Written by 10:56 am Devotionals, Biblical Talk, Spiritual Life • One Comment

3 Hal Tentang Mengikuti Tuhan

3 Hal Tentang Mengikuti Tuhan

Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: “Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku.”

Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.”

Matius 8:21-22

 

Pertama, kata murid disini sama sekali tidak menunjuk kepada salah satu dari kedua belas rasul, mereka yang telah mengikuti Tuhan Yesus dan mendengar ajaranNya juga disebut sebagai murid seperti mereka yang mengundurkan diri dalam Yohanes 6:66. Itu berarti bahwa seorang yang sudah menjadi murid Yesus pun tidak serta merta sudah menjadi pribadi yang secara total commit kepada sang Guru. Persoalan seperti ini masih terjadi hingga hari ini.

Kedua, Ayah orang ini belum tentu dalam keadaan mati dan perlu segera dikuburkan, tetapi mungkin juga ayah orang ini sudah tua dan mulai mendekat ke ajal-nya. Orang Yahudi memberikan dispensasi kepada orang-orang dengan situasi seperti ini. Mereka boleh fokus pada merawat orang tua mereka dulu baru melakukan pekerjaan rohaninya.

Tetapi Tuhan Yesus tidak mengijinkannya! BagiNya, Tuhanlah yang terutama. Yesus mengatakan ini karena beberapa alasan:

1. Mengikuti Tuhan Yesus itu sekarang bukan nanti

Alasan klasik seperti ini masih populer hingga masa sekarang. Banyak orang yang menjawab “Nanti” untuk setiap panggilan tugas rohani, mereka mengatakan “Sekarang belum saatnya.” Tuhan Yesus menentang orang-orang seperti ini. Mereka ini pada dasarnya tidak memegang komitmen, mereka tidak tahu apa yang akan terjadi jika mereka menunda. Padahal Tuhan sudah memberi waktu, tetapi mereka masih menanti saat yang lainnya. Mereka kira mereka lebih pintar dan lebih mengetahui segala sesuatu daripada Tuhan sendiri.

Bagi orang yang percaya hal ini harus dilihat dengan jelas. Tuhan mau kita untuk mengikutiNya sekarang juga, bukan nanti atau kapanpun, tetapi SEKARANG!

2. Biarkan orang mati menguburkan orang mati

Ada orang mati secara fisik, ada pula orang mati secara rohani. Tuhan Yesus mengatakan agar kita membiarkan orang yang mati secara rohani menguburkan orang mati secara fisik. Kita memiliki panggilan tugas yang jauh lebih utama dan jauh lebih penting. Hal ini sama sekali tidak menyinggung tentang pentingnya pergi ke rumah duka, tetapi poinnya adalah yang mati sudah selesai, tak ada yang kita bisa perbuat lagi dengannya, tetapi yang masih hidup, itulah tanggung-jawab kita untuk membantu keselamatan mereka.

3. Pergilah melakukan tugas yang lebih penting.

Tugas kita dari Tuhan sudah menanti untuk dikerjakan dan terus dikerjakan. Panggilan itu lebih penting dari apapun juga, bahkan pada kenyataannya semua yang lain yang ada di dalam hidup kita adalah alat dan hanya berfungsi sebagai penunjang tugas yang diberikanNya pada kita. Jadi semua yang kita miliki bukan untuk sekedar dimiliki dan dipertontonkan tetapi untuk membuat kita lebih efektif dalam melakukan tugas rohani kita. Pergilah dan utamakanlah tugas yang lebih penting daripada tugas yang lain dan berhati-hatilah terhadap jebakan hal-hal mendesak, mereka selalu ada dan berusaha menyerobot hal-hal penting kita.

 

Diambil dari artikel blog Pendeta Togar Sianturi

*Gereja GKDI saat ini terdapat di 35 kota. Kami memiliki kegiatan Pendalaman Alkitab di setiap wilayah, jika Anda membutuhkan informasi ataupun berkeinginan untuk terlibat didalamnya, hubungi kami di contact Gereja GKDI Official:
WhatsApp 0821 2285 8686 atau Facebook / Instagram GKDI Official

Artikel terkait: 3 Hal yang dapat Kita Belajar dari Pekerjaan Tuhan Yesus

(Visited 304 times, 1 visits today)

Last modified: Aug 2

Close