi orang-orang akan tahu bahwa kita adalah murid-murid Yesus. Kita sering kali mempunyai gambaran tentang kasih yang serba harmonis dan penuh sukacita. Pemikiran ini yang membuat kita mempunyai pandangan bahwa kalau tidak harmonis dan sukacita berarti tidak ada kasih.
Kebenaran dalam kasih
Paulus menuliskan kepada Jemaat di Efesus untuk teguh berpegang kepada kebenaran dalam kasih sehingga kita bisa bertumbuh dalam Dia (Efesus 4:15). Paulus mengajarkan Jemaat dalam memelihara kesatuan, mereka perlu bertumbuh dalam berbicara kebenaran dalam kasih kepada satu sama lain. Pengerti berbicara kebenaran dalam kasih adalah berani mengatakan kebenaran kepada satu sama lain, inilah bentuk kita mengasihi! Ini bukan berarti kita menghakimi satu sama lain tetapi kita mengasihi dan berani mengatakan yang benar sesuai dengan firman.Salah satu contohan dalam hal mengatakan kebenaran dalam kasih adalah ketika Yesus bertemu seorang pemimpin muda yang mengejar Dia untuk menanyakan tentang kehidupan yang kekal (Markus 10:17-22). Dalam pembicaraan itu Yesus melihat orang muda itu dan menaruh kasih lalu berbicara kebenaran agar orang muda itu menjual seluruh hartanya lalu mengikut Yesus. Yang mengejutkan adalah reaksi orang muda itu yang pergi meninggalkan Yesus karena hartanya. Yesus tidak segan untuk bicara yang benar dandalam kasih ketika memang itu diperlukan.
Keadaan di mana kita akan sulit mengasihi
Ada masa-masa dalam hubungan kita kepada satu sama lain kita perlu bicara kebenaran lebih daripada apapun juga. Namun kenyataan tidak semudah apa yang kita pikirkan. Di dalam buku Radical Love yang ditulis oleh Randy McKean, dikatakan ada 3 keadaan di mana kita akan sulit mengasihi:- Berhadapan dengan orang yang mempunyai hubungan tidak baik dengan kita.
- Membantu mendisiplinkan orang yang tidak mau bertobat.
- Menghadapi pemecah belah dan yang percaya kepada ajaran yang tidak sehat.
Tanggapan seperti ini yang membuat kita tidak bisa lagi berbuat kasih dan berbicara kebenaran dalam kasih. Bagaimana kita bisa tetap mengasihi ketika terjadi hal-hal yang sulit seperti di atas? Jawabannya adalah dengan mencintai kebenaran lebih daripada apapun. Kita perlu belajar mengasihi kebenaran lebih daripada apapun juga untuk menghadapi masa-masa seperti ini! Hal ini berarti kita harus senantiasa mengikuti cara firman dalam menghadapi tantangan. Kita harus memilih jalan yang Tuhan sudah tuliskan di firman lebih dari pada apapun juga. Ini adalah hal yang tidak mudah tetapi melalui hal ini Tuhan mau mengajarkan kepada kita semua untuk mencintai kebenaran.
Kita perlu belajar mengasihi kebenaran lebih daripada apapun juga untuk menghadapi masa-masa seperti ini.Apa reaksi yang harus kita miliki ketika kita dihadapkan dengan keadaan-keadaan yang tidak menyenangkan atau tidak kondusif? Renungkanlah 4 hal ini:
- Tenangkan diri kita terlebih dahulu dengan berdoa
- Berpikir untuk Melihat duduk perkaranya terlebih dahulu
- Mempelajari Firman untuk menghadapi cara keadaan tersebut
- Hadapi dengan cara Tuhan sesuai dengan firman
Ini adalah bagian pertama dari seri pelajaran yang bisa membantu kita untuk belajar akan cara Tuhan dalam menghadapi tantangan di atas dengan kasih.
ARTIKEL TERKAIT
Hidup Baru, Awal Baru
Segala sesuatu yang baru biasanya menarik, termasuk hidup baru. Yakni ketika kita menyudahi yang lama dan memasuki pengalaman yang benar-benar baru. Berbicara hidup yang baru, ada…
Baca selengkapnyaHari Natal, Saatnya Merenungkan 3 Hal Ini
Ketika saya kecil, dulu, Hari Natal adalah hari yang spesial. Karena selain mendapat banyak hadiah dari sekolah minggu, saya juga disuguhi banyak atraksi seperti drama, nyanyian…
Baca selengkapnya3 Sikap Hati dari Lagu Bapa yang Kekal
Sebab Kau Bapaku, Bapa yang kekal. Saya yakin, banyak dari kita akrab dengan lagu ini, Bapa yang kekal. Isi liriknya membawa kita mendalami Allah Bapa dan apa yang Ia lakukan…
Baca selengkapnya