gkdi lagu

Berdoa bersama dengan orang lain, baik itu pasangan, anak, maupun sahabat, akan memberikan warna baru dalam hidup rohani kita. Selain mendekatkan kita kepada Tuhan, berdoa bersama secara intensional juga mempererat hubungan kita dengan sesama. Terlepas dari apakah hidup kerohanian kita sedang baik atau gersang, doa bersama akan memberikan kita kekuatan baru.

Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi! – Yakobus 5:13

Berdoa bersama tidak selalu tentang siapa membantu siapa. Doa bersama tidak hanya dilakukan saat ada pergumulan hebat atau permohonan yang besar. Banyaknya orang yang berdoa juga tidak menjamin doa tersebut akan dikabulkan.

Jadi, apa saja makna dan manfaat berdoa bersama orang lain?

1. Menggali Inspirasi dari Hidupnya

Sadar atau tidak, hidup kita ibarat surat terbuka yang bisa dibaca oleh orang lain. Surat yang ditulis oleh Roh Allah yang hidup, di dalam hati kita. Paulus mengatakan bahwa hidup Jemaat Korintus ibarat surat yang dapat dibaca oleh banyak orang. Ketika mereka melihat perubahan di dalam hidup jemaat, mereka pun memuliakan Tuhan.

Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus… – 2 Korintus 3:2-3a

Tak hanya dibaca oleh orang di luar jemaat, sesama anggota jemaat pun dapat saling membaca surat kehidupan masing-masing. Tentunya, melalui pengenalan yang lebih dalam melalui spend time dan doa bersama.

Semua orang, termasuk yang hidupnya sederhana pun, sangat mungkin menjadi surat yang menginspirasi. Tentang bagaimana dia tetap setia mengikut Tuhan dalam segala keterbatasannya. Bagaimana dia berjuang untuk menjadi pengaruh yang baik bagi orang lain, tanpa minder dengan keadaannya. Bagaimana dia menjaga integritas, ketika ada tawaran untuk hidup enak lewat jalan serong. 

Ada pepatah berkata, “Don’t judge a book by its cover.” Artinya, jangan kita hanya melihat orang dari paras atau apa yang terlihat saja. Saat kita berdoa bersama orang lain, kita bisa melihat dan belajar dari kehidupan mereka lebih dalam. Dan dari pengalaman hidup mereka, pasti ada hal-hal yang bisa kita petik dan pelajari untuk hidup kita.

Sebaliknya, kita juga tidak boleh silau atau iri dengan keadaan orang yang hidupnya berkelimpahan. Cobalah dengarkan ceritanya; bisa jadi kita terkejut saat mengetahui perjuangannya sebelum tiba di titik sekarang. Perjuangan yang mungkin kita sendiri belum sanggup menjalaninya. 

Dengan membaca surat kehidupan saudara-saudari kita, wawasan kita akan semakin terbuka. Bukan tak mungkin, kita akan malu karena mengeluhkan hidup kita. Intinya, bagaimanapun kondisi seseorang, pasti ada sesuatu dalam dirinya yang bisa menjadi inspirasi bagi kita.

… Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus – Efesus 6:18 (TB)

2. Belajar dari Caranya Berdoa

Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa…” – Lukas 11:1a

Mendengar permintaan murid tersebut, Tuhan Yesus pun memberikan poin-poin penting dalam berdoa. Pujian, permintaan, serta permohonan ampun atas salah dan dosa—inilah tiga unsur penting dalam doa yang sekarang kita kenal sebagai Doa Bapa Kami. Meski begitu, bukan berarti kita wajib berdoa dengan urutan tersebut. Kita boleh saja menaikkan doa-doa kecil yang hanya berisi permintaan atau syukur. 

Sebagaimana murid Yesus yang minta diajari cara berdoa, kita juga bisa belajar dari doa orang lain. Kita memetik pelajaran ketika mendengarkan bagaimana orang tersebut berdoa dengan penuh kedekatan dan keakraban kepada Tuhan. Seakan dia sedang berbicara kepada seorang teman atau ayah yang baik. Kalau kebetulan kita adalah pribadi yang kaku, berdoa bersama orang lain dapat membantu kita lebih luwes dalam menyampaikan maksud.

Saya pernah terkejut mendengar seorang saudari bersyukur dalam doanya tentang sesuatu yang menurut saya tidak biasa. Dia bersyukur untuk kukunya yang tumbuh tanpa diminta. Namun, kalau dipikir-pikir, bukankah itu berkat yang kita nikmati tanpa disadari? Sebagaimana kuku tumbuh tanpa kita doakan, jantung kita juga berdegup tanpa diminta. Apa jadinya kalau jantung hanya akan berdegup saat kita ingat untuk mendoakannya?

Lewat doa bersama, saya sadar ada banyak hal yang bisa kita syukuri dalam hidup. Tidak hanya soal kesehatan, makanan, atau nafkah, kita juga bersyukur atas hal-hal kecil yang ada dalam kendali Tuhan. Bahkan, kita dapat bersyukur atas masalah yang kita hadapi, karena itu membuat kita semakin dewasa dan kuat.

3. Menjalin Persaudaraan yang Hangat

Memiliki saudara-saudari yang ramah di gereja memang menyenangkan. Namun, alangkah lebih indah jika kita punya sahabat-sahabat rohani yang saling menguatkan. Tak sekadar menjadi kawan bertukar canda, tawa, atau salam, kita juga mengetahui apa yang dia gumulkan atau impikan. Lebih istimewa lagi, kita dapat terlibat dalam doa untuk pergumulan maupun impian yang ingin dicapai saudara kita.

Kita tidak akan mudah menghakimi orang (judgmental) saat dia melakukan sesuatu yang menurut kita tidak patut, karena kita tahu apa pergumulannya. Kita bisa menjadi sahabat yang baik, mengingatkan ketika saudara/saudari kita mulai melupakan impiannya. Mendukungnya ketika dia ingin menyerah dalam pergumulannya. Sebaliknya, kita turut merayakan ketika impiannya terwujud. 

Melalui spend time dan doa bersama, kita dapat lebih mengenal saudara/saudari seiman, dan hubungan persaudaraan yang hangat pun tercipta. Rasa memiliki dalam komunitas menjadi lebih kuat, karena anggota-anggotanya saling mengenal, menerima, mendukung, mengingatkan, dan bersukacita bersama-sama. Bisa hidup jujur dan apa adanya tanpa perlu takut ditolak.

Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! – Roma 12:15

Ya, kondisi ini hanya dapat tercipta ketika ada pengenalan yang dalam dan hubungan persaudaraan yang hangat.

Masih ada tiga manfaat doa bersama orang lain. Yuk, lanjutkan ke halaman ini! 

Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:

WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait:

Video inspirasi: