Written by gery 9:49 am Bible & Character, Biblical Talk, Devotionals, Quite Time & Pray, Spiritual Life

4 Rahasia di Balik Doa Daniel, Buat Doamu Makin Kuat!

daniel - gereja gkdi - cover

Dari banyak tokoh Alkitab, Daniel adalah salah satu contoh luar biasa tentang bagaimana berdoa dengan efektif. Dikatakan, ia berdoa 3x sehari dengan berlutut, sambil memuji Tuhan. Kehidupan doanya tidak perlu diragukan lagi, sekalipun di tengah ancaman. Namun, apa sih yang Daniel doakan? Dan apa yang membuat doanya begitu spesial?

Dalam Daniel 9:1-19, kita menemukan doa yang kuat dan penuh hikmat dari sang nabi. Saya suggest agar Anda mengambil waktu untuk membaca secara keseluruhan kitab Daniel 9. Dengan begitu, Anda akan jauh lebih mengerti dan belajar lebih banyak, mengapa doa dari seorang yang disebut Beltsazar ini begitu luar biasa.

Doa adalah bagian penting dalam hidup kita. Itulah alasannya, doa harus betul-betul kita dalami. Mari kita menggali empat hal penting yang bisa kita pelajari dari cara Daniel berdoa dan bagaimana mengaplikasikannya dalam kehidupan kita.

4 Cara Berdoa Seperti Daniel

1. Mengakui Dosa dengan Rendah Hati

Salah satu rahasia besar di balik doa Daniel adalah kerendahan hatinya dalam mengakui dosa. Dalam Daniel 9:5-6, ia berkata, 

Kami telah berbuat dosa dan salah, kami telah berlaku fasik dan telah memberontak, kami telah menyimpang dari perintah dan peraturan-Mu, dan kami tidak taat kepada hamba-hamba-Mu, para nabi, yang telah berbicara atas nama-Mu kepada raja-raja kami, kepada pemimpin-pemimpin kami, kepada bapa-bapa kami dan kepada segenap rakyat negeri.

Tokoh yang terkenal sebagai pendoa ini, tidak hanya mengakui dosanya sendiri, tetapi juga dosa bangsanya. Ia datang kepada Tuhan dengan hati yang hancur dan penuh penyesalan. 

Ini mengajarkan kita bahwa doa yang efektif dimulai dengan pengakuan dosa dan kerendahan hati di hadapan Tuhan. Ketika kita datang kepada Tuhan, kita harus jujur tentang kesalahan kita dan meminta pengampunan-Nya.

Lagipula, Tuhan berjanji dalam 1 Yohanes 1:9, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

2. Memohon Berdasarkan Janji Tuhan

daniel - gereja gkdi - 1

Kemudian, Daniel berdoa berdasarkan janji Tuhan.

Dalam Daniel 9:2, ia menyebutkan bahwa ia memahami dari kitab-kitab bahwa masa pembuangan Israel akan berlangsung selama “tujuh puluh tahun” seperti yang dinubuatkan oleh nabi Yeremia. Daniel menggunakan pengetahuan ini sebagai dasar untuk memohon kepada Tuhan agar menggenapi janji-Nya.

Kita bisa melihat doanya dari kitab Daniel 9:1-19. Doa ini ditutup dengan permohonan agar Tuhan mendengarkan dan membela mereka di ayat 18-19,

“Ya Tuhan, dengarlah! Ya, Tuhan, ampunilah! Ya Tuhan, perhatikanlah dan bertindaklah dengan tidak bertangguh, oleh karena Engkau sendiri, Allahku, sebab kota-Mu dan umat-Mu disebut dengan nama-Mu!”

Ini menunjukkan bahwa doa kita harus dipenuhi dengan firman Tuhan. Dengan mengetahui dan memahami janji-janji Tuhan dalam Alkitab, kita bisa berdoa dengan keyakinan dan iman yang kuat. Kita dapat memohon kepada Tuhan dengan mengingatkan akan janji-janji-Nya yang tertulis dalam Firman-Nya.

Syaratnya, sudahkah kita menyimpan janji-janji Tuhan dalam hati kita? Janji-janji itu bisa kita di dalam Alkitab, dengan membaca firman-Nya.

3. Tidak Fokus pada Kepentingan Pribadi

Daniel tidak berdoa untuk kepentingan pribadinya, tetapi untuk kemuliaan Tuhan. Dalam Daniel 9:18, ia berkata,

 “Ya Allahku, arahkanlah telinga-Mu dan dengarlah, bukalah mata-Mu dan lihatlah kebinasaan kami dan kota yang disebut dengan nama-Mu, sebab kami menyampaikan doa permohonan kami ke hadapan-Mu bukan berdasarkan jasa-jasa kami, tetapi berdasarkan kasih sayang-Mu yang berlimpah-limpah.

Ia tidak berdoa fokus kepada dirinya sendiri, namun kepada Tuhan. Bukan apa yang ia inginkan; melainkan apa yang Tuhan inginkan.

Doa yang berfokus pada Tuhan akan lebih kuat dan lebih tulus. Ketika kita berdoa, kita harus memprioritaskan kehendak dan kemuliaan Tuhan di atas keinginan pribadi kita. Dengan demikian, doa kita akan sejalan dengan rencana dan tujuan Tuhan.

4. Berdoa dengan Tekun

daniel - gereja gkdi - 2

Daniel menunjukkan ketekunan dalam doanya. Ia berdoa dengan sungguh-sungguh dan tidak menyerah meskipun situasi tidak segera berubah. Dalam Daniel 9:3, ia mengatakan, “Lalu aku mengarahkan wajahku kepada Tuhan Allah untuk meminta dengan berdoa dan berpuasa dan mengenakan kain kabung dan abu.”

Ketekunan dalam doa adalah kunci untuk melihat jawaban dari Tuhan. Kita harus terus berdoa dengan tekun, bahkan ketika jawaban tidak segera datang. Ketekunan menunjukkan iman kita dan ketergantungan kita pada Tuhan.

Berdoa dengan Fokus pada kehendak Tuhan

Doa Daniel dalam Daniel 9:1-19 mengajarkan kita empat rahasia penting untuk doa yang efektif: mengakui dosa dengan rendah hati, memohon berdasarkan janji Tuhan, tidak fokus pada kepentingan sendiri, dan bertekun dalam doa

Satu kesamaan dalam prinsip-prinsip ini adalah, doa ini berfokus pada kehendak Tuhan, bukan kehendak pribadi. Itulah mengapa doanya menjadi kuat.

Dengan demikian, mari kita belajar dari doa Daniel dan mengaplikasikan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan doa kita sehari-hari. Mari kita berdoa dengan rendah hati, penuh iman, dan ketekunan, selalu mencari kehendak dan kemuliaan Tuhan di atas segalanya. Amin.

Related articles:

Gereja GKDI terdapat di 37 kota di Indonesia.
Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal (Personal Bible Sharing), silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut:




Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami:
Website: https://link.gkdi.org/web
Facebook: https://link.gkdi.org/facebook
Instagram: https://link.gkdi.org/instagram
Blog: https://link.gkdi.org/Blog
Youtube: https://link.gkdi.org/youtube
TikTok: https://link.gkdi.org/tiktok
Twitter: https://link.gkdi.org/twitter
LinkedIn: https://link.gkdi.org/linkedin
Threads: https://link.gkdi.org/threads
Whatsapp: https://link.gkdi.org/whatsapp

(Visited 90 times, 1 visits today)

Last modified: Jun 4

Close